Engkaulah Takdir Ku

Engkaulah Takdir Ku
Bab 7


__ADS_3

mendengar ucapan dari Leon membuat Bian terkejut apa iya dia miririp sepertiku dalam pikiran Bian jika emng iya berarti anak kecil Bersama adlah anak Bian pantas saja Bian merasa hal aneh pas melihat anak itu


'' Leo jika ucapan mu benar maka sudah menjadi ayah '' kata bian dengan tersenyum


'' iya tuan tapi saya rasa nona julia tidak ingin memberitahu anda maknya tadi dia begitu terburu buru untuk pergi '' kata Leo, Bian juga berpikir hal yang sama sungguh keterlaluan Julia memisahkan dia dengan anaknya.


'' Leo kamua cari semua tentang Julia aku mau membuktikannya jika memang Kian adalah anak kku maka mau tidak mau Julia harus menjadi istriku '' kata Bian,


'' baik tuan saya akan menyelidiki dan melakukan tes DNA  tuan '' kata leo leo pamit dan pergi keluar untuk melakukan penyelidiakan , dan bian tenggelam dalam pikirannya dia tidak menyangka gadis yang dia cintai mengandung anaknya itu membuat Bian sangat bahagia  tapi bagaimana dengan masalah itu dan hal ini membuat Bian prustasi.

__ADS_1


ditempat lain Ana merasa khawatir dia yakian Bian menyadari bahwa itu adalah Ana, Ana sangat panik dia bingun harus bagaima, jadi Ana memustuskan untuk menelpon kakak nya juan disitu Ana menjelaskan semuanya bagaimna tadi ketemu Bian, juan yang tau adikknya panik kahwatir menyuruh Ana untuk tidur besok dia akan kesana dan membatu jalan keluar dari masalah Ana , Ana pun mencoba untuk tidur .


Kebesokkan paginya Ana tidak membiarkan Kian sekolah dengan alasan bawa Juan akan datang Kian hanya mengiyakan Ana juga gak masuk kerja dan urusan pekerjaan dibawah kerumah, Ana dikasih kabar bahwa kaknya akan datang siang ini saat ini Ana sedang membaca berkas yang harus diurusi tak terasa siang sudah tiba dan kakanya juan telah datang Ana menyambut dengan memeluknya habis itu Juan memeluk keponakanya


'' keponakan om yang danteng gimana kabarnya '' kata juan dengan mengendong  Kian sambil jalan keruang tamu


'' kabarku baik om '' kata kian habis itu mencium pipi Juan dan itu membuat Ana tersenyum


'' wahh Kian momy memasak makan yang enak untuk om dan ini khusus om jadi Kian tidak boleh Makan '' kata juan menggoda Kian dan itu membuat Kian cemburut dan mau menagis

__ADS_1


'' om jahat  kan ini dimasak ama momy ku jadi om  tidak boleh mamkan '' kata Kian dan itu membuat kami tertawa


'' Kian lupa ya bahwa momy Kian adalah adik om jadi om berhak dan makanan ini kan dimasak buat om '' kata Juan tidak mau mengalah Ana hanya bisa menggeleng kan kepala melihat perdebatan mereka karena sudah terbiasa pasti aja ada perdebatan antara mereka berdua


'' sudah lah kak mengalah ama putraku '' kata Ana membela Kian dan itu membuat Kian sangat senang karena momy nya membela nya


'' Ana kamu tidak boleh memihak begitu dong '' kata Juan kesal apa lagi kian mengejek paman nya


'' Kian tidak boleh begitu harus sopan kepaman '' kata Ana menegor putranya dan sekaran Kembali Juan yang mengejek Kian, Ana yang melihat hanya bisa tersenyum didal pikirannya andai adegan ini adalah adegan Bian dan KIan tak terasa ada air mata yang menetes Ana buru buru menhapus air matanya sebelum disadari yang lain namun hal itu didasari oleh Juan namun Juan memilih diam karena dia paham

__ADS_1


'' sudah sudah berdebatnya para pria tampan ayok kita makan '' kata Ana dan akhirnya mereka mkan dengan mendengar cerita Kian tentang Rion hal itu membuat Juan merasa kasihan dengan Rion dan geram kepada baby sitter itu  setelah makan semuanya istirahat masalah yang di khawatirkan Ana akan di bahas nanti Malam


__ADS_2