Engkaulah Takdir Ku

Engkaulah Takdir Ku
Awalnya


__ADS_3

#Aiyla asma hanifa


Aku adalah warga asing di indonesia. Aku berada disini untuk Menuntut ilmu. Aku memang warga turki, tapi wajahku cenderung ke eropa. Karena ummiku berasal dari negara sofia, bulgaria.


Bulgaria adalah negara yang sangat indah. Aku pernah pergi kesana saat usiaku 3 tahun. Aku adalah putri paling bungsu diseluruh keluarga besarku. Ummi juga anak bungsu dari 3 bersaudara, dan abi adalah anak kedua. Meskipun abi anak kedua, tapi di keluarga besar abiku aku tetaplah anak bungsu dan putri satu satu nya. Aku anak kedua dari dua bersaudara, kakakku pun cowok, sepupuku cowok semua karena itulah aku disebut cucu kesayangan oma dan opa dari keluarga ummi dan abi.


Sudah hampir 12 tahun berada di indonesia. Sudah menyelesaikan S1 ku di jakarta. Setelah aku lulus, Aku dilamar oleh Kakak kelasku. Aku menerima lamarannya, keluarga besarku pun menyetujuinya.


Awalnya pernikahanku baik-baik saja. Setelah empat bulan menikah sifatnya mulai berubah. Ia menjadi kasar padaku dan juga ia selalu pulang malam kadang, ia tidak pulang sama sekali hingga tiga hari dengan alasan perjalanan bisnis.


"Fa, saya gak pulang lagi sampe tiga hari" kata suamiku "ada bisnis di luar kota"lanjutnya


"Lah!, kak bukannya kemaren baru aja kakak pulang dari luar kota? Kok sekarang keluar kota lagi kak? " tanyaku


"Udah gak usah banyak tanya. Orang kakak kerja juga buat kamu. Kan yang penting kakak sering ngasih kmu uang bulanan kan?! "Ucapnya sambil membentakku


"Tapi kak, nafkah itu bukan hanya harta bukan hanya nafkah secara lahir, tapi juga batin kak"ucapku sambil menahan air mata

__ADS_1


"Udah lah gak usah banyak bacot! " Bentaknya sambil pergi


Akupun terduduk dan menangis. "Ya allah, kenapa kak rizky jadi berubah. Kenapa dia sering membentakki ku? Aku selalu melakukan apa yang ia minta, tapi kenapa ia jadi seperti ini padaku, ya allah... " ucapku sambil menangis.


Gk aku harus kuat, aku pasti kuat melewati cobaan ini' batinku


Setelah lamaku menangis akupun tertidur, hingga tak terasa waktu dzuhur pun tiba,


Allahu akbar... Allahu akbar


Allahu akbar... Allahu akbar


Usai sholat dan ngaji aku langsung bersiap-siap.


'Daripada sendiri mendingan aku ngajak kakak ipar aja' batinku. Aku langsung meluncur ke pesantren tempat kakakku tinggal bersama kakak ipar.


Saat aku baru sampai, banyak santriwati yang mendekatiku,

__ADS_1


"Assalamu'alaikum, ustadzah "semua santriwati yang mendekatiku langsung salam padaku, "Wa'alaikum salam" jawabku sambil tersenyum pada mereka. "Ustadzah, kok jarang liat sih jadinya?" tanya salah satu santriwati padaku, "gak papa kok, ustadzah cuman lagi sibuk aja"jawabku sambil terus tersenyum, "ustadzah, kita kangen tau ustadzah" ucap sinta. Sinta adalah santriwati yang paling dekat denganku. "Sama ustadzah juga kangeenn.... Banget sama kalian"ucapku sambil memeluk mereka semua. "Oh ya, ummi ada? "Tanyaku sambil melepas pelukan mereka "ummi ada ustadzah, tadi baru aja selesai ngajar" jawab santriwati yang lainnya dengan sopan, "yaudah ustadzah ke ummi dulu ya" ucapku "iya ustadzah " jawab santriwati dengan kompak, "Assalamu'alaikum " salamku sambil pergi kerumah kakak dan kakak ipar.


Tok... Tok.. Tok...


"Assalamu'alaikum, kapar (kapar: panggilanku pada kakak iparku) "salamku sambil mengetuk pintu


"Wa'alaikum salam"terdengar jawaban dari dalam


"Eh adek, ayo masuk"ajak kak nisa


"Gak usah kak, aku kesini cuman mau ngajak kakak pergi, buat beli keperluan rumah kak" ajakku


"Ouh yaudah, bentar kakak izin dulu" balasnya


"Siap kapar! "


"Ayok! Kakak udah diizinin"ucapnya

__ADS_1


"Siap kak! " ucapku dengan semangat yang membara. Akupun pergi ke mall bersama kak nisa.


__ADS_2