
Keesokan harinya rein terlihat sedang bersiap-siap untuk pergi ke tujuan selanjutnya.
'Yosh..!sudah siap.'Rein pun berjalan kearah pintu keluar kamar karena di sudah siap untuk pergi ke kota grenian.
"Ah!tuan!apakah tuan sudah mau pergi?."Tanya sulis yang sedang membersihkan ruang tamu mansion rein.
"Ya..,tolong bilang kesemuanya aku pergi dulu ada suatu urusan yang harus kukerjakan,dan tolong jaga rumahku baik."Rein menjawab sambil tersenyum kepada sulis.
"A-ah,baik tuan."Sulis tersipu malu karena baru pertama kali rein tersenyum padanya.
Rein pun akhirnya pergi untuk mencari informasi dikota grenian,dan seperti biasa dia memakai pakaian hitam yang bercorak biru dan memakai topeng rubahnya.
'Hmm..,aku lihat jarak dari desa stein kesana sepertinya lebih jauh,dari jarak desa stein ke ibukota gargan.'Rein melihat peta yang dia pegang dan mengukur jarak yang akan dia tempuh.
'Hahh...,sepertinya akan butuh waktu yang lumayan lama untuk sampai kesana.'Rein menggulung kembali petanya lalu dia menghampiri kuda dan menungganginya,lalu dia mulai perjalanannya.
Setelah rein melihat lagi petanya,dia tahu bahwa jarak dari desa stein ke kota grenian akan butuh waktu lama, jadi dia langsung bergegas pergi,agar dia tidak terlalu menghabiskan banyak waktu diperjalanan.
*
*
Disuatu hutan yang penuh akan monster buas,terlihat sebuah gua besar yang dihuni mahluk yang ditakuti oleh para warga.
"Grrrrrrr......!"
Terlihat silhuet monster besar yang memiliki sayap sedang tertidur lelap,dan dengkurannya terdengar oleh warga desa yang didekat hutan tersebut.
*
"ketua desa!!!"Seorang lelaki paruh baya berlari sambil berteriak memanggil ketua desa.
Lelaki paruh baya itu mengarah sebuah rumah kecil yang yang berada dipinggiran desa.
"Ya...!apa ada masalah didesa?,sampai kamu berlarian kesini hanya untuk menemuiku?."Seorang lelaki paruh baya kekar,keluar dari rumah kecil itu,dan itu adalah ketua desa.
"Hosh...hosh..hosh..,itu anu...aku sudah tahu darimana asal dengkuran keras yang terdengar akhir-akhir ini,jadi...hosh...hosh...,aku langsung berniat untuk melaporkannya kepada anda ketua desa."Sambil terengah-engah seorang lelaki paruh baya itu berbicara.
"Hah!benarkah?."Ketua desa kaget setelah mendengar lelaki paruh baya yang melapor kepadanya itu.
"Ya..ketua desa,tempatnya tidak jauh dari desa kita,itu berada tepat di tengah hutan,dan sejauh yang ku tahu suara itu berasal dari sebuah gua besar,tapi karena aku takut jadi aku tidak sempat mahluk apa itu."Lelaki paruh baya menjelaskan.
"Hahh....,untunglah kamu tidak masuk,karena aku takut,jika kamu masuk kedalam dan melihat mahluk apa itu,mungkin.....kamu tidak akan kembali dengan selamat."Ketua desa bersyukur karena lelaki paruh baya itu memutuskan untuk tidak melihat mahluk apa sebenarnya yang ada didalam gua itu.
"Baiklah,jika sudah begini mari kita pastikan mahluk apa itu,dan juga kumpulkan semua pemburu yang berada didesa kita,dan sampaikan kepada mereka agar bersiap-siap untuk membawa perlengkapan berburu!." Ketua desa itu dengan tegas memerintahkan kepada lelaki paruh baya itu agar mengumpulkan semua pemburu yang berada didesa agar bersiap untuk berburu.
"Baik...,"
Lelaki paruh baya itupun pergi kembali ke desa,untuk menyampaikan kata-kata dari ketua desa kepada semua pemburu yang ada didesa,dan ketua desa sekarang dia sedang bersiap-siap membawa alat-alat berburunya, karena sebelum dia menjadi ketua desa dia adalah seorang pemburu yang rank nya cukup tinggi.
__ADS_1
*
'Fiuh...,panas sekali daerah hutan ini,padahal kemarin pada saat aku pergi ke ibukota gargan,hutan lebih sejuk rasanya.'Rein mengelap keringat yang berada dijidatnya dengan tangan,karena kepanasan.
Glek..glek...glek..!
Rein sedang minum,karena kehausan akibat kepanasan.
"Fuahhhh....!rasanya segar!!setelah minum."
Rein lalu memacu kudanya lagi setelah dia berhenti sejenak untuk berteduh.
*
'Apakah benar ini jalannya?padahal aku tidak melihat sebuah desa didalam peta,apakah aku tersesat?.'Rein yang bingung karena dari kejauhan dia melihat sebuah desa yang tidak tergambar dalam peta.
*
Rein akhirnya berhenti lagi karena dia bingung,setelah dia melihat ada sebuah desa dijalur perjalanannya,lalu dia duduk dibawah, pohon besar,dan mengambil petanya yang dia simpan di sihir ruangnya.
'Hmm?sepertinya aku tidak tersesat,tapi desa itu saja yang tidak ada dipeta,'Rein melihat petanya secara seksama.
*
'Hahh...,harusnya aku bersyukur ada desa diperjalanan ini,karena perjalanan ini sepertinya akan memakan waktu 2 atau tiga hari jadi aku bisa bermalam dulu disana,'Pikir rein sambil beranjak dari duduknya untuk kembali melanjutkan perjalanannya,dan berniat beristirahat didesa yang dia lihat itu.
*
*
Disisi lain didesa para pemburu sudah berkumpul atas panggilan ketua desa karena berniat untuk memastikan mahluk atau monster apa yang berada didalam gua itu.
*
"Apa kamu tahu...?sepertinya ada yang telah menemukan darimana suara raungan itu berasal,untuk itulah kita berkumpul sekarang"Seorang pemburu berbicara pada pemburu lain.
*
Para pemburu berkumpul dan saling berbincang-bincang dan penasaran mengapa mereka dikumpulkan oleh ketua desa.
"Ehmm...!baik semuanya perhatian!"Ketua desa berbicara lantang karena ingin menjelaskan apa yang ingin dia bicarakan.
Para pemburu pun berhenti berbincang-bincang setelah mendengar ketua desa berbicara lantang.
"Baik!!aku akan menjelaskan mengapa aku mengumpulkan kalian."
Ketua desa akhirnya menjelaskan mengapa dia mengumpulkan para pemburu yang berada didesa,dan memberitahu bahwa dia akan memastikan mahluk apa yang berada didalam gua itu.
*
__ADS_1
"Apa kalian sudah mengerti?!,jika sudahengerti maka mari kita pergi."Ketua desa berbicara lantang dihadapan para pemburu yang sedang berkumpul.
*
"Hei...!tunjukan jalannya,dinana gua itu berada."Ketua desa berbicara kepada orang yang memberitahu lokasi gua itu kepadanya.
"Baik.."Pria paruh baya menjawab.
Ketua desa dan para pemburu yang berkumpul akhirnya pergi menuju gua untuk memastikan mahluk apa yang ada didalam gua yang mengeluarkan suara yang amat sangat besar hingga terdengar kedesanya itu.
*
ketua desa dan pemburu akhirnya sampai didepan gua dan terdengar suara besar dari dalam gua.
Grrrrrrr.......!Suara raungan terdengar didalam gua.
"Sssttt.....mari kita lihat lebih dekat lagi."ketua desa berbisik kepada para pemburu.
Ketua desa dan para pemburu berjalan mendekat kearah pintu gua secara perlahan,namun tidak terlihat apapun karena didalam gua itu tidak ada pencahayaan sedikitpun meskipun siang hari.
*
"Bersiap-siaplah untuk bertarung!karena kita tidak tahu mahluk apa yang berada didalam gua."Ketua desa memberitahu agar bersiap-siap bertarung kepada para pemburu.
Para pemburu itu mulai memesatkan pedangnya satu-persatu dari punggungnya dan bersiap-siap untuk bertarung.
"Ayo maju...!"Ketua desa sambil memberi aba-aba dengan tangannya agar para pemburu maju.
*
Kletakkk....!
Suara batu kecil tertendang.
Ketua desa dan para pemburu,melihat kearah bunyi itu.
Glek....!
Ketua desa menelan ludah,sambil berbalik melihat kedalam gua.
"Ber........!"
Ketua desa berbicara gugup setelah melihat kedalam gua karena dia melihat sebuah bola mata besar berwarna biru bersinar dari dalam gua itu.
"Siap...!untuk bertarung!"Ketua desa berteriak.
Sosok siluet besar bermata biru itu mulai berdiri karena mendengar teriakan ketua desa.
Groooooaaaaarrr.......!
__ADS_1
*
"Mmmhh..?sepertinya aku kenal mana besar ini."