Evil Boss

Evil Boss
part 4


__ADS_3

namjoon melepas genggamannya pada yura,yura memegangi tanganya yang merah dan luka akibat kuku namjoon yang menekannya.



"s..s.saya mau pulang,permisi"



yura berjalan menjauhi namjoon,matanya yang sembab akibat menangis dan masih memegang tanganya yang luka.



"kenapa dia begitu lemah"*menatap yura yang berjalan ke arah parkiran*"sadarlah namjoon! permainanmu belum dimulai"



yura mengendarai mobilnya dengan pikiran kosong dan hampir saja dia menabrak truk yang berada di depanya.



dretttttt!!......suara rem mobil yura



"kenapa..kenapa!,kenapa tidak ada laki laki di dunia ini yang memberikan kasih sayangnya padaku!*menghentak hentakan tangannya kepada stir mobilnya*



"kak hans! pulanglah lihat adik kecilmu ini dia menderita karena bebanya,pulang lah kak hans!!*meletakan kepalanya ke stir mobil*



yura kembali melanjutkan perjalanannya kerumah,hingga sampai rumah



tok...tok...tok...*wajah lemas yura dan tanganya yang terluka mengetuk pintu*



"iya,sebentar!"*teriak seseorang dari dalam dan membuka pintunya*"yura! nak kamu kenapa kok begini"



"hiks...hiks..bibi nila tidak ada laki laki yang menyayangi ku didunia ini tidak ada.."*memeluk bi nila*



bibi nila melihat keadaan yura yang berantakan,mata sembab dan merah tangan yang berluka luka.



"ini kenapa tangan kamu kok luka luka begini,ayo kita masuk akan bibi obati lukamu ini,"*menuntun yura ke sofa dan mengambil kotak p3k*



bibi nila meberi tangan yura obat merah dan memerbannya..



"aw...bi pelan pelan perih"


"iya..kamu kenapa kok gini sih"



yura hanya terdiam dan tidak menjawab pertanyaan bi nila,karena dia takut bi nila akan mengkhawatirkanya secara berlebihan.


__ADS_1


"ya..sudah kalau kamu tidak mau menjawabnya,sekarang kamu pergi mandi dan nanti makan ajak kio dia belum makan juga"



"hmm*mengangguk patuh*



yura berjalan ke kamar mandinya dan mandi selama 20 menit dan menggendong kio menuju ruang makan.



"yura..apa kamu diterima bekerja"*menyiapkan piring untuk makan*



"iya bibi aku diterima kerja sebagai seketaris pribadi"*menyuapi makanan kepada kio*



"berikan kio dan makanannya,biar bibi yang menyuapinya kamu makanlah,bibi tidak tega melihatmu begini"



"hmm..baiklah.."



yura menghabiskan makanannya dan langsung mengerjakan tugas tugas yang diberikan namjoon tadi.hingga pukul 17:00Kst dia menselesaikan tugas tugasnya,dia beranjak dari sofanya dan mengambil handphonenya.dia menghubungi manda karena tidak tahu dimana rumah namjoon.



in the call


"hallo manda.."


"apakah kau tahu dimana rumah pak namjoon"


"di jalan tulip no 24 yang rumahnya bewarna putih,kenapa kau ingin kesana"


"iya,aku mau menghantar kertas kertas laporan"


"apa perlu aku temani?"


"tidak perlu aku bisa sendiri kok,kamu kan baru pulang bekerja,yasudah aku tutup telephonenya ya bye"


"hmm berhati hatilah dijalan"



yura mematikan panggilannya dengan manda,dan menggambil kunci mobil yang berada di samping televisinya.



"bi!! yura pergi sebentar ya,tolong jaga kio"


"iya!..*teriak dari kamarnya yura*



yura melajukan mobilnya,dipertengahan jalan dia mengalami macet total ditambah hujan deras.



"ayo dong...bisa bisa pak namjoon marah lagi nanti"



pukul 18:52Kst dia tiba dirumah namjoon,hujan deras masih tetap berjalan,dia memasukan laporan laporan itu ke map anti air dan memarkirkan mobilnya di depan rumah namjoon.yura berlari lari ke pintu rumah namjoon alhasil bajunya basah semua

__ADS_1



ting..tong..ting..tong*tangan pucat yura menekan bel rumah namjoon*



krekkk......seseorang membuka pintu rumahnya


kedua mata tajam menatap yura yang sedang basah kuyup



"maaf pak namjoon,saya hanya menghantar laporan tadi"



"kenapa kau bodoh sekali hah!! aku menyuruhmu menghantarkanya malam,ini masih sore dan kau menerjang hujan deras begini,kalau kau mati pasti aku yang akan disalahkan!"*mengambil map laporan dari tangan yura*



"maaf pak namjoon,saya tidak bisa keluar malam malam,kalau begitu saya permisi pulang"



namjoon menahan tangan yura yang terluka...



"aw... lepaskan! pak saya mohon lepaskan tangan saya,sakit"*berusaha melepaskan tangan namjoon dari tanganya*



"kenapa luka begini saja harus diperban hah!"*menarik plaster perban yura dan membuka perbannya*



"apa yang kau lakukan!,kenapa kau membuka perbanya...hiks..hiks"



yura menangis sejadi jadinya karena menahan perih di tangan dan dihatinya



"hanya begini saja kau tangisi,kau benar benar lemah lee yura!"



yura menghentakan tangan nya sehingga tangan namjoon melepaskan tangannya,yura berjalan menjauhi namjoon,tapi...



brukk... yura tiba tiba pingsan di halaman rumah namjoon,sontak namjoon terkejut dan menghampirinya,hidung yura mengeluarkan darah yang cukup banyak









__ADS_1


__ADS_2