
Nabila berlari menuju apartemen miliknya dia menangis sampai tersendu diatas sofa, ia menutup seluruh mukanya dengan bantal yang dia peluk erat. "eung.. eung.. Hikss.. hiks.. " tiga puluh menit air matanya keluar hingga ia kelelahan dan tertidur diatas sofa.
Gedebug...
suara terdengar diluar apartemen seperti ada yang terjatuh, nabila terbangun dari tidurnya mata yang bengkak akibat yang terus menangis. dalam setengah sadar dia mencoba melihat keluar rumah, suaranya yang keras membuat nabila penasaran.
"eum.. siapa disana" nabila mencoba membuka matanya lebar-lebar, dia menggosok mengusap wajahnya.
terkejut nabila saat melihat anak kecil duduk di sebelah pintu apartemen miliknya, nabila melihat sekitar yang sepi tiada satu orang pun terlihat. "dek kamu kenapa" menanyakan keadaan, terlihat anak itu menangis dengan wajah hitam dan dekil.
melihat kondisi anak itu nabila segera membawa nya kedalam dia menawarinya makanan, terlihat anak itu seperti kelaparan dia mencoba memanaskan nasi dan lauk pauk yang tersedia.
"nama kamu siapa"
"hiks.. Jin, kim yeon-jin"
"oh, kalau boleh nuna tau kenapa kamu duduk didepan pintu apartemen aku" bertanya sambil memanas kan makanannya
"aku takut hiks"
"takut kenapa, ibu kamu dimana? "
yeon jin hanya menggeleng kepalanya, dia terdiam menunduk seperti takut akan sesuatu. "yaudah kamu makan dulu" mencoba menenangkan pikirannya.
Disaat menunggu anak itu makan nabila pergi ke kamar mandi untuk membasuh mukanya yang masih berantakan, dia mencoba menenangkan dirinya yang masih sedih sambil berpikir tentang anak yang tiba-tiba duduk didepan apartemen miliknya.
mencoba mencari tau dia menelpon lobi apartemen menanyakan apakah ada yang kehilangan anak di apartemen ini, namun staff itu tidak mendengar ada laporan seperti itu.
__ADS_1
"nuna, kamu tidak makan" tanya anak itu dari meja makan
"a.. ya," menghampiri terlihat anak itu makan dengan sangat lahap "pelan-pelan makannya, kamu lapar ya. kalau boleh nuna tau orang tua kamu dimana"
Yeon jin hanya melirik nabila lalu kembali menyangap makanan dihadapan nya, dalam hati nabila merasa bahwa anak ini mempunyai masalah dalam keluarga nya.
"ya sudah kalau kamu tidak mau tau, nanti nuna cari tau ke staff apartemen"
"jangan"
"kenapa? "
"sebenarnya aku kabur dari rumah"
membenarkan posisinya untuk mendengar kan dengan baik, "terus"
"kamu punya adik"
"ada nama jun, Kim Yeon jun dia masih balita umur 3 tahun"
"terus kenapa kamu pergi dari rumah, bukannya kalau begitu nanti orang tua kamu marah. kamu tinggal dimana mah nuna antar"
"disamping, aku tinggal sebelah kanan apartemen nuna"
"ouh yang samping itu" menunjuk sebelah kanannya, "terus kamu mau gimana"
"aku gak mau pulang, aku takut pulang. lagian kalau aku gak ada mereka gak akan cari aku mereka kan lebih sayang adik aku, aku hanya cuman hiasan semata bagi mereka"
__ADS_1
melihat Yeon jin yang sedih nabila mencoba untuk tidak bertanya lagi, dia berhenti untuk meminta nya pulang. penampilan jin terlihat sangat berantakan dan kotor "kamu tunggu disini sebentar jangan kemana-mana nuna akan kembali lagi, tunggu ya"
"nuna mau kemana"
"tunggu aja, stay here.. " nabila pergi menuju minimarket untuk membeli baju dan ****** *****, dia juga beli beberapa makanan ringan untuk jin.
terlihat tidak ada toko pakaian yang dekat apartemen nabila mencoba mencari bantuan, dia menelpon temannya Myung hee "hallo, Myung hee sorry nelpon kamu jam segini, kamu bisa bantuin aku gak. kamu punya adik usia 9/10 tahun kan boleh gak minjam bajunya satu, ayolah pliss aku gak ada waktu tuk jelasin. kamu antar ke ap.. eh maksudnya aku datang kerumah kamu sekarang,tunggu yah"
Nabila pergi menuju rumah Myung hee menggunakan mobil miliknya, beberapa menit dia menunggu didepan terlihat Myung hee datang sambil menenteng totebag. "nih, malam-malam datang minta baju buat apa si"
"heheh.. terimakasih ya, nanti aku ganti"
"gak usah emang lo butuh baju anak kecil itu buat apa, perasaan ade lo udah sma"
"eumm.. nanti aku jelasin, pokonya thankyou atas bajunya. aku pulang dulu yah dahh"
Nabila pergi dari rumah Myung hee melihat nabila menaiki mobil mewah Myung hee secara cepat tersadar dan bingung dibuatnya. di apartemen jin masih diam sambil termenung melihat dirinya berada di dalam apartemen orang lain tanpa pemilik, sangat mudah baginya untuk mencuri namun jin hanya diam.
suara pintu terbuka nabila datang membawa makanan dan baju untuk jin, terlihat wajahnya begitu berbinar melihat semua yang dibawa nabila. "kamu sekarang mandi dan ganti baju" nabila menyuruhnya mandi
"oke"
tuk.. tuk.. think tong...
bunyi bel pintu miliknya terlihat seseorang berdiri di depan pintu, berkacamata dengan wajah dewasa "apa itu Ayah nya" nabila mencoba membuka pintu namun tertahan, jin memegang tangannya dan menggeleng kan kepalanya.
nabila merespon nya dengan anggukan mencoba berbicara dengan tamu yang tidak dia kenal, "ada perlu apa pak" laki-laki itu marah dia menghina nabila.
__ADS_1