
Ratusan tahun kemudian, Long Ye Tian turun ke daratan di dunia fana. Dia telah menunggu selama delapan kehidupan atas sang istri.
Dan pada kehidupan ke sembilan Yang Zi itulah, Long Ye Tian mendapatkan izin dari Dewa Agung Bai Ming untuk turun ke bumi.
Namun, salah satu dari tetua Dewa di istana Langit itu tidak menjelaskan secara rinci seperti apa kehidupan Yang Zi. Hanya saja, Long Ye Tian boleh menemui wanita itu untuk menyempurnakan ujian Yang Zi selama menjalani ke sembilan dari cobaan kehidupan.
Long Ye Tian telah menjelajahi ribuan ratusan wilayah serta ribuan tempat dalam sehari. Namun, pria itu tidak mendapatkan titik terang di mana istrinya berada.
Hingga, Long Ye Tian yang telah gusar memukul pedangnya ke tanah hingga mampu membelah sebuah pohon mahoni menjadi dua.
Atas kerusakan itu, sosok penjaga bumi pun keluar.
Pria tua dengan janggut panjang berwarna putih itu tersedak melihat kedatangan Long Ye Tian seraya memberi hormat, "Ya-Yang Mulia,"
"Hei tua bangka! Aku ada yang perlu kubicarakan denganmu."
Pak tua itu bangkit dari posisi bungkuknya dengan penuh tanda tanya di wajah tua itu, "Adakah gerangan yang membuat Yang Mulia hingga turun ke alam manusia?"
"Kau tahu bukan? Aku sedang mencari istriku. Sebaiknya kau katakan di mana dia!"
Dewa penjaga bumi itu memundurkan langkahnya ke belakang, dia teringat pesan dari ratu Yang untuk terus menyembunyikan keberadaan Yang Zi dari siapapun.
Dewa bumi menelan ludahnya dengan kasar, "Oum ... Hamba ... "
"Cepat katakan? Jika tidak, aku bersumpah akan menghancurkan tempat tinggalmu yang kau agung-agungkan itu."
Dia tahu ancaman Long Ye Tian tidak main-main. Jangankan menghancurkan bumi ini, pria itu bisa menghancurkan tiga alam dengan kekuatannya.
Sehingga, keteguhan hati Dewa bumi sedikit goyah, "Namun, hamba telah berjanji dengan kedua mertuamu."
Long Ye Tian mengernyitkan dahinya, "Untuk apa mereka mencampuri urusan kami? Dewa Bai Ming saja telah mengijinkan aku."
Mendengar nama Dewa Bai Ming disebut, Dewa Bumi agak sedikit lega. Setidaknya dia menemukan seorang koalisi jika pada suatu hari terjadi pertumpahan darah yang dilakukan oleh Long Ye Tian.
"Tuan Putri ketiga berada di negara Jianghu. Hanya itu yang hamba tahu, Yang Mulia."
Tanpa menyebutkan identitas ataupun seperti apa rupa Yang Zi pada kehidupan ke sembilannya ini, Dewa Bumi hanya memberitahu kepada Long Ye Tian di mana posisi sang istri.
__ADS_1
"Dia bukan lagi putri ketiga keluarga Yang, dia istriku. Permaisuri kerajaan roh." Long Ye Tian hendak menarik keluar pedangnya, tetapi dia urungkan karena simpatinya kepada Dewa Bumi yang telah memberitahu di mana Yang Zi berada.
"Ha ... Hao, Yang Mulia. Hamba yang salah."
"Baiklah, setidaknya kau memberitahukan padaku." ucap Long Ye Tian sebelum pergi begitu saja tanpa mengucap kata terima kasih pada Dewa Bumi.
Pria itu masih sedikit gusar karena banyak yang menutupi keberadaan Yang Zi darinya. Selain Bai Ming tua, ada juga orangtua Yang Zi. Apakah mereka semua membencinya karena telah menyakiti Yang Zi anak mereka?
**
Dengan bantuan berupa informasi dari Dewa penjaga Bumi, Long Ye Tian akan segera menemukan di mana istrinya berada.
Selain itu, pria yang seorang diri turun ke dunia fana tanpa seorang pun pengawal juga sudah tidak sabar lagi untuk bertemu dengan Yang Zi.
Meski begitu, Long Ye Tian juga harus menjaga penampilan dan perasaannya. Dia paham bahwa saat ini Yang Zi sedang menjalani kehidupan ke sembilannya.
Yang Zi yang dia kenal telah memutuskan untuk menghapus semua ingatannya sebelum menjalani ujian di dunia ini.
Sehingga, Long Ye Tian sudah memutuskan akan seperti apa jika dia dan Yang Zi dipertemukan oleh takdir yang susah payah dia patahkan ini.
Sehingga, dia akan berusaha menjadi sosok yang bisa diandalkan.
Beruntung bagi Long Ye Tian, dalam perjalanannya menuju kota Jianghu. Pria itu bertemu sekelompok pria bertubuh kekar sedang mengepul sebuah kereta kuda.
Sepertinya, yang dikepung adalah iringan orang penting. Semua itu bisa dilihat dari banyaknya barang yang diangkut kereta kuda di belakangnya.
Long Ye Tian mengamati dari pucuk sebuah pohon. Raja roh itu melihat pria berbaju indah sedang dihajar habis-habisan dan barang bawaannya di rampas habis oleh kawanan prampok.
Melihat tidak ada perlawanan lagi, Long Ye Tian segera turun ke bawah dan menyaksikan sisa perkelahian yang dimenangkan oleh kawanan perampok.
"Siapa kau?" bentak salah seorang perampok yang Ye Tian yakini sebagai ketua kelompok itu.
"Siapa aku tidak penting, serahkan semua harta rampasan kalian!"
Tidak sudi barang rampasan yang mereka rebut dengan susah payah diminta dengan mudah oleh Long Ye Tian begitu saja, membuat mereka melawan Long Ye Tian.
"Dasar makhluk tidak berguna!" Long Ye Tian hanya menjentikkan jemarinya dan semua perampok itu jatuh begitu saja.
__ADS_1
Mereka tidak ingin menyerah, sehingga bangkit hendak melawan Long Ye Tian. "Dasar, makhluk fana."
Berniat ingin segera mengakhiri pertikaian ini dengan cepat, Long Ye Tian segera mengeluarkan pedang miliknya dan mulai menyerah.
Pedang di tangan Long Ye Tian berayun dan menebas bak tarian tanpa mata.
Satu per satu perampok itu berguguran dengan darah bercucuran. Dan tidak lama, semua perampok itu bisa dilumpuhkan dengan mudah oleh Long Ye Tian.
Usai membunuh kawanan perampok itu, Long Ye Tian segera mengambil barang bawaan di dalam kereta kuda dengan hiasan ornamen awan itu.
Raja roh itu menemukan token negara Yusan dan menemukan identitas yang bertuliskan Lu Tingxiao.
"Ketua serikat dagang? Hm ... Sepertinya ini tidak buruk." ucap Long Ye Tian dengan lirih.
Sedikit ide licik ini akan digunakan Long Ye Tian mendapatkan indentitas di dunai ini. Sejak awal dia berniat mencari identitas untuk dirinya. Dan kini, identitas dengan posisi ketua serikat dagang tidak buruk baginya.
"Zi zi, mari kita bertemu lagi!"
"Tidak, istriku ... Aku ingin bermain-main di dunia ini denganmu." kata Long Ye Tian diiringi tawa liciknya.
Kini, Long Ye Tian dengan identitas baru di tangannya segera bergegas menuju perbatasan kota Jianghu untuk bertemu dengan wanita yang dia tunggu ratusan tahun belakangan ini.
Langkah kakinya tidak lagi berhenti sama sekali. Dia ingin segera bertemu dengan Yang Zi.
Namun, mendekati perbatasan kota Long Ye Tian dicegah masuk oleh penjaga. Para penjaga menginterogasi satu per satu orang yang akan masuk dan keluar.
Sungguh beruntung bagi Long Ye Tian. Meskipun sempat ditahan, dia bisa dengan mudah masuk ke kota itu sebagai sosok Lu Tingxiao ketua serikat dagang.
"Aku dirampok, semua barang-barangku diambil paksa oleh bandit. Hanya ini yang kupunya." Long Ye Tian memberikan token negara Yusan serta kertas identitas.
"Maafkan kami, Ketua Ye. Kami salah mengenali orang. Mari kami antar ke kediaman yang telah disiapkan untuk Anda." penjaga itu berubah ramah. Bahkan kini menyambut Long Ye Tian sebagai ketua serikat dagang.
Konferensi dagang antar negara akan segera dimulai di negara Jianghu. Lu Tingxiao sebagai ketua Serikat dagang antar negara menjadi salah satu tamu kehormatan yang dinantikan kehadirannya.
"Baiklah, antar aku!"
Bersambung
__ADS_1