
Membunuh atau mengakhiri diri sendiri merupakan dosa yang tak terampuni. Dan sebagai hukuman atas perbuatannya, Yang Zi tidak bisa bereinkarnasi begitu saja. Dia harus menjalani hukuman dari langit.
Untung saja, hukumannya kali ini tidak terlalu sulit. Yang Zi hanya harus membebaskan dirinya dengan mengabdi di tempat tinggal Dewa Langit Bai Ming.
Dewa tua itu tidak akan pilih kasih meskipun dia menghadapi anak dari muridnya.
"Sampai kapan aku harus mengabdi di tebing ini, Dewa Langit?" protes keras Yang Zi karena Dewa Bai Ming menjadikannya sebagai sosok penjaga tebing di istana takdir ini.
"Kau gadis tengik, anak nakal. Siapa yang menyuruhmu bunuh diri? Jadi, nikmati hukumanmu!"
Yang Zi menjalani hukuman sebagai pohon oak di tebing istana takdir. Dia harus memikirkan kesalahannya sebelum terlahir kembali.
**
Selama bertahun-tahun, Yang Zi telah hidup demi makhluk lain. Tugasnya hampir usai. Dan Dewa Bai Ming mendatangi dirinya.
"Anak nakal, waktumu telah usai." ucapnya dengan menghentakkan kaki di tanah tempat Yang Zi tumbuh.
Gadis itu tersentak dan membuka matanya, "Apa aku telah terbebas dari hukuman?"
"Iya. Namun, ujianmu untuk kembali ke wujud Dewi harus melewati beberapa tahapan lagi."
Tubuh kayu Oak itu lemas seketika. Dia tidak menyangka jika akibat dari perbuatannya akan berimbas hingga seperti ini.
Padahal Yang Zi sudah merasa girang karena masa hukumannya telah berakhir. Selain itu, selama dihukum di tempat Dewa Bai Ming, Long Ye Tian juga tidak bisa menemukan dirinya dalam bentuk baru yakni pohon oak.
"Apa ada lagi?" tanya gadis itu dengan rasa ingin tahu lebih tinggi.
"Kau harus diturunkan ke tingkat rendah, yakni menjadi mahluk fana di bawah langit."
Sekonyong-konyongnya, Yang Zi keberatan. Selama ini dia tidak pernah memimpikan hidup di alam manusia. Jangankan berniat, memikirkannya saja dia tidak ingin sama sekali.
"Apa? Yang Mulia keterlaluan."
"Kaisar telah menjatuhkan hukum padamu, dan aku telah menyampaikan padamu. Kau akan melewati 9 ujian, 9 cobaan dan 9 kesengsaraan di dunia fana."
"Yang benar saja! Dewa Bai Ming. Bukankah kau telah menganggap aku sebagai cucumu sendiri. Aku ini putri kerajaan Yang."
Demi melakukan apapun, Dewa Bai Ming tidak bisa melawan takdir langit yang telah dijatuhkan oleh Kaisar.
__ADS_1
Sehingga, Dewa berambut putih itu harus tegas dan tega meskipun Yang Zi adalah putri dari dua orang muridnya.
"Baiklah! Tapi aku punya satu permintaan." Yang Zi bernegosiasi dengan Dewa Bai Ming.
"Apa itu?"
"Selama menjalani masa hukuman di dunia fana, berjanjilah agar tidak mempertemukanku dengan Long Ye Tian."
Dewa Bai Ming menelan ludah dengan kasar, dia ingat sehari setelah dia menerima kedatangan Yang Zi dan mengubahnya menjadi pohon oak, Long Ye Tian mendatangi dirinya dan hampir membumi hanguskan istana takdirnya.
"Kenapa kau senang sekali memberi masalah untukku, Gadis bodoh? Suamimu itu hampir menghancurkan istanaku."
"Ah itu hal yang mudah bagimu, Dewa Bai Ming tulislah takdirku agar tidak bertemu dengannya lagi."
"Bagaimana bisa? Jika di dunia fana kau tidak bertemu dengannya, lalu setelah kau lulus ujian dan mendapatkan wujud sempurnamu, kau juga akan bertemu dengannya di sini."
"Aku tidak peduli, aku tidak sudi bertemu dengannya."
Luka hati itu belum terkikis juga. Meskipun bertahun-tahun berada di istana takdir ini, Yang Zi masih menyimpan luka yang terukir di hatinya.
Dia ingat, dengan wajah santainya Long Ye Tian mengatakan tidak pernah menerimanya selama ini.
Yang Zi sangat keras kepala, bahkan di kehidupan selanjutnya pun Yang Zi bersumpah tidak akan pernah bertemu dengan Long Ye Tian.
"Ba-baiklah."
**
Setelah berdebat dengan panjang, akhirnya Dewa Bai Ming menuruti Yang Zi dengan menulis takdir untuk wanita itu. Atas kemurahan hati Dewa Bai Ming juga, akhirnya Yang Zi bersedia turun ke dunia fana dan melepaskan status dewinya untuk menjalani kehidupan yang sengsara.
Namun, siapa sangka. Long Ye Tian mengetahui hukum tentang Yang Zi.
Dengan wajah merah padam menahan amarah, raja roh itu mendatangi istana Dewa Bai Ming.
Pria itu menghancurkan apa saja yang menghentikan langkahnya menemui salah satu Dewa tetua di istana langit ini.
"Dewa Bai Ming, keluarlah! jika tidak, aku akan menghancurkanmu dan istana ini." ancam Long Ye Tian.
"Tu-tunggu sebentar! Anak muda kau tidak sabaran sekali."
__ADS_1
"Diam kau tua bangka, jadi selama ini kau mempermainkan aku? Kau berkata jika istriku telah terlahir di dunia fana. Tapi dia di sini dan kau mempermainkan aku." Long Ye Tian menyerang Dewa Bai Ming. Pria itu juga menyengkeram leher Dewa tua itu.
"Ampun, semua itu karena permintaannya. Dia tidak ingin bertemu denganmu."
"Kenapa? Kenapa tidak ingin? Aku suaminya!"
"Kau tanyakan saja padanya!"
Long Ye Tian melunak, dia juga masih memiliki urusan dengan Dewa ini. Sehingga Ye Tian tidak akan menyakiti Dewa Bai Ming.
"Katakan di mana dia sekarang? Bawa aku bertemu dengannya! Jangan kau jadikan istriku menderita di dunia."
"Tenang saja, aku sudah menuliskan 8 kehidupannya di dunia. Dia hanya perlu bersabar dan ikhlas menerima takdir. Jika kau terus seperti ini, Yang Zi tidak akan menyelesaikan ujiannya."
"Aku akan membantunya, di mana dia?"
Dewa Bai Ming mengatakan jika ke delapan kehidupan Yang Zi. Gadis itu terlahir kembali menjadi seekor kupu-kupu, kelinci lalu anak penjual arak bahkan menjadi bunga Soga.
"Kau keterlaluan! Bisa-bisanya kau menulis takdir buruk padanya."
Dewa Bai Ming harus menuruti keinginan Yangzi, sehingga dia tidak menulis takdir yang bisa membuat wanita itu bertemu dengan Long Ye Tian.
"Bukankah dia akan menjalani 9 kehidupan? Kau baru menulis kehidupan ke delapan. Jadi tulislah agar aku bisa bertemu dengannya!"
Dewa tua itu ketakutan dengan ancaman anak muda di depannya. "Baiklah, tapi kau berjanji tidak akan menghancurkan istanaku ini."
"Baiklah,"
Dewa Bai Ming pun menulis nasib kehidupan ke sembilan Yang Zi. Untuk bertemu dengan istrinya, Long Ye Tian harus menunggu sekitar 600-700 tahun lamanya.
Meskipun berat, pria itu akan setia menunggu sampai waktu itu tiba. Dan pria arogan itu kembali ke kediamannya dan bersiap melakukan pertapaan di sekitar taman Qi tempat yang digemari oleh istrinya.
Long Ye Tian akan menyempurnakan seluruh energi langitnya dengan mengasingkan diri. Selama itu pula, hanya Miauw er yang menemani karena raja roh itu melarang siapapun mendekati dirinya selain hewan peliharaan Yang Zi.
"Mari kita tunggu ibumu di sini, hingga waktu tiba. Aku akan mengajakmu menemui ibumu, Nak!"
Hewan itu seolah mengerti perkataan Long Ye Tian.
"Istriku, tunggu aku!"
__ADS_1
**