EasY On ME

EasY On ME
be good


__ADS_3

Mira POV


Sebulan kemudian....


Hari ini gue, Poppy dan Chatrine menjalani hari-hari seperti biasa. Setelah kejadian penangkapan bokap gue, kami mencoba untuk hidup sebagai manusia pada umumnya. Berjalan-jalan, bersenang-senang tanpa harus ada ancaman dan bokap gue yang ngekang kami. Dan sekarang ini kami mencoba untuk lebi baik lagi. Menjadi wanita dan siswi pada umumnya.



Karena kami bertiga udah siswi tingkat akhir dan sebentar lagi kami bakalan lulus dari SMA ini. Dan tentunya kami nggak lulus begitu aja, kami harus ujian dulu pastinya. Dan nggak nyangka aja besok adalah adalah hari terakhir ujian kami.Dulu dari awal masuk sampai kemarin pun kita masih bermalas-malasan, sering tidak mendengarkan penjelasan guru, sering tidak mengerjakan tugas, ulangan asal-asalan. Tapi sekarang kami udah nggak ada Papa yang biayain hidup kami. Jadi kami harus bekerja keras untuk hidup kami kedepannya. Untuk itu kami akan belajar bersungguh-sungguh untuk ujian akhir ini. Dan berharap bisa lanjuti ke universitas yang kami inginkan. Dan tentunya juga setelah itu kami bisa mencari pekerjaan sambil kuliah.



Hari ini kita datang kerumah Key. Karena Key menawarkan kami untuk datang kerumahnya dan belajar disana.



“Haii kakkkk, yeay akhirnya datang juga”. Sambutnya pada kami yang baru datang



“Hehe iya, eh ada lo juga Se”. Ucap gue terkejut



“Iyalah, emang lo aja yang boleh kesini”. Ucap Sean sinis seperti biasa



“Yaudah masuk yuk kak”. Ajak Key



“Oh iya ini udah mau waktunya makan siang. Kakak-kakak sama Sean mau makan apa. Biar nanti Bibi buatin”. Tawar Key pada kami



“Hmmm apa aja deh”. Ucap Chatrine



“Iya, serah aja Key, ntar kita juga makan apapun yang dibuatin sama bibi kok”. Tambah Poppy



“Gue ngikut”. Ucap Sean singkat dan sibuk dengan game diponselnya . Ya, hubungan Key dan Sean tidak buruk setelah kejadian Abangnya Key. Hanya saja Key merasa marah selama beberapa hari dan akhirnya Key juga memaafkan Sean dan kembali berhubungan baik. Seperti teman biasanya dan Key benar-benar orang yang tidak peka, bahwa Sean menyukainya.



“Wah parah gue nggak nemu-nemu jawabannya nih daritadi”. Tiba-tiba Poppy menyerocos



“Soal nomor berapa?”. Tanya gue


__ADS_1


“Hehe masih no 1”. Ucapnya menggaruk-garuk kepalanya



“WHATT, NO 1, SERIUS LO”. Teriak Chatrine



“Jadi lo ngapain aja dari tadi. Mandangin angka hah, udah hampir sejam dan lo nggak gerak juga dari nomor 1 Pooooopppp”. Gue lama-lama geram juga sama nih anak tengil satu



“Makanya ajarin gue dong Mir, Cat. Lo tau ndiri kan gue nggak pernah lulus ujian itung-itungan”. Ucapnya dengan wajah polos, seerasa pengen gue geplak nih si Poppy lama-lama



“Lah lo kira selama ini gue mastenya angka gitu. Kan lo juga tau gue goblok di matematika. Masih aja minta ajarin sama gue. Anjir ya loh”. Ucap gue kesal.



“Ya emang lo goblok sih. Tapi kok lo udah no 3 aja, berarti lo tau dong cara jawab no 1 dan 2”. Ucapnya



“Ya tau lah. Gue belajar. Gue lihat tutorial di Youtube. Emang lo nggak usaha sedikitpun untuk cari jalannya”. Gue memutar bola mata



“Tau tuh, kita tuh kalau nggak tau cari tau. Nah loh malah Cuma mandangin angkanya. Lo pikir angka itu bakal ngomong sama lo gimana caranya. Tolol sih lo”. Tambah Chatrine yang dibarengi gelak tawa Kami dan tentunya kecuali Sean yang hanya sibuk dengan dunianya sendiri yaitu bermain game



Poop kan kerjanya keluar mulu dari lubang pantat. Pantesan otak lo nggak pernah terisi gitu”. Ucap Sean tiba-tiba menghentikan bermain gamenya


“Dih anjirr, kurang ajar bangat lu Anj”. Ucap Poppy yang kesal



“Mana sini gue ajarin lo”. Tawar Sean



“Hahahaha, lo, elo”. Ucap Poppy menunjuk Sean seakan-akn tidak percaya kalau Sean yang akan ngajar Poppy



“Yaiyalah gue. Gue yang nawarin. Kalau lo nggak mau yaudah gue tarik kebaikan gue”.



“Heh mimpi lo ya. Lo itu masih kelas 1. Ya kali lo tau pelajaran kelas 3. Pakai sok-sokan ngajarin gue lagi. Gue aja yang kelas 3 binggung, apalagi lo dodol”. Lagi-lagi Poppy meledek



“Eh beda lah goblok. Lo emang tolol dari lahir dan lo nggak mau belajar. Beda sama gue dulu gue emang bego tapi gue belajar, makanya bisa, aneh ya lo”. Ucap Sean yang terdengar kesal

__ADS_1



“Yaudah iya gue goblok, ajarin makanya”.



“Gaiisss, makan siang dulu yuk. Ngisi perut dulu biar otaknya jug ikut keisi. Nanti aja lanjut belajarnya”. Tiba-tiba Key yang kembali dari dapur memanggil



“YOKKKK”. Teriak kami bersemangat


Begitulah hari itu hari kami penuh dengan tawa. Gue nggak nyangka bisa jadi gini. Gue yang dulu kasar, orang yang seriusan, pembuli,bisa jadi orang yang sekarang bisa bercanda, bisa tertawa, bisa punya teman, ngerasa nggak ada beban setelah keluar dari dunia gelap itu. Ternyata benar kata-kata Kepribadian kita ditentukan dengan siapa kita berteman. Dan itu terbukti, setelah Sherra dan Key masuk ke hidup gue, gue menjadi orang yang lebih bebas. dan gue berharap hidup gue bisa lebih baik lagi kedeepannya dengan mereka disisisi gue. Hah, gue jadi kangen sama Sherra, gimana ya keadaannya. Udah hampir 2 minggu sejak kejadian itu dan kita belum bisa melihat Sherra sedikitpun.


“Sayang,Mami Papi pergi dulu ya”. Tiba-tiba Mami Key datang dari kamarnya



“Berapa lama Mi?”. tanya Key



“Nggak lama kok sayang 3 hari aja. Teman kamu nginep sini kan?”’. Tanya Mami Key



“Iya tante, sekalian juga nemanin Key kan”. Jawab gue malu-malu



“Okey, makasih ya Nak Mira”. Ucap Mami Key tersenyum lalu beranjak pergi



“Gue juga pergi dulu”. Ucap Sean setelah selesai makan



“Lah, kemana lo?”. Tanya gue



“Baru ingat gue ada urusan penting sekarang”. Ucapnya sambi meneguk minumannya



“Key, Thanks banget makanannya, gue pergi dulu”. Sean bergegas keluar



“Lo nggak jadi ajarin gue”. Teriak Poppy



“Next time aja”. Teriak Sean yang sudah berada diruang tamu mengambil barang miliknya

__ADS_1


__ADS_2