Evil Boss

Evil Boss
part 8


__ADS_3

brakk!............


suara hentakan meja yang membuat semua orang di dalam ruangan itu terkejut termasuk namjoon yang dingin dan angkuh.


"manda..apa yang kau lakukan" bisik yura kepada manda yang duduk disebelahnya."kau selalu saja membuat jantung orang ingin lepas"


"maafkan aku yura"*berdiri*"namjoon!! katakan siapa yang akan menjadi seketaris pribadimu,aku mau yura yang menjadi seketarismu"


*menghela nafas kasar*"apa hakmu mengaturku,kau hanya bos di bagian peruangan bukan bagian seluruh kantor ini"


peserta yang melihat manda dan yura merasa sinis dan bertambah menjadi sangat sinis.


"jaga mata kalian jika ingin melihatku"*menatap peserta dengan tajam*


yura yang hanya terdiam melihat manda dan mengalihkan pandanganya ke namjoon,tapi justru namjoon melihat sangat tajam ke yura bahkan lebih tajam.


jimin yang berada disampingnya,hanya melihat manda dengan keanehanya.


"jimin suruh mereka semua keluar kecuali yura"


"baiklah"*berjalan*"nona nona kalian boleh keluar kecuali nona yura"


"aku"*menunjuk dirinya sendiri*


"aku tidak mau keluar kalau yura juga tidak keluar"


"manda..ini perintah namjoon"


"pokoknya aku tidak mau"


jimin yang menghela nafas dan melihat namjoon,seakan akan namjoon mengisyaratkannya untuk manda.


*mengangguk*"maafkan aku manda kau sangat keras kepala"*menggendong manda*


jimin yang langsung menggendong manda dan membawanya keluar dari ruangan itu.


"jimin! bantet turunkan aku!"


"jangan turunkan dia,antar dia ke ruangannya kalau bisa kunci ruanganya.dan kamu yura ikut keruangan saya"


yura yang hanya melihat jimin yang menggendong manda hanya ingin tertawa tapi tidak bisa karena tertutup rasa kecanggunganya,seketika namjoon memerintahkannya untuk ikut keruangannya.

__ADS_1


"ayo!,kenapa kau hanya diam hah"


yura mengikuti namjoon dari belakang dengan rasa kesal.


yura masuk keruangan namjoon,dia merasakan hawa yang sama saat dia masuk keruangan milik namjoon.


namjoon yang berjalan ke arah pintu dan mengkunci pintu ruanganya,lalu dia berjalan ke arah jendela ruanganya.dia menutup jendela dengan kain horden bewarna abu abu.


yura yang hanya berdiri,berjalan mundur seakan akan dia takut namjoon akan mencelakainya.


"duduklah"


yura yang hanya menggelengkan kepalanya,atau artinya dia tidak mau.


*berdiri menghampiri yura*"aku bilang duduk"


"aku tidak mau!"berontak yura.


yura yang menghentakan tangannya,agar namjoon dapat melepaskan tangannya.tapi apa daya pegangan namjoon lebih kuat dari sebelumnya.


namjoon yang sigap mengambil kursi yang berada di depanya,dan langsung menghentakan tubuh yura ke kursi.


"aww"rintih yura kesakitan karena namjoon.


"aku tidak tahu bahwa dia(kakaknya yura/hans) memiliki wanita seperti dirimu,yang memiliki bibir indah,tubuh sexy mata cantik"*memegang dagu yura*


"apa yang kau maksud dan jauhkan tangan mu dariku"


"wow,kau tidak perlu pura pura tidak tahu"


tangan yura yang dia letakan di atas pahanya hanya di pegang satu tangan oleh namjoon dan ditekannya.


"kau yakin,kau tidak mengenalinya"*mengeluarkan satu bingkai foto kecil*"apa kau tahu dia berada di genggamanku"*bohongnya*


satu demi satu tetesan air dari mata yura keluar.orang yang selama ini dia cari cari ternyata berada di genggaman orang gila seperti namjoon.


"b b bagaimana bisa dia ada di genggamanmu hah!!"* teriaknya*


namjoon yang melonggarkan peganganya itu dan mendekatkan wajahnya ke wajah yura.


"kau ingin tahu,tapi katakan apa hubunganmu dengannya"

__ADS_1


"bukan urusanmu apa hubunganku dengannya!!"


"ck..yura sayang jangan berteriak teriak kau ingin membuatku murka hah!"


"lepaskan aku dasar brengsek!"


namjoon yang hampir emosi dengan perkataan yura langsung melepaskannya.


"ambil kertas ini buat jadwalku untuk hari ini dan besok"*melemparkan beberapa kertas*


namjoon yang tidak tahu karena kertas kertas itu masih ada tulang kertasnya,sehingga membuat kepala yura berdarah.yura yang hanya menangis mengumpulakan kertas itu dan salah satu tanganya memegangi luka.


*berdiri dan duduk disofa yang tidak terlalu jauh dari meja namjoon*


matanya yang sayu ditambah rasa ngantuknya karena dia tidak bisa tidur nyenyak gara gara kio.


di ruangan manda..


manda yang duduk di kursinya sedangkan jimin yang duduk di depanya,manda hanya menunduk kesal karena jimin dan namjoon.


"jimin...aku takut kalau namjoon berbuat apa apa ke yura,kamu juga kenapa sih main gendong aja"


"itu karena aku,takut namjoon akan murka kepadamu,mau tidak mau aku harus mengikuti perintahnya.sebenarnya apa hubunganmu dengan yura"


"yura..yura itu sahabatku waktu sma,sebenarnya dia adik kelasku jujur aku kasihan dengan dia banyak laki laki yang datang ke hidupnya hanya untuk membuatnya patah hati.aku takut namjoon akan berbuat seperti itu kepadanya"


"maksudmu"


"ya,mamanya meninggal waktu dia berumur 17 tahun dia tidak bisa datang karena dia harus berkuliah di jerman,papanya selingkuh disaat kuburan mamanya masih basah.dia ditinggalkan oleh tunanganya,dan kakak laki lakinya pergi menghilang tanpa jejak entah kemana"


"dia mempunyai kakak?"


"iya,dan apa kau tahu siapa kakaknya?"


"siapa?"


"lee hans,anak buah kepercayaan papanya namjoon dan orang yang dituduh namjoon merebut tunangan namjoon"


"hah dia adiknya lee hans,berarti aku tidak salah lihat sewaktu pertama kali melihatnya aku pikir dia mirip seseorang ternyata"


"iya,sekarang kakaknya menghilang,dan kau tahu dia membuat perjanjian dengan temanya yang sekarang di jepang."

__ADS_1


"janji apa?"


"dia akan merawat anak temanya,asalkan temanya mau menemukan kakaknya"


__ADS_2