Dragond Disaster

Dragond Disaster
Tujuan selanjutnya.


__ADS_3

Rein setelah tahu bahwa charles datang,rein akhirnya bersiap-siap dan menyuruh sulis untuk keluar dari kamarnya untuk mempersilahkan charles masuk.


*


Tap....tap..tap.


Rein berjalan keluar kamarnya,dan terlihat rein memakai topeng rubahnya lagi.


"Apa kabar tuan rein,aku sudah datang kesini atas undangan tuan."Charles menyapa rein yang berada dihadapannya.


"Aku baik-baik saja tuan charles,bagaimana kabarmu."Rein balik menyapa charles.


"Ahh,aku pun baik-baik saja tuan,oh iya!ada urusan apa tuan rein mengundangku kemari,dan juga aku tidak menyangka bahwa rumahmu ini sungguh besar dan berada jauh dari kerajaan,apakah semua tanah ini milik tuan?."Charles kagum terhadap rumah rein karena sangat besar dan mewah.


"Ahh,aku mempunyai permintaan darimu,dan juga kenapa tuan charles menanyai soal tanah?."Rein bingung karena tiba-tiba charles menanyakan tanah.


"Permintaan?permintaan apa yang tuan inginkan dariku?,dan kenapa aku bertanya soal tanah karena bukankah semua tanah yang ada disini dan hutan itu milik tuan?saat aku kesini aku kira tidak akan melewati perbatasaan kerajaan,dan tuan ternyata bukan warga dari kerajaan kami."Charles menjelaskan kenapa dia menanyakan soal tanah karena dia bingung kenapa rumah rein berada diluar perbatasan kerajaan.


"Hmm?tunggu apa maksudmu aku bukan warga kerajaan?aku benar-benar tidak mengerti."Rein bingung dengan apa yang dibicarakan charles padanya.


"Eh?apakah tuan tidak tahu bahwa tanah ini bukan milik kerajaan,jadi tuan bukan bagian dari kerajaan kami,dan juga setahuku bahwa seseorang bangsawan membeli semua tanah disini dan juga hutan,aku tidak menyangka bahwa tuanlah bangsawan kaya itu."Charles menjelaskan lagi kepada rein.


*


'Eh apa maksud charles,aku ini pemilik semua tanah disini dan juga dihutan?'Rein berbicara dalam hatinya.


*


"Ahh,ya itu adalah aku hehe..hehe."Rein tertawa canggung karena dia sedang bingung.


"Oh iya ngomong-ngomong tuan apa permintaan tuan dariku?."Charles kembali kepertanyaan sebelumnya.


"Ahh,tentang itu aku hanya ingin berbicara tentang bisnis padamu dan juga ingin bertanya padamu apa bahan untuk membuat dinding disini?."Rein langsung menjawab dan menjelaskan permintaannya.

__ADS_1


Charles pun menjelaskan dengan panjang lebar bahwa bahan pembuatan tembok ini terbuat dari batu bata dan untuk perekat menggunakan tanah liat dan lain sebagainya kepada rein,Setelah itu rein pun menjelaskan tentang bisnisnya itu,dia ingin bawahan-bawahan charles berdagang disini, karena dia hanya ingin desanya itu lebih mudah membeli sesuatu yang mereka butuhkan.


*


Rein akhirnya telah selesai membahas semua yang dia butuhkan kepada charles,dan dia pun memesan semua bahan untuk membuat benteng disekitaran desanya,Rein berniat memperluas area desanya,karena jika suatu saat banyak orang yang tiba-tiba pindah ke daerahnya dia tidak perlu khawatir lagi.


*


Setelah 1 bulan akhirnya benteng desanya pun selesai,dan daerah desanya pun meluas, tapi rein tidak pernah memikirkan biaya untuk pembuatan benteng itu atau memperluasnya, karena daerah itu adalah tempat tinggalnya saat ini,jadi dia tidak memikirkannya,tetapi yang dia pikirkan sekarang adalah kemana tujuan dia selanjutnya.


*


Rein terlihat sedang dikamarnya dan dia ditemani oleh keneth yang selalu menuangkan secangkir teh untuk rein,dia saat ini sedang melihat semua peta dunia barunya,untuk mencari tahu ada berapa kerajaan dibenuanya,dan dia menemukan ada 7 kerajaan besar didunia barunya ini,dan nama 7 kerajaan ini adalah,Greed Empire,Envyn Kingdoms,Glutonian Federation,


LazinessTheoracy,Fury kingdoms,Pridery Kingdom dan Lustonian empire,dan yang pertama dia datangi kemarin adalah kerajaan greed empire,kerajaan terdekat darinya, kekuasaannya mungkin paling besar saat ini.


'Hmm?ternyata benar tanah desa dan hutan ini tidak ada yang menguasai,aku kira charles berbohong.'Rein melihat peta desa stein dan ternyata benar apa kata charles bahwa tempat tinggalnya rein itu tidak ada kerajaan yang mengusainya.


"Tuan rein!apa anda ingin menambah lagi teh nya?"Keneth berbicara pada rein karena dia melihat cangkir teh rein sudah kosong.


"Baik tuan"Keneth sambil menuangkan lagi teh nya.


Hari ini rein hanya menghabiskan waktu dengan melihat peta dan bersantai sambil minum teh,dan dia sedang memikirkan pergi kekota mana dia sekarang.


*


'Hmm?sepertinya aku sudah menemukan tempat yang ku tuju,mari kita kekota Grenian.'Rein sudah menemukan tempat yang akan dia tuju.


*


"Ahh,keneth aku akan pergi keluar sebentar,jadi kamu tidak perlu menuangkan lagi tehnya."Rein yang melihat keneth ingin menuangkan tehnya lagi,rein menghentikannya karena dia akan pergi keluar.


"Ah!baik tuan."Jawab keneth.

__ADS_1


Rein pun beranjak dari kursi yang dia duduki, dan dia pun berjalan keluar dari kamarnya untuk pergi keluar.


'Hmm,sebenarnya aku hanya ingin mengecek barang apa saja yang ada didalam sihir ruang.'Rein sambil berjalan ke halaman belakang mansionnya.


*


Rein pun mulai mengecek satu-persatu barang yang ada didalam sihir ruangnya,di halaman belakang mansion.


'Hmm?sepertinya isinya masih sama,aku kira akan hilang beberapa item dalam game tapi ternyata tidak.'Rein mengecek satu-persatu barang yang berada didalam sihir ruangnya tetapi tidak ada yang berkurang satupun dari barang-barangnya.


'Hmm?apa ini?sepertinya aku tidak pernah mendapatkan item ini dalam game.'Rein melihat sebuah barang yang bukan dari dalam game,yang berbentuk sebuah kotak harta yang kecil.


*


'Hmm,coba aku buka,aku ingin lihat apa isi kotak ini,tapi...terkunci,dimana kuncinya?bukankah seharusnya ada?.'Rein bingung kotak kecil itu terkunci namun rein tidak mempunyai kuncinya.


Rein pun berusaha untuk membukanya,dan segala cara telah dia gunakan,dan yang terakhir dia gunakan adalah skill sihir blue flame explosionnya namun itu tetap tidak berhasil,dan kotak kecil itu tidak tergores sedikitpun.


*


"Hosh...hosh..hosh!."Rein terengah-engah.


'Sebenarnya kotak apa itu,aku kira akan gampang membukanya tetapi setelah ku coba dengan sihirpun tidak bisa.'Rein heran dengan kotak kecil itu karena tidak bisa dibuka olehnya.


'Hahh...,sudahlah lebih baik aku menyimpannya lagi kedalam sihir ruang,dan nanti akan kucoba mencari cara agar bisa membukanya.'Rein mengambil kotak kecil itu lalu dia memasukan kembali kedalam sihir tuangnya.


*


Setelah itu rein pun kembali kedalam mansionnya,karena sudah larut malam,dan dia merasa kesal karena tidak bisa membuka kotak kecil itu.


*


'Sebenarnya kotak apa itu,aku jadi penasaran,hahh...sudahlah aku harus pergi besok kekota Grenian,untuk mencari informasi lagi.'

__ADS_1


Rein akhirnya tidur setelah dia berhenti memikirkan kotak kecil yang tidak terbuka itu.


__ADS_2