Engkaulah Takdir Ku

Engkaulah Takdir Ku
Bab 8


__ADS_3

malam pun tiba di ruang kerja Ana sudah berkumpul tante Fria dan om Bram beserta Juan disitu m,ereka berdiskusi karena dari laporan ada orang yang mencari tau Kian di sekolah laporan itu diberitahu oleh guru Kian mereka mengaku bahwa anak buah dari ayah Kian dan itu tambah membuat Ana tamba khawatir


'' bagaimana ini dia sepertinya udah tau aku takut dia mengambil Kian '' kata Ana sambi menangis tante Fria yang melihat Ana menangis mencoba menenangi Ana


'' tenang Ana kita akan mencari jalan keluarnya '' kata tante Fria


'' iya Ana saat ini kamu harus tenang '' kata om Bram


'' apa aku pergi dan pindah ke negara lain'' kata Ana, mendengar ucapan Ana hanya terdiam


'' Ana sebenarnya kaka tidak setuju kamu lari lagi '' kata Juan sambil menatap Ana dan hal itu di iykan oleh om dan tantenya

__ADS_1


'' kamu mau sampai menhindari dari masalah ini terus menerus kaka yakin Bian pasti sudah mencari keberdaanmu '' kata juan lagi karena sebenarnya Juan adalah sahabat dari Bian , Ana tidak tau kakanya sahabat Bian dan Bian sendiri tidak tau bahwa Juan adalah kakak Ana


'' betul nak mau sampai begini terus udah 8 tahun '' kata seorang pria masuk yaitu ayah nya dan bundanya yang baru datang


''ayah bunda kenapa kalian disini '' kata Ana


'' bunda ayah datang kesini memang khusus datang untukmu '' kata bunda Juana


''tapi ayah nanti Bian akan mengambil Kian dari ku '' kata Ana


'' ayah tidak tau Bian sangat membenciku '' kata Ana dengan sendu, entah maslah apa semua orang menyuruh Ana untuk menhadapi Bian tapi Ana tiidak mau masih ada rasa takut yang dirasakan pembicaraan menjadi arah perdebatan akhirnya tuan dion menyuirh bubar dan menyuruh Ana untuk berpikir. namun Ana tidak bisa tidur dia putuskan untuk pergi dan tampa memberitahu kan keluarganya

__ADS_1


'' momy akan selalu besama mu  nak '' kata Ana sambil mencium kening Kian, setelah mengucap itu Ana tertidur sambil memeluk putranya .


kebesokkannya Ana seperti biasa Ana meminta iji kepada guru Kian bahwa Kian tiak masuk hari ini dengan alasan bahwa adaurusan keluarga , Ana menyiapkan berkas dan semuanya secara diam diam  agar tidak ketahui oleh keluarganya bahwa dia memilih kabur kakaknya pulang kembali tadi karena perusahaan tidak bisa ditinggal sedang ayah ibu Ana sedang mengajak Kian  jalan jlan karena itu dia dapat membahs ini sedikit beban dan mengatakan juga bahwa ingin kabur namun tiba tiba ada suara hp Ana berdering dan ada yang menelpon tidak dikenal namun Ana tetap mengankat


'' ini siapa '' kata ana dingin


'' ini aku JUlia atau aku harus panggil kamu Ana '' kata suara penelpon yang ternyata Bian dan itu membuat  Ana ingin mematikan teponnya


'' jangfgan berani kau mematikan telpon ini '' kata Bian seperti apa yang akan dilakukan Ana , Ana tidak jadi mematikannya


'' apa mau mu '' kata Ana seperti marah

__ADS_1


'' Aku bukanya kamu sudah tau yang ku inginkan Ana '' kata bian


'' aku tidak tau dan tidak peduli '' kata Ana mematikan telpon dia sangat kesal kenapa Bian bisa mendapatkan No nya, hal itu membuat Ana sangat takut ia diharus pergi atau putrnya akan di ambil oleh Bian


__ADS_2