Evil Boss

Evil Boss
part 13


__ADS_3

"bagaimana kau tahu aku seorang mafia hah!!"



"aku tidak sebodoh wanita simpananmu,untuk apa aku menjual harga diriku tetapi masih tetap saja bodoh,kau punya dendam dengan hans gara gara tunanganmu.sampai kau ingin membunuhnya bukan!!!"



"jaga nada bicaramu lee yura kau tidak pantas berbicara seperti itu padaku,aku bisa saja membunuhmu"



"kau mau membunuhku*mengambil sebuah pisau dari saku roknya dan melemparkanya ke lantai*ambil itu,bunuh lah aku bunuh!,ayo bunuh aku!!!"



"baiklah kalau itu maumu*mengambil pisau dan berjalan mendekati yura*kau sendiri yang membuatku murka yura*memegang tangan yura"



namjoon menggoreskan pisau itu ke leher yura tidak terlalu dalam tetapi hanya mengeluarkan darah yang cukup banyak.



krek....suara pintu terbuka



"namjoon...aku membawa laporan yang dibuat jim...NAMJOON!! apa yang kau lakukan hah *berlari menuju yura*kenapa kau melukainya hah!!"



"manda.....minggirlah biar dia membunuhku biar dendamnya kelada kak hans aku yang tanggung.*ucapnya yang lemas*



namjoon yang membulatkan mata ketika yura menyebut nama hans dengan panggillan kakak.



brukk....yura terjatuh dan pingsan dalam keadaan memegang tangan manda,dan manda juga terjatuh.



"yura!!,yura bangun,namjoon gimana ini,yang salah kan kamu juga,NAMJOON! ayo bawa dia"



namjoon mendekati yura dan menggendongnya menuju rumah sakit sedangkan manda dia bergegas mengambil berkas berkasnya dan kembali ke kantor cabang untuk memberi tahu jimin tentang yura.




namjoon bergegas mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit terdekat,tanpa ia sadari kemejanya juga terkena darah yang mengalir dari leher yura.



hingga sampai di suatu rumah sakit yang letaknya tidak jauh dari kantornya.

__ADS_1



SUSTER!! tolong dia cepat...



dengan cepat para perawat membawa tandu menuju namjoon,dan namjoon meletakan yura di atas tandu itu tersebut,perawat menggerakan tandu itu ke arah ruangan UGD.namjoon yang sangat bersalah hanya menunduk dan menahan tangisnya.



ia berfikir sejenak apa yang di lakukannya tadi,yura hanya seorang gadis kecil dia juga butuh kasih sayang.



NAMJOON!!*suara teriakan dari koridor*


ternyata itu manda dan jimin



"dimana yura,apa dia di dalam namjoon?"



"iya jimin,dia ada di dalam"



manda berjalan dengan tatapan kosong menuju pintu UGD dia melihat dari luar orang yang di sayanginya harus begitu.



"manda jangan menangis begitu"*memegang bahu manda*




"manda"



"biar jimin,biarkan dia tahu semuanya.yura sahabatku aku tidak pernah membuat dia terluka seperti itu LEE HANS kakak laki laki yura orang yang kau tuduh merebut tunanganmu dan bayi itu,itu bayi asuh yura.ibunya meninggal ketika dia masih harus berkuliah di jerman,ayahnya pergi bermain dengan wanita lain,dia mempunyai tunangan tapi itu dulu sebelum dia meninggalkan yura.dan masih beraninya kau menyebut dia wanita penghibur!,dimana hargadirimu sebagai ceo perusahaan kim.jika orang tuamu tahu perbuataanmu dengan yura mereka akan menangis"



"manda kontrol emosimu!"



"aku tidak bisa jimin!!,dia telah melukai orang yang kusayangi"




krekkk.....pintu UGD terbuka ternyata itu dokter yang menangani yura.


__ADS_1


"bagaimana dokter"*berlari menghampiri dokter*



"apa dia dulu pernah depresi berat?"



"manda?"



"iya dok dia pernah depresi berat bahkan hampir ingin bunuh diri"



"berati dia pernah meminum obat penenang,setelah saya melihat laporan hasil lab menunjukan akhir akhir ini dia sering mengkonsumsi obat penenang"



"bukanya obat penenang itu terlarang"



"dia dulu pernah meminum obat penenang dok,tapi setelah itu saya memarahinya dan saya juga tidak pernah melihatnya meminum obat itu lagi,tapi kalau di akhir akhir ini saya tidak memantaunya"



"mungkin dia sudah mencobanya jauh jauh hari tapi efek obatnya baru muncul,kalian harus membawa dia ke psikologi dan karena luka yang ada di badanya membuat dia tertekan,saya akan memindahkan dia ke ruang pasien"



"apa kami boleh menjengguknya dok?"



"boleh tapi kalian jangan mengajak dia berbicara dulu"



"ayo jimin,kita lihat dia ayo namjoon kau juga harus melihat betapa menderitanya dia"










__ADS_1




__ADS_2