
"hey yura! bangun kalau mau pingsan jangan di sini"*menggoyangan tubuh yura*
namjoon kebingungan apa yang harus ia perbuat,karena dia tidak tahu caranya merawat orang sakit.dia menggendong yura ke dalam rumahnya dan meletakanya di atas tempat tidur miliknya.
namjoon memegang kening yura,yang sangat panas.dia pergi kedapur untuk mengambil kompres.
saat dia kembali dari dapur,dia memperhatikan yura yang sedang mengigau menyebut nama seseorang.
"hans..hans..mama..hans jahat dia meninggalkan aku sendiri"
"apa yang di lakukan anak ini kenapa dia seperti itu,dan siapa hans"
namjoon mendekati yura dan mengompresinya dengan kain basah,di saat namjoon mengompresi yura,yura berhenti mengigau dalam keadaan memegang tangan namjoon.
namjoon perlahan melepaskan tangan yura dari tanganya dan mengambil handphone yura yang berada disebelahnya.
"ciih kenapa,handphone begini murah harus dipakaikan pola,untung saja ini hal yang sangat mudah bagiku"
tidak butuh beberapa menit namjoon berhasil membuka pola handphone yura,dia membuka apl galeri dan menscrool semua foto yang ada di galerinya.
"kenapa,banyak sekali foto anak bayi.apakah ini anaknya? tapi data pribadinya masih single kenapa dia tiba tiba mempunyai anak"
namjoon terus saja menscroll galeri yura hingga berhenti pada suatu foto yaitu foto
"i..inikan lee hans..anak buah papa yang telah lama menghilang,tapi apa hubungannya dengan yura?apa yura itu istrinya dan foto anak bayi itu anak mereka,tapi aku tidak percaya dia baru berumur 19 tahun,tapi kenapa sudah menikah dan mempunyai anak+sudah berkuliah sampai s3 lagi"
"ehmm dimana aku"
yura mulai bangun dari pingsanya,namjoon langsung meletakan handphone yura di sebelah yura.
"dimana aku,kio!..kio!...kio dimana"
"hey tenanglah,kau di rumahku"
"maaf pak namjoon aku tidak tahu"
"ambillah pakaian dan obat ini"
yura langsung mengganti pakaiannya yang basah dan meminum obat,yang diberikan namjoon kepadanya.
__ADS_1
"maaf pak,apa saya sudah boleh pulang.saya khawatir ibu saya nanti akan mencari saya"
"hmm"
"terimakasih,telah merawat saya.saya akan segera mengembalikan baju ini"
yura pamit,dia menggambil handphonenya dan kunci mobilnya di tempat tidur namjoon.
"permisi pak"
yura berjalan keluar dari rumah namjoon,namjoon langsung melihatnya dari jendela kamarnya.
"namjoon apa yang kamu lakukan,mengapa kamu mengasih dia pulang"
yura masuk ke mobilnya dan langsung melajukanya,hingga sampai dirumahnya.
tok..tok...tok.. bibi..
krekk.....seseorang membukakan pintu untuk yura.
"iya bi yura minta maaf tadi ada sedikit kesalahan"
"eh setahu bibi kamu tadi tidak pakai pakaian ini,hayo kamu darimana?"
"iih bibi yura tadi kerumah bos yura,pakain yura basah semua yaudah yura ganti pakaiannya"
"oooh*mengangguk* yaudah sekarang kamu makan dan tidur besokkan kamu harus bekerja ,kio udah tidur deluan"
"iya bibi"
yura berjalan ke ruangan makan sedangkan bi nila melanjutkan pekerjaanya yaitu melipati pakaian milik kio.
yura menghabiskan makanannya,dan langsung beranjak ke kamar untuk melihat kio yang tertidur pulas di box babynya.
tangan yura mengelus pipi lembut milik kio.
"kio..walau kamu bukan darah dagingku entah kenapa aku menyayangimu,mama kandungmu sendiri tidak mau menganggap kamu anak kandungnya,tapi suatu hari pasti dia akan mengambilmu dari pelukanku"
__ADS_1
"maafin mama sayang...mama belum bisa jadi orangtua terbaik untuk kamu"
yura menangis,sambil menatapi wajah kio.dia berpikir bagaimana tiba tiba eliza datang dan membawanya pergi jauh darinya.
yura memutuskan untuk tidur karena dia besok harus bekerja,di bawah naungan bos kejam dan dingin.
"sebaiknya aku tidur saja,besok aku harus bekerja"*menghampiri lemari pakaiannya dan mengganti pakaianya menjadi piyama*
di lain sisi di rumah kim namjoon
namjoon selalu berpikir apa hubungan yura dengan hans dan siapa bayi itu.
"sebenarnya apa hubungan hans dengan yura,dan kenapa rasa ingin tahuku lebih besar"
namjoon,ingat dengan perkataan papanya bahwa hans itu anak buah yang baik dan bijaksana,tapi dia hilang secara misterius semenjak 1 hari kepergian ibunya.
"mana mungkin hans suaminya yura,dia bermarga lee dan yura pun sebaliknya.tapi bukan hal biasa ketika marga suami,dipakaikan ke istrinya"
namjoon menelphone seseorang untuk mencari keberadaan hans
in the call
"selamat malam pak namjoon,ada yang bisa saya bantu"
"ya aku mau kamu mencari keberadaan lee hans anak buah papaku dulu"
"maaf pak bukanya dia sudah lama menghilang,dan saya mendapatkan informasi dari papanya hans dia sudah meninggal karena kecelakaan"
"pokoknya! saya tidak mau tahu kamu harus bisa menemukan dia,kalau dia sudah meninggal cari dimana tempat pemakamanya"
tutt......
namjoon mengakhiri panggilanya karena emosinya yang tidak terkontrol.
"maaf lee yura,sepertinya aku harus bermain kasar agar kamu mau mengaku siapa sebenarnya kamu"*smirk*
__ADS_1