Dunia Cerita Kita

Dunia Cerita Kita
Dunia Cerita Kita : Bab 8


__ADS_3

Myung hee pergi menuju apartemen Soo Yun dia mengendari mobilnya cukup kencang. "permisi" dia masuk kedalam apartemen itu tanpa menekan bel sekali pun.


Soo Yun sedang rebahan di atas kasurnya, dia begitu cape setelah syuting debut pertamanya. "Soo Yun, jalan yu" Myung hee terjun keatas kasur


"kemana, kemarin gue syuting sampai pagi cape banget rasanya gak bisa gerak" rengek Soo Yun


"ayolah, temenin gue keluar"


"Emang mau kemana si lo, sama Nabila aja gue males cape"


"lo tau sendiri Nabila anti pergi ke tempat gituan" mengangkat alisnya isyarat


Soo Yun berpikir sambil menatap Myung hee "yaudah gue siap-siap dulu" Myung hee tersenyum senang mendengar jawaban itu.


mereka berdua pergi menggunakan mobil Myung hee, di tengah perjalanan Soo Yun merasa ada yang aneh mereka tidak pergi ke arah klub. "kita mau kemana, bukannya ini jalur yang salah ya"


"tenang ada tempat seru dari itu" ujar Myung hee


mereka pergi ke hotel yang sangat mewah, disana Soo Yun merasa bingung apa yang tengah Myung hee pikiran. ia sempat berpikir dewasa namun Myung hee menyangkal nya, "udah lo ikut aja" menarik tangannya


Ketika Myung hee membuka pintu ruangan itu terlihat gelap didalam Soo Yun merasa takut "lo gak ngerjain gue kan" Ujar nya sambil memegang tangan Myung hee kuat,


"tenang gak apa-apa, yu kita masuk"


"gue takut, kita mau ngapain kesini. Myung hee gelap disini gue takut" memegang kencang tangan Myung hee


"tenang bentar lagi kita sampai"


DUARrr. ...


"Aaaa... apa tuh, Myung hee" Soo Yun loncat ketakutan dia tidak sengaja menginjak balon hingga pecah


Ruangan yang gelap kembali terang terlihat dekorasi indah yang terpasang disana, sekelompok orang datang membawa kue sambil bernyanyi


saeng-il chughahamnida..


saeng-il chughahamnida..


jigueseo ujueseo jeil saranghamnida..


HAPPY BIRTHDAY SOO YUN...


Semua bersorak gembira mengucapkan selamat kepada Soo Yun, Nabila memberikan kue itu dan menyuruh Soo Yun meminta permohonan sebelum meniupnya.

__ADS_1


Huuuu... yee...


prok.. prok... semua tepuk tangan


"thankyou guy's" Soo Yun memeluk Nabila dan Myung hee


Satu persatu teman-teman Soo Yun memberikan selamat dan hadiah untuk nya, dari teman model sampai teman kuliah semua hadir disana. malam itu pestanya begitu meriah jun pun hadir disana bersama kekasihnya jessy, "Selamat yah, ini gue ada hadiah buat lo dari kita berdua"


"thanks, gue kira kalian tamu nyasar ternyata diundang yah" ujar Soo Yun


"Belagu lo mentang-mentang mau jadi artis" ujar jun


tidak enak dengan kedatangan jun Nabila sedikit mundur dari kumpulan mereka, Jun hanya diam menghiraukan Nabila yang jelas terlihat di samping Soo Yun.


"dia gak akan berani jailin lo, soalnya jessy ada disamping nya" ujar Myung hee berbisik pada Nabila


"eumm.. " mengangguk


"oh ya Nabila, nyanyi dong masa pesta gak ada musik" ujar Soo Yun


"hah, kan itu udah ada"


"tapi gak asik kalau gak ada penyanyi nya, ayolah masa mau nolak permintaan yang ulang tahun" Soo Yun merengek memohon pada Nabila


dengan terpaksa akhirnya Nabila maju menyanyikan satu lagu Korea yang sangat terkenal "You are my everything", semua terpukau dengan suara Nabila tidak banyak orang yang tau bahwa Nabila memiliki bakat sebagai penyanyi.


Jun mendengar suara Nabila tergagum dia selintas teringat kembali dengan kebiasan Nabila yang selalu bersenandung sambil mendengarkan musik dari earphones "gue kira dia hanya bisa hmm.. hmm doang, ternyata gue salah"


"lo tau dia punya suara bagus" tanya jun pada Soo Yun dan Myung hee


"tau lah, dia itu penyanyi dulu di Indonesia"


"tapi sekarang dia hanya sembunyi-sembunyi kalau nyanyi, sayang banget" ujar Myung hee


"kenapa emang" jun menanyakan namun kedua teman itu hanya saling melirik dan menggeleng kan kepala mereka.


Musik berhenti semua bersorak tepuk tangan untuk Nabila, "terimakasih" membungkuk memberikan penghormatan, Nabila turun dari panggung dan kembali ketempat Soo Yun.


"kamu hebat Nabila" Myung hee memeluk temannya itu


Nabila tersenyum lalu jun menatap nya hingga membuat Nabila salting, jessy yang melihat itu merendahkan Nabila "gue juga bisa kalau nyanyi, kalian mau dengar"


"gak.. gak usah" semua menolak

__ADS_1


ditengah obrolan manager Soo Yun datang dan memberi taukan bahwa pak direktur telah memberikan suatu hadiah pada Soo Yun, mendengar itu dia antusias ingin melihat hadiah tersebut


"Sebentar lagi dia datang" ujar manager


"hah, emang apa hadiahnya" Myung hee penasaran


Lampu yang menyala tiba-tiba mati semua tamu terkejut, dari depan panggung terdengar seseorang bernyanyi berjalan ketengah. Dalam hitungan detik semua kembali terang, sebuah kejutan yang tidak diduga telah berdiri diatas panggung sambil bernyanyi dengan indahnya.


KIM SE-HUN....


semua berteriak kencang dengan kedatangan penyanyi papan atas, Soo Yun menoleh kearah manager itu dan memberikan nya pulang hangat. "thankyou... ahhh.. " dia meloncat senang


"jangan terimakasih pada saya, ini direktur yang ngundang dia"


"ahhh love pak direktur.. love.. love ummahh" Soo Yun berteriak senang


Semua temannya mengajak Soo Yun untuk melihat Se-Hun dari dekat, bersorak bernyanyi bersama sang aktris adalah hal yang tidak terpikir oleh semua tamu. "wahh lo hebat Soo Yun bisa ngundang se-Hun diacara ulang tahun lo" semua tamu tepuk tangan untuk Soo Yun


"hahaha.. Terima kasih"


Se-Hun mendekat dan menjulurkan tangannya dihadapan Soo Yun, dengan senang ia menerima tangan itu lalu naik keatas panggung bernyanyi bersama disamping sang idola.


"Wahhh.. se-Hun, lo nikung lagi Soo Yun. dasar temen ban***t lo" Myung hee iri karena hanya Soo Yun yang diajak


Jun dan Nabila hanya melihat kegilaan temannya, bahkan jessy kekasih jun ikut menari didepan sana. tersisa mereka berdua disana Nabila pergi mencari tepat duduk, dia minum segelas jus di tangannya.


"lo gak ikut joget kedepan" mengikuti Nabila dan duduk disamping nya


"gak" sedikit menggeser duduk nya


"tadi semua orang bersorak liat lo nyanyi, tapi se-Hun datang semua lupa sama lo"


"Jelaslah orang dia penyanyi terkenal sementara aku apa, lagian suaranya lebih bagus. " ujar Nabila


"gak menurut gue lo paling bagus" tersenyum kearah Nabila, mata mereka saling bertemu "tapi yang gue heran kenapa lo gak ikut kelas musik, jelas jelas lo punya bakat"


Nabila hanya diam tidak menjawab, dia melirik jun dengan wajahnya yang penuh kasih. mata kedua nya saling bertemu "eumm.. aku pikir hari ini kamu jujur" ujar Nabila


"hah soal apa"


"soal pujian itu, Terima kasih" Nabila memberikan senyum manisnya pada jun


Mendapatkan itu hati jun berdetak seakan hidupnya berhenti, ia tidak pernah melihat Nabila senyum untuk nya dia selalu memberikan muka masam namun hari ini berbeda. "wahh.. bahaya, gue.. gue mau ke toilet dulu" jun pergi meninggalkan Nabila

__ADS_1


Nabila hanya tertawa kecil melihat tingkah jun


__ADS_2