Engkaulah Takdir Ku

Engkaulah Takdir Ku
bab 12


__ADS_3

acara selesai dengan lancar Ana lansung mencari putranya dengan terburu terburu ana takut anaknya di ambil ama Bian setelah mencari ternyata mereka ada ditaman belakang di tempat bermain anak anak


'' Kian mommy mencari mu '' kata Ana sambil menhampiri mereka


'' mommy aku bersama dady '' kata Kian


Ana menatap Bian dengan tajam  karena tampa seijin nya dia memberitahu Kian bahwa dia ayah kandung nya Ana sangat geram ke Bian dan ingin menghajarnya Ana memanggil karin buat ngajak Kian pergi kekamar yang dia tempati acra ini akan berlanjut di malam harinya . setelah Kian pergi ANa menatap Bian begitu tajam


'' kenapa kau menatap ku dengan begitu '' kata BIan


'' kau kau kenapa mengatakan kepada Kian tampa seijinku " kata Ana dengan marah

__ADS_1


'' buat apa aku perlu izin mu Juliana Kian adalah putraku dan itu faktanya jadi aku tidak perlu izin mu buat memberitahu bahwa aku adalah daddy nya '' kata BIan dengan enteng


'' tidak bisa gitu tuan Bian kau seharus memberitahukan dulu sebelumnya seharusnya aku yang menjelaskan kepada Kian '' kata Ana tetap tidak terima


'' Juliana aku tau kamu seperti apa kamu tidak akan memberitahukan Kian kalau aku adalah ayah kandungnya '' kata Bian


''kenapa kamu harus peduli Bian tidak bisakah kau tidak pedulikan kami anggap kita gak bertemu pergilah Bian jangan pernah hadir lagi '' kata Ana .


'' JULIANA kau pikir aku lelaki yang kejam yang bisa mengabaikan putranya dan sebenarnya yang kejam adalah kamu Juliana kau memisahkan antara ayah dan anak apakah kau tidak pernah gimana perasan putra kita Ana gimana perasaannya saat melihat keluarga yang lengkap apakah kamu tidak mengerti kesedihannya Juliana'' kata Bian


Ana hanya menangis mendengar perkataan Bian ia tahu bahwa putranya sedih dan iri ketika melihat keluarga temannya yang lengkap tapi ego Ana memang membuat Ana tidak mengizinkan Kian bertemu Bian. Bian pergi dari sana kemarahan nya Ana masih menangis sebenarnya Bian ingin memeluk ibu dari putranya ini tapi amarahnya masih membara jadi Bian pergi dari sana

__ADS_1


setelah mendngar ucapan BIan Ana mulai ragu dengan rencana nya malam ini tapi ketika mengingat masalalu dia menekat untuk tetap melakukan untuk pergi tapi saat ini Ana memutuskan akan menanyakan putranya dia ingin bersama mommy atau dady nya .


setelah itu Ana pergi kekamarnya dengan membawa minuman boba kesukaan putranya di sepanjang jalan dia menyadari bahwa anak Bian mengawasi dirinya seperti Bian sudah menebak apa yang di rencanakan Ana. Ana sampai didepan kamarnya dia masuk dan melihat putranya sedang tertidur dengan pulas dia mengusap kepala Kian dengan lembut


'' Kian maafkan mommy selama ini telah memisahkan kamu dengan daddy, maafkan mommy ya sayang tugas mommy belum selesai tapi tidak tega jika memisahkan kamu dengan daddy mu nak '' kata ANa sambil menangis


'' Kian jika mami pergi kamu jangan sedih ya nak mommy pergi sebentar anggap saja kau sedang berlibur berdua dengan daddy tampa mommy '' kata Ana melanjut katanya katanya


'' nak mommy sangat sayang pada mu tapi mommy gak mau egois jika kamu ikut mommy sekarang hidupmu akan menderita '' kata Ana  tampa terasa Ana jatuh tertidur tampa ANa sadari bahwah KIan sudah terbngun dan mendengar perkataan mommynya dia mengerti bahwa mommy akan meninggalkannya mommy akan menyerahkan kepada daddy nya Kian menangis sambil memeluk Mommy aku ingin ikut dengan mommy tapi aku tau jika aku ikut pikiran mommy akan terbagi dan tidak fokus untuk menyelesaikan permasalahan yang menjadi beban mommy selama ini yang menhalangi mommy bersama daddy


'' Aku sayang mommy aku berjanji akan selalu menjadi Anak baik sampai mommy datang dan bersama Kian dan daddy '' kata Kian

__ADS_1


__ADS_2