
Dimeja belajar nabila tengah memainkan handphone sambil membuat quotes yang akan dia upload di akun instagram miliknya, "eummm.. " tergeletak diatas meja sambil melihat postingan milik nya, selang beberapa menit suara notif masuk terdengar dihandphone nya.
dalam unggahan nya seseorang mengirim sebuah balasan dengan kalimat yang cukup menarik.
komentar, akun see H : "tidak untuk ku, aku bisa berhenti kapanpun karena takdir selalu menjadikan diriku seorang pemenang"
balas komentar : " woow bagus dong, apa kamu perfect human ?"
Membalas komentar, nabila berjalan ketempat tidurnya, "see H" ujar nya menatap akun misterius itu. "aneh dia tidak pernah memposting dirinya, semuanya hanya foto alam apa dia seorang pendaki" sambil terus scrolling kebawah
think...think.. suara notifikasi masuk
see H : yah.. betul sekali aku adalah manusia sempurna, seperti nya kamu baru tau
"wahh bener-bener ni orang sombong atau aneh si, ada yah orang kaya gini selain jun" ujar nya sambil membalas komentar see H
N. Is-veriana : wah sungguh aku gak mau tau π₯±
see H : kau harus tau agar bisa belajar bagaimana menjadi seorang pemenang dari manusia sempurna π
N. Is-veriana : oh begitu ya.. tapi tak perlu menurut ku kamu tidak lebih dari orang anehπ€ͺ
see H : apa maksud mu, kamu mengejek ku π
N. Is-veriana : ohh slow, jangan marah gitu π
see H : gak ada yang marah, hanya kata-kata mu tidak sopan π€¬
N. is-veriana : ohh.. tidak, aku menghormati mu tuan see H π
see H : tau dari mana kamu kalau saya tuan?
__ADS_1
N. is-veriana : bukan tuan, kalau begitu nyonya? , putri? enon? ....
see H : keterlaluan yah kmu
N. is-veriana : ehh salah saya apa?
see H : salah kamu, tidak ada hanya saja.. kamu cukup menarik
N. is-veriana : kamu aneh...
see H : lah kenapa aneh?
see H : #N.is-veriana ko ilang?
Melemparkan handphone keatas kasur sambil menatapnya takut "aneh tu orang, ihhhh" menggetarkan tubuhnya takut. Nabila mengubah pengaturan akunya menjadi no comen sambil bergegas tidur.
"hah... lagian kenapa tadi gue bales komenannya" ujar nabila menarik selimut kemudian terlelap dalam kantuk nya.
Hari ini liburan akhir pekan tak ada kegiatan yang bisa dia lakukan, kedua temannya sibuk dengan pekerjaan sampingan mereka Soo Yun dengan pemotretan nya dan Myung-hee dengan restoran nya.
tuk.. tuk.. tuk.. suara dari luar pitu, seseorang mengetuk pintu kamar nabila cukup keras.
"Apa? "
"buka pintunya"
"Apaansi? "
"ya buka dulu dong, aku mau ngasih sesuatu nih"
"apaan? " membuka pintu
__ADS_1
"nih" memberikan sebuah tiket nonton bioskop, seketika nabila merespon dengan wajah bingung "untuk apa ini"
"itu tiket untuk kita nonton" ujar dae Hyun
"hah, siapa? kita, kamu mau ngajakin aku nonton? " menatap dae hyun
"iya emang kenapa gak boleh kalau adik ngajak kakanya nonton bareng? "
"enggak, tapi ya aneh aja kamu tiba-tiba.. apa jangan bilang ini tiket yang sudah tertolak lagi" mendekatkan wajah dengan tatapan curiga
"tertolak apa? enggak lah itu aku beli emang kusus buat nunaa"
"ohh.. tapi aku lagi males nonton, kamu kasih ajah ketemen kamu sana" mengembalikan tiket itu lalu pergi ketempat tidurnya
dae-hyun kaget karena kakanya menolak, ia masuk lalu mencoba menyeret nabila agar pergi nonton bersamanya. Segala cara dia lakukan hingga akhirnya nabila menyerah dan mau ikut dengan adiknya itu.
"oke, cepet siap-siap yah.. dandan yang cantik lo awas" ujar dae-hyun mengancam
"iya.. iya, hari ini tuk anak kenapa coba" ujar nya keheranan
Mereka berdua bergi ke bioskop bersama, jalan beriringan seperti tak ada kecanggungan diantara mereka. "kamu jangan sok akrab sanaan jangan terlalu deket, nanti orang sangka aku mengencani brondong lagi"
"ihh siapa juga yang mau deket, lagian kan emang bener"
"dih.." terdiam dari langkah nya
"hahahahh... bercanda" dae Hyun berjalan didepan meninggalkan nabila yang merasakan keanehan pada adiknya.
didalam bus nabila dan dae Hyun duduk di kursi berbeda, nabila didepan sedangkan adiknya dibelakang mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing
Trink.. trink.. notifikasi muncul dalam handphone milik nabila, terlihat seseorang mengomentari akun sosial medianya lagi
__ADS_1
"See H" ucapnya