
" hallo Kian " suara Ana dari telpon tersebut
" halo kian oh kian " kata Ana lagi tiba tiba terdengar suara tembakan yang begitu nyaring semua terkejut
" sayang nanti mommy call lagi ya mommy ada urusan yang harus di selesai kan " kata Ana mematikan telpon
setelah mematikan telponnya Kian baru tersadar dan semua nya hanya diam mereka menebak menebak apa yang dilakukan Ana
" sial Ana sedang apa kenapa ada suara baku tembak " kata Juan
" Kian apa yang dilakukan mommy mu selama ini nak " kata opa Dion
" aku tidak bisa memberi tahu kalian " kata Kian masih khawatir keadaan Ana
" Leo kamu lacak keberadaan Ana melalui panggilan tadi " kata Bian tapisaati di minta HP nya Kian tak mau memberikan nya dia tetap gak mau mberikan hpnya malah Kian kabur dan lari ke kamar nya
" sial " kata Bian
" kalian tenang dulu kita coba bujuk Kian lagi " kata oma juona oma menhampiri kamar Kian fan mengetuk pintu nya namun tidak ada jawaban dari Kian
__ADS_1
Tok tok tok
" sayang cucunya Oma berikan HP mu dulu sayang biar daddy dan om Juan bisa ngebantu mommy " kata Oma Joa namain tidak ada jawaban
" sayang daddy janji gak akan marahin mommy daddy hanya Khawatir keadaan mommy sayang " kata Bian menyusul tidak ada jawaban setelah semuanya mencoba membujyk Kian namun Kian tidak menjawab Bian berfikir anak nya tidak khawatir kepada ibunya tapi Bian tidak ingin memaksa setelah 30 menit Tiba tiba Kian keluar dan berlari kebawah mencari seseorang yaitu sorang pengawal pribadinya
" tante Ocha cepat kemari " kata Kian berteriak mereka heran kenapa Kian memanggil Ocha semua diam memperhatikan dia terus memanggi Ocha sambil menangis yang melihat putranya menangis menhampiri putranya
" sayang jangan mengis '' kata oma juona
'' iya tuan muda ada apa '' kata ocha lari kedalam mendengar kabar tuan muda nya memanggil dirinya sambil menangis
'' tuan muda tenang dulu nyonya muda baik baik saja '' kata ocha
'' tidak kau berbohong tadi aku mendengar suara tembakan '' kata Kian
'' tuan muda saya tidak berbohong '' kata ocha yang sebenarnya berbohong karena dia menerima kabar bahwa nyonya tertembak dan sekarang di rumah sakit dan sedang kritis, Kian merupakan anak yang pintar ia tau pengawalnya berbohong terpaksa Kian langsung bersujud dikaki ocha
'' tuan muda jangan begini '' kata ocha
__ADS_1
'' aku mohon temukan aku dengan mommy tante '' kata Kian melihat Kian yang memohon sambil bersujud di kaki Ocha
'' tuan muda jangan begini tante hanya menuruti kata nyonya muda tunggu lah ulang tahun mu nyonya pasti datang seperti di harti ulang tahun mu '' kata ocha
'' tidak aku mau melihat mommy sekarang tante aku mohon '' kata kian sambil menangis . Bian melihat putranya menangis lansung mencekik ocha
'' kau begitu keras kepala Ocha dan tetap tak ingin memberitahukannya '' kata bian mencekik
'' huk huk huk tu an '' kata ocha . KIan melihat daddy mencekik ocha memohon melepaskannya
'' kau lihat dia seorang anak yang mengkhawatirkan ibunya dan kamu masih keras kepala kamu tidak lihat seorang ibu yang menangis memikirnya anaknya dan aku akhh '' kata bian melepas ocha dan memluk anaknya '' kata Bian
melihat itu semua Ocha tidak bisa untuk tidak memberitahunya ia memutuskan mmemebritahu setelah nafas normal dia bangus dan menatap semuanya
'' maaf kan saya tuan muda saya akan memeberitahu saat ini nyonya berada di rumah sakit dan dalam kritis karena tertembak saya merahasiakannya karena itu perintah nyonya '' kat ocha
'' daddy mommy ayok kesana '' kata Kian
'' cepat siapkan mobil Leo '' tampa basa basi dan mengendong putranya yangterus menangis menuju rumah sakit dan di susul yang lainnya
__ADS_1