Dragond Disaster

Dragond Disaster
Rank Legenda ke 12.


__ADS_3

Rein sambil berpikir dia berjalan menuju penginapannya,tapi ada yang aneh dipenginapannya,ada banyak prajurit disitu yang berkumpul,Rein pun kaget setelah melihat itu dan bergegas mengahampiri penginapannya.


"Anu...permisi!"Rein bertanya pada prajurit disitu.


"Ahh!ya?apa yang kamu inginkan nak?."Prajurit itu berbalik kepada rein.


"Maaf...paman prajurit,apakah ada sesuatu yang terjadi dipenginapan ini?."Rein kebingungan dengan situasi disitu.


"Hahaha,kamu tidak tahu bahwa kemarin seseorang pemburu rank legenda muncul lagi di ibukota ini,banyak orang mengatakan bahwa seorang rank legenda itu tinggal disini.


kami datang kesini untuk menjemputnya dan membawanya keistana atas perintah raja." Prajurit menjelaskan pada rein dengan bangga.


"Huh?!"Rein bingung dengan apa yang dikatakan prajurit itu,karena dia tahu bahwa tidak ada pemburu lain selain dia yang tinggal dipenginapan itu.


"Hei..,nak!apakah kamu pernah melihat pemburu itu?."Prajurit itu bertanya pada rein.


"Eh?,ti-dak paman,aku tidak pernah melihatnya."Rein pura-pura tidak tahu.


"Ahh,benarkah!aku kira kamu melihatnya, soalnya kami sudah menunggu lama dia disini,dan kata pemilik penginapan ini dia sedang keluar."Prajurit itu kecewa karena dia telah menunggu lama di penginapan dan pemburu itu tidak kunjung-kunjung datang.


"Paman,mungkin seseorang yang paman cari itu adalah aku."Rein menunjuk dirinya.


"Hahaha....,apa kamu sedang menghayal nak? tubuhmu itu tidak terlihat seperti seorang pemburu,mana mungkin kamu adalah pemburu itu."Prajurit tertawa keras karena pengakuan rein.


"Hahh..."Rein menghela napas,dan langsung pergi masuk ke penginapan.


Tap....tap...tap.


Terlihat seseorang menghampiri prajurit,dan memberitahunya bahwa orang yang berbicara dengannya barusan adalah pemburu rank legenda itu.


"Eeeeeeeee!."Prajurit kaget.


Prajurit langsung berlari kearah rein.


"Tuan pemburu...!,tunggu sebentar!aku tidak tahu bahwa anda ini benar-benar seorang pemburu,maafkan aku tuan."Prajurit memegang bahu rein sambil memegang kepalanya dan tersenyum canggung.


"Bukankah tadi paman tidak percaya padaku,


bahkan paman tadi menertawakanku, sekarang mengapa paman begitu sopan padaku dan memanggilku tuan."Rein mengejek prajurit yang tidak percaya padanya tadi.

__ADS_1


"Maaf-maaf tuan,karena tadi aku tidak percaya padamu. Sekarang tuan mari ikut dengan kami ke istana untuk melaksanakan pemberian lencana rank anda."Prajurit merangkul rein dan tersenyum canggung pada rein.


"Baiklah,aku akan ikut denganmu paman."Rein berbicara dengan nada mengejek lagi.


Para rombongan prajurit itupun mengawal rein ke istana,namun orang-orang tidak ada yang heran dengan hal itu,karena pemburu rank legenda di kerajaan itu statusnya sama dengan bangsawan.


*


Rombongan prajurit dan rein pun telah sampai diistana,terlihatlah raja dan ratu sedang duduk disinggasana. Dan rein melihat 11 orang pemburu yang berada diaula istana.


*


"Hormat kami yang mulia." Prajurit memberi hormat kepada raja dan ratu.


"Yang mulia kami sudah membawa pemburu rank legenda itu,dan ini adalah pemburu itu." Kepala prajurit berbicara tegas dihadapan raja dan ratu.


"Hormat saya yang mulia,nama saya adalah Rein kahara."Rein berlutut sambil memperkenalkan dirinya.


"Angkat kepalamu tuan rein."Raja mengisyaratkan dengan tangannya agar rein mengangkat kepalanya.


"Baik tuan rein kahara mari kita mulai upacara pemberian lencana rank anda."Raja berdiri menghampiri rein,dan menyuruh pelayannya untuk mengambil lencana rank untuk rein.


*


Setelah raja membacakan sesuatu seperti do'a,akhirnya upacaranya itu selesai.


"Hahaha..,sekarang kerajaan ini sudah memiliki 12 pemburu rank legenda,dan kerajaan kita sebentar lagi akan diakui sebagai kerajaan besar."Raja tertawa bahagia karena kerajaannya sudah memiliki 12 rank legenda.


"Yang mulia,bolehkah aku pamit sekarang?." Rein tiba-tiba berbicara pada raja yang sedang bahagia.


"Mmmh."Semua pemburu melirik kepada rein dengan tatapan yang mengintimidasi.


Tiba-tiba salah satu pemburu maju,dia memiliki tampang yang lumayan tampan, memiliki rambut yang panjang dan memakai zirah layaknya seorang ksatria.


"Maaf yang mulia,bolehkah saya berbicara."


Pemburu bermbut panjang itu menghadap kepada raja dan meminta izin untuk berbicara.


"Ya..,aku mengizinkanmu berbicara tuan crain."Raja mengizinkan crain berbicara.

__ADS_1


"Yang mulia bolehkah saya mendisiplinkan orang ini,agar dia tidak berbicara lancang lagi pada anda."Crain menunjuk kearah rein,dan ingin mendisiplinkan rein.


"Huh?"Rein heran dengan orang yang bernama crain ini,karena dia tiba-tiba menunjuknya dan ingin mendisiplinkannya.


"Tentu saja tuan crain,karena aku juga penasaran dengan kekuatan tuan rein, apakah kamu bersedia tuan rein." Raja mengizinkan crain untuk menantang rein,dan raja langsung bertanya kepada rein.


"Baiklah yang mulia jika itu keinginan yang mulia."Rein menundukan kepalanya dan berbicara dengan nada elegan.


*


Karena rein menyutujui latih tanding ini,akhirnya semua yang ada disitu pun menuju ke arena untuk melihat latih tanding mereka berdua.


*


Rein dan crain pun mulai mengambil posisi bersebrangan,dan bersiap-siap untuk bertarung. Raja pun tiba-tiba ke tengah arena.


"Apakah kalian berdua sudah siap?."Raja bertanya pada rein dan crain.


"Kami sudah siap yang mulia."mereka berdua menjawab secara bersamaan.


"Baiklah,mulai."


Rein langsung mengeluarkan pedang api birunya dihadapan orang banyak,dan mereka tiba-tiba terkesima dengan apa yang mereka lihat,sedangkan crain dia hanya menggunakan pedang biasa yang kualitasnya lebih rendah dari pedan pertama rein.


"Tuan rein,pedangmu membuatku terkagum-kagum,tetapi pedang yang bagus tidak menandakan orang itu hebat dalam berpedang. Jadi bersiap-siaplah untuk kalah tuan rein."Crain berbicara seolah-olah dia sudah menang.


"Hahh..,"Rein menghela nafas karena melihat crain seperti bocah ingusan yang baru belajar pedang,dan menyombokan diri pada temannya.


Swoooosh.....!


Rein tiba-tiba menghilang dari hadapan crain.


"Tuan crain..!berhati-hatilah saat kamu berbicara dihadapanku nanti!,karena kamu bukanlah apa-apa bagiku!.dihadapanku kamu seperti bocah ingusan yang baru belajar pedang."Rein pedangnya berada di tenggorokan crain,dan menatap crain dengan tatapan mengintimidasi seolah-olah matanya itu bersinar biru dan tajam.


"A-aku menyerah."Crain gemetar ketakutan, dia menjatuhkan pedangnya lalu dia mengangkat tangannya dan menyerah pada rein.


Raja dan ratu yang menonton mereka berdua lagi-lagi terkesima pada kekuatan rein,karena crain sebenarnya tidak selemah itu bahkan dia bisa menyusahkan orang terkuat dari 11 rank legenda sebelumnya,tapi yang terkejut bukan hanya raja dan ratu saja,para pemburu dan juga prajurit disitu mereka lebih terkejut dan badan mereka gemetaran karena ketakutan setelah melihat kekuatan rein.


*

__ADS_1


"Fiuh..,baguslah kalau begitu,bolehkah aku pulang sekarang?.


__ADS_2