
Setelah acara makan malam sekaligus tunangan Zora pulang dengan diantar oleh Arsha karena permintaan para orangtua mereka. Di dalam mobil tidak ada sedikitpun percakapan di antara mereka, Zora hanya fokus melihat keluar jendela mobil karena dia tidak berani untuk melihat kedepan. Begitupun dengan Arsha dia meresa sangat canggung dengan situasi saat ini, sesekali ia melirik wajah cantik calon istrinya tersebut. Hingga Arsha pun mulai berbicara dahulu untuk menanyakan alamat rumah Zora karena memang Arsha belum tahu dimana rumahnya Zora.
" Khemm Ra dimana alamat rumahmu? " tanya Arsha yang masih fokus menyetir.
" Di perumahan green park nomor 22 kak " jawab Zora.
" Em ok " ucap Arsha singkat kemudian fokus melihat kedepan.
30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai didepan mansion Zora.
" Kak Arsha gak mampir dulu? " tanya Zora.
" Nggak makasih lain kali aja ra, aku ada urusan sedikit " jawab Arsha.
__ADS_1
" Baiklah kalau begitu, makasih ya kak " ucap Zora.
" Ok sama sama " kata Arsha.
Saat Zora ingin keluar Arsha menahan tangan Zora, Zora pun menoleh kearah Arsha. Padangan mata mereka bertemu, entah kenapa Arsha tidak bisa menahan dirinya agar tidak dekat dekat dengan Zora. Arsha semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Zora bahkan hampir tidak ada jarak diantara mereka. Zora yang malu memalingkan wajahnya kearah lain, tapi Arsha menarik wajahnya agar kembali menghadap kearahnya. Dan akhirnya Arsha tak kuat menahan hasratnya untuk mencium bibir Zora.
Cuppp
Zora membelalakan matanya saat benda kenyal tersebut mendarat tepat dibibirnya. Anehnya Zora tak menolak walaupun itu adalah ciuman pertamanya. Arsha mencium bibir Zora dengan lembut, Zora hanya diam tak membalas ciuman Arsha, karena memang ini yang pertama baginya. Arsha yang tahu bahwa Zora tak membalas ciumannya menggigit bibir bawah Zora agar Zora membuka mulutnya, setelah terbuka Arsha pun tak melewatkan kesempatan tersebut untuk menjelajahi mulut Zora.
" Maafkan aku Ra, karna tak bisa menahannya " ucap Arsha merasa bersalah karena telah mencium Zora tanpa seizinya.
" Emm ng-gak papa kok kak, itu adalah ciuman pertama ku, jika bukan kakak yang mengambilnya aku pasti akan sangat marah karena kakak adalah calon suamiku " kata Zora sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah akibat menahan malu.
__ADS_1
" Aku janji setelah kita menikah, aku akan menjagamu " ucap Arsha sambil mencium kedua tangan Zora.
" Apakah kau janji kak? " tanya Zora memastikan.
" Janji kakak janji Ra " jawab Arsha penuh dengan keyakinan.
" Emm baiklah, kalau begitu aku masuk dulu kak, hati hati dijalan " ucap Zora kemudian keluar dari mobil.
Arsha pun hanya menanggapinya dengan senyuman manisnya, kemudian melajukan mobilnya meninggalkan rumah Zora dan menuju ke apartemennya. Karena sudah di tunggu oleh sahabatnya Kai.
( Mansion Keluarga Wijaya )
__ADS_1
( Mansion Keluarga Pratama )