Dunia Cerita Kita

Dunia Cerita Kita
Dunia Cerita Kita : Bab 14


__ADS_3

Pagi ini See-Hun baru pulang dari syuting video clip nya dia cukup sibuk karena promosi come back nya, ia meliris single baru berjudul "Wound Mirror" tentang perihnya hidup dengan masa lalu.


Memasuki elevator hingga sampai dilantai lima terlihat banyak orang yang berkumpul disekitar pintu apartemen miliknya, See-Hun mencoba mendekati kerumunan tersebut cukup sulit baginya melihat apa yang menjadi sumber masalah disana, manager se-Hun datang dan menyuruhnya untuk menunggu di mobil


"lebih baik tuan pergi dulu ke mobil nanti saya panggil kalau keributan disini telah selesai" suruh manager


STOP...


suara teriakan seseorang menghentikan keributan see-Hun melihat kearah kerumunan tersebut terlihat wanita yang tampak tidak asik baginya, "ayo se-Hun" ujar sekertaris pribadinya


"tunggu"


Nabila berdiri di Tengah keramaian itu rambut kusut dan bajunya sedikit tidak beraturan, "tolong kalian diam biar aku jelaskan apa yang sebenarnya terjadi"


Beberapa menit yang lalu ketika ayah Yeon jin datang ke apartemen nabila dia menanyakan keadaan anaknya dan ingin membawanya pulang, namun Yeon jin tidak mau dan lebih memilih untuk numpang menginap dirumah nabila.


Karena Yeon jin anak usia 10 tahun nabila tidak keberatan namun ayahnya terus memaksa sampai menerobos masuk kedalam rumah nabila, disana


Nabila mencoba berbicara baik-baik, sang ayah terus bertindak kasar pada jin membuat nabila kesal hingga mendorong ayah jin.


Tidak Terima ayah jin malah balik menyerang nabila ia menahan nabila sambil memeluk nya, nabila mencoba melepaskan pelukan Yeon jin yang melihat pun ikut membantu namun tenaga sang ayah cukup kuat.

__ADS_1


ditengah pertengkaran istri ayah Yeon jin datang dan melihat semuanya, namun dia salah paham dengan situasi itu. "mas kamu ngapain di rumah tetangga baru kita, kamu selingkuh" perkataan itu melontar begitu saja di mulut nya


kesalah pahaman besar terjadi hingga penghuni apartemen lain terganggu akibat keributan yang terjadi hampir 4 jam itu, dari tengah malam hingga pagi hari istri ayah jin terus mengoceh dan mengomel tidak jelas.


Ayah jin dan istrinya dalam keadaan setengah mabuk ucapan mereka ngelantur tanpa arah hingga menimbulkan keributan yang sangat besar, pak satpam turun dia datang tuk meredakan tapi malah menjadi korban jambakan mereka.


"Sudah sekarang kalian pulang lagian ngapain pada ngumpul disini, ayo silahkan pulang ke tempat nya masing-masing"


Ayah Yeon jin dan istrinya dibawa satpam untuk diamankan takutnya mereka membuat keributan lagi, begitu pun dengan semua penghuni mereka kembali kerumah masing-masing.


"Terimakasih bantuannya pak"


Dari arah kiri nabila merasakan ada sesuatu yang sedang menatap dia dari jauh, terlihat se-Hun merasa tidak nyaman nabila bergegas masuk kedalam rumah mengabaikan se-Hun.


"cewek aneh" ujar See-Hun


Berbaring diatas sofa panjang sambil memainkan handphone nya bayangan tentang nabila terlintas di pikiran se-Hun, seperti memberi tarikan dari setiap pertemuannya se-Hun mengangkat halis dengan penuh tanda tanya.


***


Manusia itu mahkluk lucu mereka bisa lupa dengan kebaikan orang dalam sekejap, tapi mereka selalu ingat ketika menyangkut kesalahan.

__ADS_1


N. isveriana.


Merasa lebih tenang ketika dia mencurahkan keluh kesah yang dia rasakan di sosial media dengan beberapa kata indah nabila menulis sebuah quotes, dalam beberapa menit semua penggemar N. isveriana sudah banyak yang suka bahkan komentar


bahkan akun bernama See H pun juga ikut komentar, nabila mesih mencari tau dibalik akun see H karena dari setiap dia upload tak ada satu kali dia tidak komentar. bahkan apapun itu baik foto nabila maupun quotes nya.


Nabila tidak terlalu memikirkan see H karena menurut nya dia mungkin hanya sebatas heaters yang datang untuk menguji kesabaran nya, terus Nabila abaikan walaupun komentar nya terkadang menyakitkan.


yeon jin tertidur dikamar nabila dia istirahat dengan tenang, melihat anak itu tertidur disebelah nya membuat nabila tersenyum dia seakan merasakan betapa tenang nya Yeon jin saat ini.


nabila memiliki masalalu yang cukup kelam dia tau bagaimana rasanya ketika harus melihat orang tua kita bertengkar dihadapan mata kita, saling menghina dan melempar barang rasa takut menyelimuti tubuh kecil kita.


ketika keributan itu usai kita bagaikan bahan hancur tanpa nilai semua pergi meninggalkan ruangan dan lupa akan seseorang, mereka menangis setelah pertengkaran sementara kita hanya bisa mematung bingung dengan situasi.


dua arah yang saling berlawanan membuat kita tidak bisa memilih antara ibu dan ayah, keduanya sangat berarti namun kita hanya diperbolehkan memilih satu.


trink.. trink..


See H : apa kamu baik-baik saja?


sebuah DM masuk di handphone nabila.

__ADS_1


__ADS_2