Engkaulah Takdir Ku

Engkaulah Takdir Ku
bab 16


__ADS_3

setelah kepergian Ana Kian hidup bersama daddy nya Bian keluarga Bian bingun terutama mamanya kenapa membawa Kian yang nobatenya merupakan teman dari cucunya sehingga Bian menjelaskan bahwa Kian merupakan anakny bersama Ana hal itu membuat orang tua Bian kaget ternyata orang yang membunuh putrinya melahirkan cucu untuknya entah mama Bian bingun harus bagaimana karena Bian tau mamanya masih syok bian memilih untuk pulang ke negara A  bian merawat putranya dengan kasih sayang saat ini Bian sedang duduk diruang makan menunggu Kian bersemangat sekali


'' selamat pagi daddy '' kata Kian


'' selamat pagi juga  anak daddy sini peluk dady sayang '' kata Bian sambil merentangkan tangan dan Kian


Bian membawa kursi yang dekat  untuk diduduki oleh temannya


'' soon kamu hari ini kamu masuk kesekolah yang baru '' kata Bian


'' serius deddy berarti aku akan menemukan teman yang banyak'' kata Kian


'' hahaha iya sayang asal kamu tetap harus rajin belajar ya '' kata Bian

__ADS_1


'' oke daddy '' kata Kian mereka pun lanjut makan dan habis itu mengantar Kian kesekolah. diluar sudah ada Leomereka pun berangkat kesekolah Kian setelah mengantar, sifat asli bian keluar selama perjalan diam


'' bagaimana penyarian Ana ada petunjuk ''  kata Bian


'' belum ada tuan nona Ana terakhir kali di lihat bendara kota B setelah itu nona Ana menghilang tampa jejak '' kat leo


'' ck ck dimana gadis itu '' kata Bian


Bian vop


'' Tuan jam 9 rapat dengan bagian devinisi pemasaran jam 12 menjeput Tuan muda Kian dan lanjutnya rapat Dengan bagian keuangan setelah itu tidak ada Tuan '' kata Leo


'' baiklah leo'' kata ku

__ADS_1


'' ini Tuan ada yang harus di tanda tanganani '' kata Leo


'' baiklah taruh saja di meja persiapkan untuk rapat '' kata ku


'' baik Tuan saya akan mempersiapkannya rapat saya akan datanglagi jika rapat di mulai '' kata leo


leo pun keluar dari ruangan ku aku melihat hp ku aku melihat senyum nya walpeper tetap foto dia sam[pai saat ini aku masih yakin bukan Ana membunuh saudari nya tapi mau giman bukti ada di sana gak terasa waktu rapat sudah di mulai aku mengikuti rapat seperti biasa ada kesalahan akan lansung ku marahin rapat berjalan secara alot sampai jam setengah 12 aku tutup rapat dan lankut menjemput putraku walau aku telat menjeputnya leo beberapakali minta maaf atas kelalaiannya aku menjawab tidak apa  akhirnya sampai di sekolah aku melihat putraku datang dan memelukku


'' maafkan daddy sayang karena telat menjemput mu '' kata ku


'' tidak apa daddy '' kata Kian begitu pengertiannya putranya  entah apa yang diajarkan oleh Ana kepada Kian sehingga begitu pengertian


'' daddy aku lapar aku ingin makan ayam  '' kata Kian

__ADS_1


'' baik sayang kita cari makan dulu ''kata ku kami bercanda di mobil aku berusaha dia betah denganku.


__ADS_2