EasY On ME

EasY On ME
Confossed


__ADS_3

“WOII LOO," teriak seorang cewe yang tak lain dan tak bukan adalah senior dari kelas 12-E. Almeera Jolicia bersama rekan-rekan sejawatnya Poppy Agatha dan Chatrine Karyl. Saat dia berteriak, semua orang yang berada di lapangan memusatkan pandangannya. Memangnya siapa yang dia teriaki.


“WOII LOO," teriaknya lagi sambil mendekat ke arah Sherra dan Kay.


"Sa-saya Kak?," tanya Sherra.


“Bukan lo Cupu, Tapi LO," ucapnya sambil mengarahkan tangan ke arah Kay.


“Hah saya?," tanya Kay kebingungan dan menatap Sherra sekilas.


“Iya lo, lo kan yang namanya Chailey kelas 10-A?," tanya Poppy.


“I-iya kak, itu saya, ada apa ya kak, saya ada salah apa sama Kakak?," tanya Kay bingung tapi juga ketakutan.

__ADS_1


“OOH, Ternyata lo yang coba ngedeketin Sean, berani banget lo, ngapain lo berduaan sama Sean di lorong kemaren HAH, sebelum itu juga lo peluk-pelukan sama Sean di Lobby sekolah, ngapain lo, kalau nggak coba deketin Sean terus lo mau ngapain, Bi*ch," serang Mira sambil sesekali mendorong bahu Kay.


“Yang kemarin itu kesalahpahaman Kak, itu nggak seperti yang kakak pikiran, sumpah, aku serius kak, kemarin itu aku Cuma nggak sengaja kepeleset terus nabrak Sean dan aku juga nggak sengaja Jatuh dan nimpa Sean kak, terus yang di Lorong itu kami juga Cuma berantem kecil aja kak, nggak ada hubungan apa-apa diantara kami, aku serius kak," sanggah Kay gemetaran sambil terus meyakinkan seniornya yang bernama Mira ini.


“halah, banyak bacor lo. Lo pikir gue bakalan percaya dengan semudah itu sama lo, heh zaman sekarang nggak bakalan ada cewek yang nggak tertarik sama cowok ganteng apalagi yang kaya Sean, bilang aja lo modus, iya kan, ngaku aja lo," bales Mira yang semakin menjadi-jadi mempermalukan Kay didepan orang –orang di sekolahan.


Sherra benar-benar kasihan pada Kay yang disudutkan sama 3 senior mereka, sedangkan Kay hanya sendirian. Memang awalnya Sherra bareng Kay, tapi karena emosi dari senior mereka, Sherra ikut terkena impas, ia didorong sama teman-temannya Kak Mira dan sekarang jaraknya dengan Kay terhalang mereka bertiga. Sherra benar-benar tidak tahan lagi dengan ketiga seniornya dan sangat kasihan kepada Kay.


“Ini siapa lagi nih, eh cupu lo jangan sok jadi pahlawan kesiangan disini deh, mending lo minggir kalau lo nggak mau gue tandai di sekolahan ini," ancamnya pada Sherra.


“Maksud kakak apa ya? Pahlawan kesiangan? Gini ya kak, aku sebagai temannya Kay tentu aku membelanya, nggak mungkin kan aku biarin dia disudutkan sama kakak bertiga. Sedangkan dia nggak salah apa-apa sama kakak," balas Sherra yang semakin kehilangan akal.


"Astaga bagaimana bisa aku seberani ini. Apa ini benar-benar aku. Apakah ini benar-benar Sherra yang pemalu dan pendiam. Ah sudahlah yang penting Kay tidak ketakutan melawan kakak kelas Songong itu sendirian." Batin Sherra.

__ADS_1


“Eh culun berani banget lo sama Gue, lo nggak tau siapa Gue hah, Gue bisa aja ngeluarin lo dari sekolah ini, dasar cewek bego, culun, sadar diri deh lo, Ngaca sana sama penampilan lo, Dasar miskin, Gue pikir anak kaya lo nggak dapat perhatian Orangtua nya ya, HAH sedih banget hidup LO CULUN," ejeknya pada Sherra


"saya emang nggak kenal sama kakak, karena ini pertama kali saya lihat kakak. Tapi, saya pikir kakak udah keterlaluan, saya ngak masalah kalau kalian jelek-jelekin saya, tapi saya nggak terima kalau Kakak menjelekkan Orang Tua saya, emangnya tau apa kakak sama keluarga saya. Oke saya emang cupu, tapi setidaknya saya bukan anak yang hanya mengandalkan kekuatan orangtuanya aja kaya Kakak-kakak ini," balas Sherra emosi karena mereka yang sudah diluar batas.


Bisa-bisanya dia mengatakan aku tidak mendapatkan perhatian orang tua dan APA TADI MISKIN, HAH memangnya dengan aku berpenampilan culun aku adalah orang miskin.


PLAK....PLAK


"Apa yang terjadi barusan, berani sekali dia menamparku dan Kay. Liat saja mereka aku akan melaporkan mereka ke Komisi Disiplin. Atas kasus Kekerasan dan Bullying di sekolah ini. Bagaimana bisa Bougenville High School memiliki Siswi pembully seperti ini." Lagi-lagi Sherra membatin.


“Inget ini, mulai sekarang kalian berdua akan gue tandai dan pastinya kalian akan jadi bahan mainan kita di sekolahan ini," ucapnya sambil menepuk-nepuk pipi Sherra dan Kay.


"Oke, nggak masalah Kak. Ayo kita selesaiin dengan cara masing-masing kalau gitu. Kakak bisa ngandelin orang tua kakak. Dan aku akan mengandalkan keberanian aku," ucap Sherra menantang balik senior-senior sombong ini.

__ADS_1


__ADS_2