Dunia Milik Kita Berdua

Dunia Milik Kita Berdua
Episode 4


__ADS_3

Sesaat Arsha dan pak Roni tepat didepan gerombolan Zora dan Putri. Putri tak percaya jika yang dibicarakan teman temannya nyata adanya bahkan lebih dari yang ia dengar. " Ra itu murid baru yang dibicarain anak anak tadi ya? " tanya Putri. " Mungkin kalik put " jawab Zora. " Sumpah ganteng banget tu cowok mimpi apa gue semalem " ucap Putri yang menatap Arsha tanpa berkedip. Sesaat pandangan Arsha dan Zora bertemu entah kenapa ada perasaan aneh dihati mereka masing masing. Arsha yang tadinya cuek dengan cewek cewek tiba tiba dia tertarik dengan gadis imut yang ada d hadapannya " cantik dan juga imut, lumayan juga ni cewek " batin Arsha. Begitu juga dengan Zora yang mengangumi Arsha dalam sekali pandang tapi dia bisa menahannya tidak seperti teman temannya yang terlalu lebay.


Arsha pun berlalu menuju kelas dengan didampingi pak Roni. Saat tiba di kelas barunya XII IPA 1 semua murid cewek terkejut dan juga senang karena bisa satu dengan dengan idola baru mereka. " Silahkan perkenalan nak Arsha " ucap pak Roni. " Baik pak " jawab Arsha " Perkenalkan nama ku Arsha Handika Pratama biasa di panggil Arsha " sambungnya kemudian. Di sudut lain kelas tersebut ada dua gadis cantik menatap Arsha tanpa berkedip. Mereka adalah Salsa Aprilia dan Veronika Arabela, dua gadis cantik yang memilik sifat berbeda. Salsa Aprilia adalah gadis cantik, tegas dan juga pintar dia adalah ketua kelas XII IPA 1 sekaligus ketua OSIS SMA Nusa Bangsa. Sedangkan Veronika Arabela adalah gadis cantik metropolitan yang memilik sikap sombong dan juga centil. Terbesit dihati mereka berdua sama sama jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Arsha. " Baiklah nak Arsha sekarang kamu boleh duduk silahkan duduk di bangku yang sudah disediakan " ucap pak Roni. " Emm baik terima kasih pak " ucap arsha. Memang tempat duduk Arsha sudah disiapkan secara dia adalah anak dari pemilik sekolahan ini. Sejujurnya Arsha tak ingin diperlakukan secara khusus karena menurutnya itu terlalu berlebihan. Dia ingin diperlakukan seperti murid pada umumnya tapi mengingat ayahnya yang sudah menyiapkan semua Arsha hanya menurut saja.


Kemudian Arsha duduk disamping murid cowok yang tampangnya tak kalah dengan Arsha. " Udah lama gue nggak ketemu ma Lo, dan sekarang Lo akan habis ama gue " ucap cowok yang duduk disamping Arsha dengan pelan dan mengancam. " Hemmm silahkan jika Lo mampu " ucap Arsha dengan senyum smirknya. Cowok itu adalah Kaindra Alfaro sahabat Arsha dari kecil tapi saat Arsha masih SMP mereka harus berpisah karena Arsha pindah ke Korea untuk belajar disana. Dan hari ini mereka bertemu dan satu sekolah. Ancaman yang dibuat Kai tadi hanyalah bahan cadaan, karena dia sudah rindu dengan sahabatnya tersebut. Dan maksut dari Kai yang akan menghabisi Arsya adalah menghabisi dengan cara memoroti uangnya, tapi itu tidak masalah untuk Arsha mau berapapun Kai memorotinya uangnya tidak akan habis walau dengan dengan membeli tempat tersebut.



Bel pun berbunyi menandakan waktunya untuk istirahat atau itu dengan makan membaca buku di perpustakaan atau hanya sekedar ngobrol bersam teman. Di kelas X IPA 1 Zora dan Putri sedang membereskan buku pelajarannya" Put kekantin yuk cacing diperut gue udah meronta ronta ni minta di isi " ucap Zora.


" Ya udah yuk kita kekantin " jawab Putri.


Mereka berdua pergi menuju kantin, di kantin sudah penuh dengan anak anak yang sedang makan atau hanya minum jus. " Ra Lo mau pesen apa sekalian gue pesenin " ucap Putri. " Gue bakso sama jus melon aja deh put jangan lupa baksonya kosongan ya " ucap Zora. " Ok siiap " jawab Putri.


Tak butuh waktu lama Putri datang dengan membawa nampan berisi makanan " Nih makanan Lo Ra " ucap Putri.


" Makasih Putri sayang " ucap Zora sambil masang wajah imutnya. " Uhhh geli deh gue Ra " jawab Putri geli.



Dari kejahuan terlihat banyak murid yang histeris karena melihat Arsha yang berjalan menuju kantin diikuti Kai di sampingnya. Tentu saja mereka histeris siapa yang tidak tertarik melihat dua cogan yang begitu cool berjalan melewati mereka.



" Gilak di para cewek lihat Lo sampek histeris gitu sha " ucap Kai yang dari tadi merasa geli dengan tingkah para cewek cewek.



" Udah biarin aja Kai udah biasa gue di gituin bahkan ada yang lebih parah lagi dari ini " ucap Arsha acuh tak acuh.



" Emang kadar ketampanan Lo gak berkurang sha dari dulu " ucap Kai.



Mereka pun sampai di kantin dan duduk di sebelah kursi dua gadis cantik siapa lagi kalo buka Zora dan Putri. Setalah duduk Kai pun langsung memulai aksinya untuk mengerjai Arsha.



" Hey semua kalian hari ini pesen sepuasnya kalo mau tambah juga boleh hari ini teman baru kita Arsha Handika Pratama yang akan mentraktir kalian " teriak Arsha sambil naik di atas kursi.



Tentu saja itu membuat semua murid bersorak gembira karena hari ini mereka makan gratis sepuasnya.



" Beneran ini Kai " tanya cowok 1.



" Ya beneran lah makan sepuasnya kalian tidak usah khawatir karena semua ini dibayar oleh Arsha iya nggak sha " ucap Kai.

__ADS_1



Arsha hanya menjawab dengan anggukan dia tak mempermasalahkan karena baginya itu adalah hal yang kecil.


Di sudut lain Zora dan juga Putri terkejut karena di samping meja mereka duduk dua lelaki yang tak lain adalah Arsha dan juga Kai. Mereka yang mendengar bahwa hari ini semua pesanan mereka gratis sangat senang terlebih lagi Putri.



" Wahhh hari ini makan gratis Ra " ucap Putri senangnya.



" Yee Lo ma giliran yang gratis gratis gini maju duluan put " ucap Zora.



" Nggak gitu juga kali Ra yang gratis itu ada baiknya karena ngirit hhhhh " ucap Putri sambil tertawa.



Sedari tadi Zora tidak sadar bahwa ada satu pasang mata memperhatikan dirinya tanpa berkedip dia adalah Arsha. Entah kenapa Arsha sangat tertarik dengan Zora menurut nya Zora itu beda dengan gadis yang lain. Walaupun belum mengenalnya sama sekali dan hanya sekedar melihatnya Arsha sudah bisa menyimpulkan. Kai sadar bahwa temannya ini seperti sedang memperhatikan seseorang, diapun mengikuti arah pandangan Arsha dan dugaannya benar Arsha sedang memperhatika dua gadis cantik yang duduk dimeja sebelah.


" Ehh sha ngapain Lo liatain dua bidadari cantik itu " tanya Kai. Arsha pun tersadar dan mebuang muka kearah lain.



" Apaan si siap juga yang merhatiin mereka ngaco Lo Kau " jawab Arsha.




Dia tau semua tentang Arsha dari kecil hingga sekarang walaupun pernah terpisahkan jarak tapi tak pernah menghalangi pertemanan mereka. Meraka berdua selalu bertukar cerita satu sama lain dengan menggunakan smartphone.



" Nggak papa kok cuma gue pernasaran aja ma tu cewek Kai " ucap Arsha yang akhirnya terbuka kepada Kai.



" Ohhh mereka berdua tu most wantednya dari sekolahan ini, namanya Zora dan Putri, mereka murid kelas X IPA 1 " ucap Kai.



" Ohhh gitu " ucap Arsha dengan ohh saja.



" Dan satu lagi cewek yang paling cantik itu namanya Zora dia adalah idola dari semua murid laki laki di sini, tapi entah kenapa setiap ada cowok yang deketin selalu saja dia menghindar, kayaknya tu cewek masih polos banget sha " ucap Kai menjelaskan panjang kali lebar.



Entah kenapa mendengar hal itu mebuat Arsha lega. Hatinya mengatakan jika dia masih punya kesempatan untuk mendekati Zora.

__ADS_1


Bel masuk pun berbunyi semua murid termasuk Zora dan Putri masuk kelas untuk mengikuti jam pelajaran terakhir.


Di dalam kelas XII IPA 1 tidak ada pelajaran alias jamkos karena guru mapel fisika tidak masuk hari ini. Dan itu dijadikan anak anak untuk mengobrol tapi ada juga yang pergi keperpus membaca buku.


Di saat Arsha dan Kai sedang asik ngobrol tiba tiba datang Veronika dengan lenggak lenggoknya menuju ke tempat Arsha dan juga Kai.



" Hai Kai boleh gabung gak " ucap Veronika.



" Silahkan " jawab Kai singkat



" Ok terima kasih, oh ya Kai kenalin dong sama temanmu yang disampingmu " ucap Veronika senyum manisnya.



" Kenalan aja sendiri " jawab Kai dengan nada ketus.



" Oh hay kenalin nama gue Veronika " ucap Veronika sambil menyodorkan tangannya pada Arsha. Tapi Arsha tak membalas uluran tangan Veronika dia hanya menjawab dengan singkat dan dingin " Gue Arsha " ucap Arsha. Ditanggapi Veronika dengan senyum menggoda.



" Bagaimana kalau sepulang sekolah kita nongkrong dulu di cafe, kalian mau nggak " ajak Veronika.



" Sorry gue nggak bisa ver " tolak Kai " kamu bagaimana sha " tanya Kai pada Arsha.



" Gue juga nggk bisa " jawab Arsha dengan dinginnya.



" Emmm ok kalo gitu kapan kapan aja " ucap Veronika sambil berjalan menuju tempat duduknya. Di tempat duduknya Veronika tak hentinya menatap Arsha " Gue pasti bisa dapetin Lo sha " guman Veronika pelan.



Arsha sudah tau gimana sifat dari Veronika dia tau dari Kai karena Kai pasti tau jika Veronika akan mencoba mendekati Arsha.


Tak terasa bel pulang berbunyi semua murid berhamburan keluar kelas untuk pulang.


Zora dan Putri sampai didepan gerbang terlihat mobil jemputan mereka berdua sudah menunggu mereka.


" Gue duluan ya Ra " ucap Putri.


__ADS_1


" Ok put hati hati dijalan bye... " ucap Zora sambil melambaikan tangan kepada Putri. Mobil Putri pun melaju dan tinggal Zora yng belum masuk ke mobil. Saat ingin masuk tak sengaja mobil mewah melewatinya yang tak lain adalah Arsha. Kaca pintu mobil Arsha memang terbuka sehingga Zora bisa lihat langsung kedalam, tiba tiba Arsha menoleh kearah nya pandangan mereka bertemu. Entah kenapa tiba tiba Arsha tersenyum ke arah Zora dia pun membalas senyuman Arsha dengan senyum yng sangat manis.


Zora masih belum sadar dari seyumnya sampai pak Karjo sopirnya menghampirinya " silahkan masuk non Zora " ucap pak Karjo menyadarkan Zora . Dilihatnya mobil Arsha sudah melaju kemudian dia segera masuk ke mobil untuk pulang.


__ADS_2