Dragond Disaster

Dragond Disaster
Pulang ke desa stein.


__ADS_3

Rein telah kembali ke penginapan,dari acara ulang tahun anaknya bangsawan kyren,dia terlihat masih belum tidur meskipun sudah larut,karena dia sedang memikirkan bahwa dia tidak akan mendapatkan informasi lebih banyak lagi jika dia terus menetap di ibukota gargan,mungkin yang belum rein tahu diibukota hanyalah nama pemimpin kerajaan dan 10 pemburu lain dikerajaan,namun menurutnya itu tidaklah penting baginya,dan sekarang dia berniat untuk pulang terlebih dahulu kemansionnya untuk bersiap-siap melakukan perjalanan selanjutnya.


*


'Sepertinya besok aku akan mengirimi charles surat undangan,agar dia menemuiku didesa stein,karena aku ingin bekerja sama dengannya.'Rein bersiap-siap tidur setelah dia merencanakan apa yang akan dilakukannya selanjutnya.


Rein pun tertidur untuk mengistirahatkan sejenak tubuhnya,karena bersiap-siap untuk melakukan perjalanan selanjutnya.


*


Keesokan harinya,rein sedang menulis sebuah surat kepada charles. Karena dia takut charles tidak tahu desa stein,dia pun menggambar jalan menuju desa stein dari ibukota,dan setelah dia selesai menggambar dia memberikan quest kepada seorang pemburu untuk mengirim suratnya itu,karena dia tidak mempunyai seorang pelayan.


*


'Yosh....,sekarang mari kita kembali ke rumahku yang nyaman.'Rein terlihat bahagia karena dia akan kembali ke mansionnya yang tenang lagi,setelah mengalami banyak hal diibukota itu.


Rein pun akhirnya memulai perjalanannya untuk kembali ke desa stein,dia seperti biasa melewati hutan yang dilaluinya saat pertama kali dia datang ke ibukota 1 bulan yang lalu.


'Hmm,biasanya mana para monster terdeteksi olehku?kenapa sekarang tidak ada satupun yang terdeteksi oleh penglihatan arus manaku.'Rein heran karena tidak ada satu monsterpun terdeteksi olehnya.


'Hahh...,untuk apa aku memikirkan monster-monster itu.'Rein melanjutkan perjalanan ke desanya.


*


Rein pun akhirnya sampai didesa stein,namun ada yang aneh,desa itu terlihat sepi.


'Huh?kenapa desa ini terlihat sepi sekarang? dimana para warga desa ini?.'Rein melihat sekeliling desa namun tidak terlihat seorangpun disitu.


'Aku harus cepat kembali kemansionku,dan bertanya kepada para pelayanku.'Rein bergegas ke mansionnya untuk menanyakan kemana para warga pergi.


Terlihat kyra dan duran masih menjaga mansion rein.

__ADS_1


'Hahh...,syukurlah mereka masih ada.'Rein melihat kyra dan duran di post penjagaan mansionnya.


Rein menghampiri kedua orang itu.


"Duran,kyra!,buka gerbangnya."Rein menyuruh mereka berdua membukakan gerbang karena rein masih menunggangi kudanya.


"Tuan rein!,syukurlah anda sudah pulang,ada masalah didesa ini tuan."Kyra dan duran bersyukur karena rein telah pulang dan mengatakan bahwa ada masalah di desanya itu.


"Huh?masalah?Memangnya apa yang sudah terjadi didesa ini duran?."Rein bertanya karena heran duran mengatakan bahwa ada masalah didesanya.


"Setelah kepergian tuan dari desa ini,banyak monster sering menyerang desa ini,dan itu terjadi disaat malam hari tuan."Duran menjelaskan apa yang terjadi pada desanya.


"Benarkah!lalu dimana para warga desa sekarang?."Rein kaget lalu menanyakan warga desa kepada duran.


"Tentang warga desa itu...,ada didalam mansionmu tuan mereka mengungsi karena tidak dapat,melawan para monster tuan,maafkan kami karena telah mengijinkan mereka masuk tanpa seizinmu tuan."Duran terlihat gugup karena dia telah memasukan para warga kedalam mansion rein.


"Hahh...,syukurlah jika mereka masih selamat, tapi apakah mansion ini tidak diserang monster?."Rein menghela napas karena merasa bersyukur bahwa para warga desa masih selamat.


"Sebenarnya alasanku memasukan para warga ke dalam mansion ini,karena para monster itu tidak berani menyerang mansion anda tuan,aku sebenarnya tidak tahu apa yang terjadi kepada para monster itu tapi disaat mereka berniat menyerang mansion ini mereka terlihat ketakutan tuan."Duran menjelaskan dan merasa aneh mengapa monster itu tidak berani mendekati mansion rein.


Setelah rein masuk banyak orang yang sedang berkumpul dan ada yang terluka sedang diobati oleh keneth dan sulis,keneth dan sulis tidak melihat kedatangan rein karena mereka sedang fokus mengobati para warga,Namun rein membiarkan mereka karena dia tahu bahwa mereka sedang sibuk,lalu rein langsung berjalan menuju kekamarnya untuk beristirahat terlebih dahulu.


*


Rein duduk di kursi dekat jendela kamarnya.


'Hmm..,aku heran mengapa monster itu menyerang desa ini setelah aku pergi,dan aku tahu sebenarnya banyak monster didekat desa,tapi disaat aku berada disini mengapa mereka tidak menyerang desanya?apa mungkin gara-gara jumlah manaku?mungkin itu benar karena aku pernah melihat monster takut dihadapanku itu,namun bagaimana dengan mansion ini kenapa disaat aku tidak ada mansion ini tidak diserang oleh monster?apa hanya karena mereka tahu bahwa ini adalah rumahku?,Hahh!aku baru saja kembali dan sudah ada masalah lagi.'Rein berpikir dan mengeluh karena dia baru saja kembali dan tiba-tiba ada masalah didesanya.


*


Rein duduk diam karena sedang berpikir,bagaimana caranya agar dia bisa melakukan perjalanannya lagi tanpa ada suatu masalah lagi didesanya.

__ADS_1


*


Tok...tok...tok.


"Ahh,keneth?bukankah kamu sedang mengobati para warga yang sedang terluka itu?."Rein berbicara kepada keneth yang berada dibalik pintu.


"Tuan maafkan aku karena tidak menyapa disaat kepulangan tuan. Tuan bolehkah saya masuk dan menuangkan secangkir teh untuk tuan."Keneth merasa bersalah karena dia tidak sempat menyapa tuannya yang baru saja kembali dari perjalanannya.


"Masuklah jika memang kamu ingin menuangkan secangkir teh untuku,karena ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu."


Rein menyuruh keneth masuk kekamarnya dan menuangkan secangkir teh untuknya.


"Baik tuan."Keneth pun masuk kedalam kamar rein.


*


Setelah keneth masuk dia pun berjalan menghampiri rein dan menuangkan secangkir teh untuk rein.


"Ahh iya,keneth berapa orang yang terluka akibat serangan monster itu?."Rein bertanya kepada keneth yang sedang berdiri didepannya.


"Mmmh,mungkin hampir semua orang terluka tuan,karena warga tidak terlalu banyak jadi sekitar 100 orang terluka dan 20 orang lainnya baik-baik saja."Rein memberitahu jumlah warga yang terluka kepada rein.


*


"Mmmh,berikan ini kepada mereka,mungkin ini hanya 10 tapi aku nanti akan membuatnya lagi."Rein memberikan sepuluh potion kepada keneth agar keneth memberikannya lagi kepada warga yang terluka.


"Baiklah tuan,aku akan segera memberikannya kepada para warga itu,kalau begitu saya pamit tuan."Keneth pergi dari kamarnya rein berniat untuk memberikan potion kepada para warga.


"Baiklah."


Rein masih bersantai dikamarnya sambil meminum teh yang dituangkan oleh keneth untuknya,namun sekarang dia mempunyai pekerjaan. Yitu adalah membuat 100 potion untuk para warga yang sedang terluka.

__ADS_1


*


Keneth mulai memberikan,potion-potion itu kepada para warga dan efeknya sangat luar biasa,luka-luka mereka langsung hilang seketika,setelah meminum potion dari rein.


__ADS_2