Evil Boss

Evil Boss
Part 26


__ADS_3

HAPPY READING SEMUANYA:)


Yura dan Namjoon berjalan menuju mereka.


"Yura sayang ayo pulang sama papa"


"Ayo Yura kamu pulang dengan kami"


Hans menarik lengan Yura tetapi Namjoon dengan Sigap menarik Tangannya dan menyembunyikan Yura di balik punggungya.


"Untuk apa kalian kesini"Tanya Namjoon sambil menaikan satu alisnya.


"kami mau menjemput Yura dan kau jangan menghalanginya"


Lengan Yura di tarik Kasar oleh Hans tetapi salah satu tangannya memeluk erat Namjoon


"Yura! Ayo jangan membantah"


"Aku tidak mau!"


PLAK! satu tamparan mendarat di pipi Hans


"bisa bisanya kau berbuat kasar kepada adikmu"


"hei apa yang kau lakukan kepada anakku,kenapa kau menamparnya"


"kenapa anda tidak senang,kalian berdua sama saja kotor!"


"Kotor?"


"hahahaha apa anda belum tahu apa yang dilakukan putra anda 2 tahun yang lalu"


"El apa yang kau katakan,apa yang diperbuat kakakku"


"aku harap kau tidak membenciku setelah mengatakan ini"


Eliza menceritakan kejadian itu mulai dari awal berjumpa dengan Yura sampai sekarang .


"berarti Kio anaknya Hans"


Eliza mengganguk


"dasar kau,dulu kau menyebutku brengsek tapi lihat dirimu yang lebih brengsek!!"


Yura hanya terduduk lemas di lantai


"Kak Yura ucap Geong sambil menggendong Kio.


"Aku benci kalian berdua!!,pertama menghianati mamaku kedua kau berani menyentuh sahabatku bahkan kau tidak mau bertanggung jawab"


"nak papa tidak bermaksud begitu"ucapnya sambil membujuk Yura.


"Pergi kalian,PERGI!!!!"


"Yura aku minta maaf karena baru mengatakannya padamu"


Yura tidak menanggapi perkataan Eliza dia malah berlari masuk kedalam Apartemennya,Namjoon langsung menyusulnya.


Yura! panggil Namjoon.


"aku mohon tinggalkan aku sendiri"


Bukannya pergi Namjoon malah mendekat pada Yura yang sedang duduk sambil menyembunyikan wajahnya.


"aku mohon Namjoon pergilah!"


Namjoon langsung memeluk Yura ,Yura sempat memberontak tetapi

__ADS_1


CHUP! Namjoon menciumi bibir Yura dan menarik tengkuk lehernya.


"emphtt...le.paskan"Yura memukul dada bidang Namjoon.


Namjoon memberi cela sedikit untuk Yura agar dia bisa bernafas.


Namjoon menuntun Yura hingga ke kasurnya tanpa melepaskan pautan bibirnya.


Brughh Mereka berdua terjatuh di atas kasur.


Tiba tiba saja Namjoon mencium kening Yura


"Sekarang Tidur,aku akan menemanimu"


"t..tapi"


"apa kau berpikir aku akan berbuat seperti itu"


Namjoon memeluk erat tubuh mungil Yura,dan akhirnya mereka berdua teridur.


Tamat.......


Belum heh masih panjang baat ceritanya sepanjang cintaku kepada para pembaca setia....


N


U


N


G


G


U


I


N


Y


S


C


R


O


L


L


L


G


I


1


2


3


::::::::::::

__ADS_1


:::::::::::::::::::::::::::


Pagi pukul 7:30 Kst


"Yura kenapa kamu masih bekerja,kamu kan harus banyak beristirahat,Eliza kan sudah mengambil Cuti untukkmu"


"tidak apa apa buk,aku tidak akan bekerja hanya mampir ke perpustakaan saja"


"Baiklah,kalau kamu saya lihat mengajar saya akan memecatmu"


"Arasseo aku tidak akan bekerja"


:::::::::


::::::::::::::::::::


Kini kaki Yura berada tepat di depan pintu Perpustakaan.


"sebelumnya selalu aku kunci pintunnya tapi kenapa terbuka?"


"mungkin ada yang ingin membaca buku"


Ketika dia masuk dia melihat seseorang Namja,duduk di sofa perpustakaan sambil membaca buku



"dari pukul berapa kau kemari?"tanya Yura


"dari dua jam yang lalu"


"owh"


"kau kan belum sehat kenapa harus bekerja?"


"aku tidak bekerja,ada yang ingin ku ambil"


Yura berjalan meninggalkan Namjoon dia pergi ke sudut Ruangan.


"dimana diarynya kuletakan ya"melihat rak buku paling atas"terakhir kali di..itu dia"


Yura menaiki tangga yang terbuat dari kayu itu dan mengambil diary miliknya.


menggunakan high hells yang cukup tinggi dia menaiki satu persatu anak tangga tersebut.salah satu kakinya salah memilih anak tangga dan.....


dia hampir terjatuh,untunganya Namjoon yang sedang memilih buku di dekatnya langsung memegangi dia.


"ya tuhan hampir saja aku mencium Bumi"


"apa apaan kamu Yura ini kali keduanya kau hampir mencium Bumi"


"aku hanya mau mengambil buku itu"


"kan kau bisa meminta pertolongan kepadaku"


"Maaf"


Namjoon hanya kesal melihat Yura hingga matanya tertuju pada sebuah buku yang ia pegang



"apa itu Diary milikmu?"


"iya"


"bagaimana bisa kau meninggalkannya di sini apa mereka tidak akan membacanya?"


"buku ini selalu aku kunci"

__ADS_1


::::::::::::::


:::::::::::::::::::::::


__ADS_2