Evil Boss

Evil Boss
Part 29


__ADS_3

Hari sudah menjelang sore kini Yura dan Eliza harus pergi ke rumah Hans kakaknya Yura.


"Sudah semua?"Kata Eliza yang menghampiri Yura yang sedang mengkunci Apartemenya."Sudah ayo"


"Yura kalian mau kemana?"Tanya seseorang yang sukses membuat Yura dan Eliza berbalik badan."Namjoon,kamu mau ngapain kesini?"


"kami mau kerumah Hans"jawab Eliza cepat"ngapain di kasih tahu...."gumam Yura kesal.


"Yaudah biar aku antar ya?"


"tidak perlu"


"bagaimana si Yur,terima aja kenapa sih aku juga lagi malas bawa mobil"Eliza mengerutkan dahinya ketika berkata seperti itu kepada Yura.


"iya iya"


Yura terpaksa mengiyakan permintaan Namjoon dan Eliza.


_____________Hans House___________


Kini mereka telah sampai di tujuan,dengan berat hatu Eliza menurunkan kakinya dari mobil.Yura langsung menghusap lembut bahunya


"aku yakin kamu bisa!"kata Yura "oke aku bisa"


"Kio sayang kamu akan bertemu papamu"Yura mengelus rambut Kio yang sedang tidur di pelukan Eliza.


Raut muka Eliza berubah drastis saat Yura melontarkan kata kata itu."ayo kita masuk"ucap Eliza.

__ADS_1


_______________


"ketuk pintunya Yur"ucap Eliza"tidak mau ah kamu aja yang ngetuk"


"ini rumah kakakmu"


"tapi kan yang disuruh kamu"


"kalian seorang wanita apa tidak PD melakukan duluan"ucap Namjoon yang bersandar sambil memainkan Handphonenya"kalau mau kamu aja yang ngetuk pintunya bereskan"


"minggir minggir biar aku saja yang ngetuk menunggu kalian aku akan berjamur"


Yura Hanya memutarkan malas bola matanya


Tok..Tok..Tok.. Pararunten akang(canda gaes)


"Kami cari tuan Hansnya ada?"Kata Namjoon"kalian siapanya Hans"


"saya adiknya Hans"kata Yura sambil menunduk"ooh Lee Yura,Hans sering menceritakannya kepadaku ayo masuk biar Ahjumma panggilkan dia"


"Ne Gomawo Ahjumma"Kata Eliza.


Mereka masuk kedalam Rumah Hans dan duduk.


"Hans! Adikmu sudah datang"Teriak Ahjumma dari lantai bawah."Ne"Balas Hans dari lantai atas.


Raut wajah Eliza berubah semakin drastis ,yang tadinya kesal karena Yura sekarang dia gugup akan bertemu Hans.

__ADS_1


Yura yang duduk disebelahnya menggenggam tangan dingin Eliza yang sedang mengelus rambut Kio.


"jangan gugup oke"


Eliza mengangguk dia mempererat genggamannya kepada Yura.


"Maaf kalian harus menunggu"ucap Seorang Namja yang tidak lain Hans.


Mata Hans hanya tertuju pada Namjoon yang sedang duduk mengangkat satu kakinya ke kaki lainya sambil memainkan Handphone miliknya.


"setahuku aku hanya menyuruh dua orang yang datang kenapa menjadi 3"sindir Hans.


Reflek Mata Namjoon melihat Hans,dia mengangkat satu alisnya"kenapa apa aku tidak boleh datang,lagi pula aku datang bersama calon istriku bukan?"


Hans yang coba meraih Namjoon terhentikan langsung oleh Yura"cukup kakak kami datang kesini hanya untuk mendengar apa yang ingin kau bicarakan,bukan melihat perkelahian"


"dan kau Namjoon berhentilah membuat masalah"ucap Yura Kesal.


Hans Duduk di sofa yang agak berjauhan dari Namjoon,kini matanya tertuju pada Eliza yang sedang memeluk Kio.


"Eliza!"panggil Hans.Eliza mendongkakan kepalanya"aku memanggil kalian berdua kesini untuk membahas permasalahan dan tentu saja Yura sudah tahu masalah aku dan Eliza,jadi perbincangan kali ini bersangkut paut besar kepada Eliza"


"aku akan menikahimu dan bertanggung jawab sebagai suami sekaligus papa untuk Kio"


Eliza tertawa sinis dengan perkataan Hans dan sukses membuat Yura dan Namjoon saling bertatap bingung.


"hahaha"tertawanya langsung memudar dari mulutnya"kau tidak perlu melakukan hal itu"

__ADS_1


__ADS_2