
Sesaat mobil mewah Arsha melaju membelah jalan ibukota Jakarta beruntung jalanan belum begitu macet karena sudah jam masuk kerja. Arsha tiba di kantornya diapun langsung masuk, para karyawan yang tau kedatangan atasannya tersebut menunduk memberi hormat kepadanya dan Arsha membalas dengan senyuman.
Arsha masuk ke ruangannya dan sudah dihadapkan dengan beberapa dokumen. Tidak seperti biasanya entah kenapa dirinya hari ini tidak dapat berkonsentrasi dengan kerjaannya. Zoralah jadi penyebabnya karena dari tadi gadis itulah yang berada dipikirannya. " Kenapa gadis itu terus berada di pikiranku, aishhhh ada apa dengan diriku ini " guman Arsha. Tiba tiba dia di kagetkan dengan kedatangan Iqbal sekretaris pribadinya " selamat siang tuan muda hari ini kita ada meeting dengan client dicafe Villed jam 3 sore tuan " ucap Iqbal.
" Baiklah siapkan dokumen dokumen yang kita bawa meeting nanti " ucap Arsha.
" Semua sudah disiapkan tuan muda " jawab Iqbal. Dan dibalas dengan deheman oleh Arsha.
🍃🍃🍃🍃🍃
Kediaman Pratama
Gadis cantik sedang merebahkan dirinya diatas tempat tidurnya pikirannya terus melayang pada lelaki tampan yang tak lain adalah Arsha. Dirinya juga heran baru kali ini dia tertarik dengan lelaki yang baru ia lihat. " Sayang cepatlah turun kita akan segera makan malam dibawah " teriak bunda Rini di balik pintu kamar Zora.
" Baiklah bunda Zora akan bersih bersih terlebih dahulu " jawab Zora yang langsung bangkit berjalan menuju kamar mandi. Setelah selesai Zora segera turun ke bawah menyusul bunda dan ayahnya untuk makan malam.
" Ra besok bunda sama ayah akan pergi ke Singapure untuk mengurus salah satu perusahaan ayah disana, kamu gapapa kan dirumah sendiri atau kamu bisa ajak Putri untuk menginap disini " kata bunda Rini kepada Zora.
" Bunda juga ikut ayah?? " tanya Zora.
" Iya sayang bunda ikut menemani ayah " jawab bunda Rini. Sebenarnya bunda Rini tidak tega meninggalkan putri kesayangannya sendiri tapi mau gimana lagi karena adalah urusan yang sangat mendesak.
" Ya udah Zora gapapa kok Bun yah kalo ditinggal sendiri nanti Zora akan minta Putri untuk nginap disini " ucap Zora.
Setelah selesai makan malam Zora kembali ke atas menuju kamarnya. Tiba tiba dirinya teringat kembali dengan kejadian tadi siang yang mendapat senyuman dari seorang Arsha. " Kak Arsha kenapa kau selalu saja dipikiran ku, ahhh apa aku udah gila ya mana mungkin kak Arsha bisa suka sama aku " gumam Zora. Tak lama dirinya tertidur pulas berada di alam mimpinya.
🍃🍃🍃🍃🍃
Jam sudah menunjukkan pukul 23:00 wib tapi belum menunjukkan tanda tanda kepulangan Arsha dan membuat mama Wina khawatir. Karena tidak biasanya Arsha pulang larut malam tanpa memberi kabar kepada mama Wina.
" Kenapa jam segini Arsha belum pulang biasanya dia ngabarin mama kalo pulang larut malam pa " ucap mama Wina pada papa Hadi yang sedang fokus dengan laptopnya.
" Mungkin baterainya abis ma dan dia masih sibuk dengan kerjaannya, Arsha udah dewasa ma gapapa kalo dia pulang larut " kata papa Heru.
" Iya sih pa tapi mama khawatir mama udah hubungin Iqbal tapi juga gk di angkat " ucap mama Wina.
Tak beberapa lama suara mobil Arsha memasuki halaman rumah, Arsha terlihat sangat lelah hari ini. Mama Wina langsung menyambut anaknya dengan beberapa pertanyaan " Arsha dari mana saja kamu sayang?? Tidak terjadi apa apakan sama kamu ? " tanya mama Wina.
__ADS_1
" Arsha gapapa kok ma, Arsha cuma kelelahan aja banyak kerjaan dikantor, ohh ya maaf Arsha lupa ngabarin mama soalnya baterai hp Arsha habis dan gak sempat ngecas " jelas Arsha panjang lebar.
" Ya udah gapapa mama tau kok, kamu udah makan atau mau mama siapin makanan " ucap mama Wina.
" Arsha udah makan tadi ma, Arsha capek Arsha kekamar dulu ya mau istirahat " ucap Arsha.
" Ya udah selamat malam sayang " ucap mama Wina sambil mencium kening Arsha.
" Iya ma selamat malam " ucap Arsha. Kemudian Arsha segera naik keatas menuju kamar dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Selesai mandi Arsha langsung merebahkan tubuhnya di kasur dan menuju alam mimpinya.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Mentari pagi telah muncul menandakan waktunya untuk memulai aktivitas, hari ini adalah hari Jumat. Zora sudah bangun dan telah bersiap siap turun kebawah untuk sarapan bersama ayah dan bundanya karena hari ini ayah dan bunda akan pergi ke Singapure menggunakan jet pribadi milik keluarganya. Zora turun kebawah bergabung dengan orangtunya dimeja makan.
" Selamat pagi ayah bunda " sapa Zora.
" Selamat pagi sayang " jawab ayah bunda secara bersamaan.
" Anak bunda cantik banget hari, kemari sayang duduk sebelah bunda " ucap bunda Rini.
" Berarti hari hari sebelumnya Zora gak cantik nih Bun " ucap Zora yang duduk disamping bundanya.
" Cantik kok sayang pokoknya setiap hari anak bunda cantik benget " kata bunda Rini.
" Jadi cuma sayang sama bunda aja nih sama ayah nggak " ucap ayah Hadi.
" Sama ayah juga dong " ucap Zora ganti memeluk ayahnya.
Setelah selesai sarapan Zora pamit berangkat ke sekolah.
" Yah bun Zora berangkat dulu ya, nanti hati hati saat perjalanan ke Singapure nya " ucap Zora.
" Siap sayang ayah sama bunda gak akan lama kok cuma 2 hari setalah itu ayah sama bunda akan segera kembali " ucap ayah Heru.
" Baiklah kalau begitu Zora pergi, assalamualaikum " ucap Zora.
" Waalaikumsalam sayang " jawab ayah bunda bersamaan.
🍃🍃🍃🍃🍃
Sementara Arsha dia sudah berangkat pagi pagi karena harus mampir ke kantor terlebih dahulu. Saat tiba dikantor belum banyak karyawan yang berangkat karena ini masih pagi sekali. Diruagannya sudah ada sekretaris Iqbal yang sudah menunggunya " Bagaimana bal apa semua sudah kau atur " tanya Arsha.
__ADS_1
" Sudah tuan muda semuanya sudah beres kita tinggal berangkat ke Bangkok " jawab sekretaris Iqbal.
" Ok untuk pekerjaan kali ini aku serahkan kepadamu dan jangan lupa pulanglah membawa hasil yang memuaskan " ucap Arsha sambil mengecek dokumen dokumen diatas meja.
" Sesuai yang anda inginkan tuan muda, kalau begitu saya permisi terlebih dahulu karena pesawatnya akan berangkat beberapa jam lagi " ucap sekretaris Iqbal.
" Baiklah berhati hatilah dalam perjalanan mu bal " ucap Arsha.
" Baiklah tuan muda " kata Iqbal kemudian keluar dari rungan Arsha.
Setelah Iqbal keluar tak lama kemudian Arsha juga keluar karena jam sudah menunjukan pukul 07:00 wib sebentar lagi gerbang sekolah akan ditutup. Arsha turun dari ruangannya saat dibawah semua karyawan memberi salam hormat kepadanya. Walaupun Arsha menggunakan seragam sekolah tapi itu tidak mengurangi kewibawaannya.
[Di sekolah]
Arsha sampai disekolah dan dia beruntung karena gerbangnya belum ditutup, walaupun Arsha anak dari pemilik sekolah tapi dia tidak semena mena dia tetap patuh dengan aturan yang berada disekolahanya tersebut. Setelah memakirkan mobil mewahnya Arsha berjalan menuju kekelas karena sebentar lagi bel masuk akan segera berbunyi. Saat berjalan tak sengaja dirinya berpapasan dengan gadis cantik yaitu Zora, Zora yang kaget pun hanya menundukkan kepalanya. Tiba tiba Arsha menghentikan langkahnya.
" Hei tunggu " ucap Arsha kepada Zora yang berjalan didepannya.
Zora berhenti dan menoleh jantungnya tak karuan seperti akan copot dari tempatnya.
" Kakak panggil aku " ucap Zora sambil menunjuk dirinya sendiri.
" Ya kamu siapa lagi " ucap Arsha.
" Ada apa kak " tanya Zora
" Ini gantungan milik mu tadi terjatuh " ucap Arsha sambil menyerah kan gantingan kecil berbentuk doraemon.
" Ohhh te terimakasih kak " ucap Zora seraya menerima gantungan tersebut.
" Sama sama, oiya siapa namamu " tanya Arsha berpura pura padahal dia sudah tahu nama Zora.
" Aku Zora kak " ucap Zora sambil menerima uluran tangan Arsha.
" Aku Arsha, ingat perhatikan barang barangmu jangan sampai terjatuh lagi tanpa sepengetahuanmu " ucap Arsha.
" Baik kak sekali lagi terima kasih " ucap Zora sambil tersenyum manis pada Arsha.
" Ok tidak masalah aku duluan sampai ketemu lagi. bye " ucap Arsha berlalu meninggalkan Zora. Arsha tidak tahu bahwa sebenarnya Zora masih ingin berlama lama bersama Arsha.
Murid murid yang sempat melihat interaksi mereka berdua ada yang memberi tanggapan iri karena bisa ngobrol dengan idola baru tersebut ada juga yang menilai mereka cocok bila menjadi sepasng kekasih. Karena sama sama berparas cantik dan juga tampan. Tapi disudut lain ada sepasang mata yang mengawasi mereka dia adalag Veronika, terbesit rasa kesal dihati Veronika kepada Zora. " Gue akan pastiin Lo gak akan bisa deket deket lagi sama Arsha, bocah bau kencur aja mau lawan gue " gumam Veronika sambil tersenyum miring.
__ADS_1
Bel masuk sudah berbunyi semua murid murid termasuk Zora pun masuk menuju kelas masing masing. Sesampainya didalam kelas Zora langsung mendapat tatapan tajam dari Putri. Zora sudah tau bahwa sahabatnya tersebut sedang ada sesuatu yang ingin dia tanyakan pada Zora.