Dunia Milik Kita Berdua

Dunia Milik Kita Berdua
Episode 11


__ADS_3

Di sela sibuknya aktifitas bandara Soekarno-Hatta terlihat Zora dan Putri sedang menunggu seseorang di pintu keluar bandara tersebut. Mereka hari ini akan menjemput kedua orang tua Zora, dan sepupu Zora yang ikut pulang ke Indonesia karena telah selesai melakukan study disana. Dia adalah Reinand kakak sepupu Zora anak dari kakak ayahnya. Lelaki tampan yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di salah satu universitas ternama di Singapure. Dia seharusnya tetap disana untuk melanjutkan pendidikan S2 nya, tapi sang ayah memintanya untuk melanjutkan di Indonesia saja. Dan sekaligus agar Reinand menggantikan ayahnya menjadi CEO di perusahaan keluarga mereka.


Dari kejahuan nampak ayah Hadi dan juga bunda Rini sedang melambaikan tangan kepada Zora.


" Bunda ayah Zora kangen sama kalian " ucap Zora sambil memeluk kedua orangtuanya.


" Aisssss anak bunda ini, baru aja ditinggal dua haru sudah kangen " kata bunda Rini.


" Hehehe, mana kak Reinand Bun? katanya dia ikut pulang bersama ayah bunda " tanya Zora sambil celingak celinguk mencari seseorang.


" Nah tuh dia orangnya, dari mana sih Rei? " tanya ayah Hadi.


" Maaf om tadi ketoilet bentar, ehhh adek Abang yang comel sini peluk Abang kangen " ucap seorang lelaki yang tak lain adalah Reinand.


" Sayangnya adek nggak kangen, wlekkk " ucap Zora sambil menghambur kepelukan Reinand.


" Putri makasih ya nak udah mau bunda repotin nemenin bayi bongsor kayak Zora " ucap bunda Rini.


" Sama sama bunda kayak sama siapa aja deh Bun, lagian nggak susah kok jagain bayi kayak Zora kalau bandel tinggal iket aja di bawah pohon hahahah " kata Putri.


" Yee emang gue kambing lho iket di bawah pohon " ucap Zora.


" Gue nggak bilang gitu ya Ra " ucap Putri.


" Terserah deh " kata Zora sambil mengerucutkan bibirnya dan alhasil membuat dirinya sangat menggemaskan.


" Udah ayo kita pulang ayah udah capek ni lihat drama kalian " ucap ayah Hadi.


" Ya udah ayo " ucap Reinand yang dari tadi pandangannya tak lepas dari sosok gadis manis yang berdiri disamping Zora siapa lagi kalau bukan Putri. Entah kenapa mata Reinand tak bisa lepas dari gadis cantik tersebut, dia merasa ada yang sedikit berbeda dengan sahabat adiknya itu.


Ni outfit mereka saat dibandara



__ADS_1



(Reinand)


🍃🍃🍃🍃


Veronika adalah tipe gadis yang sangat protektif, dia juga bisa dibilang anak broken home karena ayah dan ibunya sibuk dengan pekerjaan mereka. Hingga nyaris tidak mempunyai waktu untuk dirinya. Sehingga membuat dirinya memanfaatkan kekuasaan ayahnya dengan semena mena.


Ayahnya adalah pemilik dari perusahaan Candra grub yang merupakan perusahaan terbesar ke 3 di Asia.


Terdengar gelak tawa dari beberapa gadis yang sedang nongkrong bersama teman temanya. Mereka adalah Veronika dan beberapa temannya. Mereka sedang nongkrong disalah satu cafe pinggir kota Jakarta.


Saat sedang asyik berbincang mereka dikagetkan dengan dua cowok tampan yang tak lain adalah Arsha dan asistennya Iqbal.


" Wow gilak cakep bener tuh cowok apalagi yang depan kayak oppa oppa Korea " ucap Lisa yang duduk disamping Veronika.


" Ngapain Arsha kesini " ucap Veronika.


" Lho kenal ver sama dua tuh cowok " tanya salah satu temannya.


" Gue kenal yang depan dia itu cowok paling cakep disekolah gue, selain tampan dia adalah pewaris Pratama coorporation, tapi kalau yang belakang gue nggak kenal mungkin asisten pribanya " jelas Veronika.


" Kayaknya tuh cowok dingin banget deh ver " ucap Lisa.


" Walaupun sikapnya dingin gue bakalan tetep bisa dapetin dia, mana ada sih cowok yang gak terpesona liat aura gue " ucap Veronika dengan bangganya.


" Yah gue doain aja moga berhasil ver " ucap Lisa.


Di meja Arsha dia sedang serius membahas tentang kerja sama dengan klienya dari Malaysia. Yah walaupun perusahaan yang Arsha pimpin adalah perusahaan cabang tapi jangan tanyakan soal kemajuannya. Berkat kepemimpinannya perusahaan cabang tersebut mengalami kemajuan yang sangat pesat dan meraup keuntungan paling besar dibandingkan dengan perusahaan cabang lainnya.


" Baiklah nak Arsha semua sudah kita sepakati, saya harap perusahaan kita dapat bekerjasama dengan baik " ucap pak Broto sambil menjabat tangan Arsha.


" Iya pak saya harap begitu, dan terima kasih telah bekerja sama dengan perusahaan kami " ucap Arsha.


" Tidak nak Arsha seharusnya saya yang berterima kasih karena berkat nak Arsha perusahaan saya bisa berkembang pesat seperti saat ini " ucap pak Broto.

__ADS_1


" Saya sangat salut dengan nak Arsha, di umur yang masih sangat muda sudah bisa memimpin perusahaan sebaik perusahaan nak Arsha " puji pak Broto.


" Ah bapak bisa saja " ucap Arsha merendah.


" Kenapa nak Arsha lebih memilih perusahaan cabang nak dari pada menjadi CEO di perusahaan pusat " tanya pak Broto.


" Karena saya belum cukup banyak pengalaman pak " ucap Arsha.


" Kau terlalu merendah nak Arsha saya sangat kagum dengan mu " ucap pak Broto.


" Memang harus begitu pak " kata Arsha.


" Baiklah kalau begitu saya pergi dulu dan sekali lagi terima kasih, permisi " ucap pak Broto berlalu keluar dari cafe tersebut.


" Baik pak " ucap Arsha dan Iqbal secara bersamaan.


" Bal urus semua keperluan lanjutannya " ucap Arsha pada Iqbal.


" Baik tuan muda " kata Iqbal sambil menundukkan kepala.


Tak lama dari kepergian pak Broto dari cafe tiba tiba Veronika datang menghampiri Arsha.


" Ngapain tuh cewek gila samperin gue sih " batin Arsha.


" Hay sha " sapa Veronika tapi tidak dihiraukan oleh Arsha.


Tiba tiba dengan beraninya Veronika duduk disamping Arsha bahkan jarak duduk diantara mereka sangatlah tipis.


Arsha mulai risih dengan kelakuan gadis tersebut Iqbal yang mengerti tuannya tidak nyaman dengan hal tersebut akhirnya mengajak Arsha untuk pergi dari tempat tersebut


" Tuan mari kita pergi, karena setalah ini anda akan ada jadwal rapat dengan dewan direksi " ucap Iqbal mencoba menyelamatkan Arsha dari Veronika.


" Emmm baiklah kita pergi sekarang " ucap Arsha.


Tanpa sepatah katapun Arsha pergi meninggalkan Veronika dengan cueknya. Veronika pun merasa harga dirinya jatuh karena baru kali ini seorang lelaki menolak dirinya.

__ADS_1



( outfit Arsha )


__ADS_2