Eternal Regret 2

Eternal Regret 2
Bab 2


__ADS_3

"Hei jangan lari, Kau!" Seorang wanita muda dengan hanfu berwarna salem sedang berlari mengejar dua orang pemuda di jalanan kota Jianghu.


Kondisi kota yang ramai menyulitkan gadis itu untuk menangkap dua pemuda tadi.


Tidak kekurangan akal, wanita muda itu meneriaki mereka, "Tolong siapapun yang di depan, tolong tangkap mereka!"


Bukan berhenti, kedua pemuda itu malah semakin berlari dengan kencang. Mereka menambah kecepatan lari agar Ye Yuanshi tidak bisa mengejar keduanya.


"Aku tidak menyangka jika anak pemilik rumah judi itu akan mengejar kita, kakak ipar." Salah satu pemuda itu berbisik pada temannya sambil berlari.


"Ayo cepat, jangan sampai dia mendapatkan kita!"


Pengejaran Ye Yuanshi hingga berada di depan sebuah rumah penyedia layanan hiburan. Lebih tepatnya rumah bor dil.


Melihat wanita muda itu terus mengejar mekar berdua, dua pria muda yang masih memiliki hubungan kekerabatan itu terpaksa masuk untuk mencari tempat perlindungan.


Tanpa basa-basi Ye Yuanshi yang notabene gadis pemberani seger menyusul masuk tanpa memikirkan apapun dan bagaimanapun risikonya.


Ye Yuanshi celingukan ke sana ke mari mencari sosok dua orang yang telah berhutang di rumah judi milik ayahnya.


"Sial! Jika sampai dapat, aku akan mematahkan leher dua orang itu."


Anak dari pemilik rumah judi itu terus dan terus mencari batang hidung pengunjung yang tidak mau membayar hutang judi itu.


Bahkan, Ye Yuanshi mendatangi satu persatu ruangan kencan di rumah hiburan yang dia datangi siang itu.


Cacian, makian serta umpatan diterima Yuanshi karena dengan lancang masuk ke ruang penting.


Selain itu, Yuanshi juga mendapatkan ancaman akan dikeroyok oleh penjaga rumah hiburan itu.


Akhirnya, dengan berat hati Ye Yuanshi berjalan gontai meninggalkan ruang VIP.


Namun, ada kecurigaan besar di hati wanita muda itu. Ye Yuanshi memberanikan diri menerobos masuk karena dia mendengar suara lirih dari salah satu ruangan VIP yang hendak dia tinggalkan.


Bruk ... Ye Yuanshi membuka paksa ruangan itu dan menelusuri setiap jengkal tempat yang menyediakan hiburan belaian wanita cantik itu.


Namun ... Hening. Ye Yuanshi tidak menemuka apa-apa.

__ADS_1


Tidak berniat pulang dengan tangan hampa, Ye Yuanshi memberanikan diri masuk ke tempat mandi di dalam ruangan VIP itu.


Namun, siapa sangka ketika wanita muda itu mendobrak pintu, sontak sosok dengan tangan kokoh refleks menarik tubuh Ye Yuanshi hingga masuk ke dalam bak untuk berendam itu.


Suara ceburan tubuh Ye Yuanshi menggema di seluruh ruangan.


Buru-buru Ye Yuanshi menaikan tubuhnya ke permukaan bak agar dia tidak tenggelam karena kehabisan nafas.


Tetapi ... Apa yang terjadi?


Sosok yang menceburkan Ye Yuanshi tadi berdiri tepat di bibir bak dengan tubuh te lan jang di bagian atasnya.


Keduanya tampak kaget. Baik sosok tinggi dan kekar itu juga tidak menyangka dengan hadirnya wanita yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan yang telah dia pesan.


Begitupun dengan Ye Yuanshi, melihat tubuh berotot di depan matanya, Ye Yuanshi menutup kedua matanya dengan telapak tangan.


"Yang Zi?" sosok pria itu bergumam lirih menyebut nama wanita yang dia cari selama ini.


"Du-dui bu qi," Ye Yuanshi meminta maaf kepada pemilik tubuh ideal di depannya.


Masih dengan kedua mata yang tertutup, Ye Yuanshi membungkuk di dalam bak mandi.


"Aku menemukanmu, Zi zi!"


Segera saja pria yang tak diketahui oleh Ye Yuanshi itu berjalan ke arah wanita yang basah kuyup itu.


Dia lalu membentangkan baju dalamnya yang hendak dia pakai setelah mandi tadi untuk menutupi badan Ye Yuanshi yang basah kuyup.


Tidak hanya itu saja, pria itu juga membantu Ye Yuanshi keluar dari bak mandi setelah sebelumnya membuka mata wanita muda itu.


"Aku minta maaf, Tuan! Sungguh aku tidak bermaksud menganggu waktumu."


Ada rasa sesak di dada Long Ye Tian ketika mendengar gadis yang sudah memanggilnya dengan sebutan Tuan.


"Tidakkah kau mengenal aku?" bisiknya lirih tepat ke telinga Ye Yuanshi.


Usai menerima baju dalam Long Ye Tian dan mengenakannya agar tubuhnya tidak terlihat transparan, Ye Yuanshi menggeleng.

__ADS_1


Long Ye Tian mengumpat di dalam hati. Dia menyalahkan dirinya sendiri karena menjadi alasan Yang Zi melakukan semua ini.


Kembali Ye Yuanshi meminta maaf, "Sungguh aku minta maaf." ucapnya sebelum pergi.


"Tunggu ... " Long Ye Tian menahan kepergian Ye Yuanshi yang dia yakini dan iyakan sebagai Yang Zi karena terlihat dari wajah segera aliran tenaga dalam wanita itu.


Ye Yuanshi menoleh ke belakang, "Ada apa? Aku sudah meminta maaf."


"Tidak, aku hanya ingin mengatakan jika takdirmu denganku telah dimulai."


Mendengar kata-kata seperti itu, Ye Yuanshi menganggap pria di depannya tak ubahnya seperti pria me sum yang sering dia temui di rumah judi.


"Pria ca bul!" umpatnya dalam hati.


"Hei, aku bukan pria ca bul. Aku Lu Tingxiao. Datanglah ke kediamanku!" Long Ye Tian sengaja menyebutkan nama barunya agar Yang Zi bisa mendatangi dirinya kelak.


Lalu, untuk apa pria itu di rumah hiburan terkenal di kota Jianghu ini?


Long Ye Tian sebagai Lu Tingxiao mendapatkan pelayanan istimewa dari bos rumah hiburan ini sebagai ketua Serikat Dagang.


Namun, sebelum dia mulai bersenang-senang, Yang Zi terlebih dulu menemuinya.


Dia lalu teringat kata-kata Dewa Bai Ming sebelum pria itu turun ke bumi.


Dewa Bai Ming sempat berkata, "Kau akan menyukai pertemuan pertamamu setelah berpisah dari Yang Zi, anak muda."


Dan benar saja, Long Ye Tian bertemu di kamar mandi dengan Yang Zi. Sempat dia melihat tanpa sengaja lekuk tubuh sang istri yang tidak mengenalnya karena telah menjadi kehidupan ke sembilannya.


Tetapi, itu tidak mengapa, "Aku akan membuatmu kembali padaku dengan sukarela, istriku."


Ye Yuanshi keluar dari ruangan ketua Lu dengan wajah memerah karena menahan malu.


Dengan baju dalam yang basah, Ye Yuanshi berjalan tergesa-gesa keluar dari rumah hiburan Baoqing yang paling terkenal di kota Jianghu.


Meskipun sumpah serapah terucap dari bibir mungilnya, dia tidak menampik jika postur dan tubuh pria itu sangatlah ideal.


Tubuh bagus, wajah yang rupawan membuat Ye Yuanshi bertanya-tanya, "Siapa dia? Aku tidak pernah melihatnya di kota ini."

__ADS_1


Ye Yuanshi segera meninggalkan rumah Baoqing dan pulang ke rumah untuk melapor kepada ayahnya bahwa dia tidak bisa menangkap pemuda yang berhutang karena kalah berjudi di tempat mereka.


Keluarga Ye memang dikenal sebagi penyedia layanan judi paling besar di kota Jianghu. Selain memiliki banyak arena judi, ayah Ye juga banyak memiliki kenalan pejabat istana yang memberikan mereka rasa aman.


__ADS_2