
"aku bekerja sebagai pelayan di bar setelah kejadian kejadian itu dan aku mengurus seorang bayi laki laki sekarang" *menatap manda yang sedang meminum kopinya*
manda menghentikan kegiatanya dan menatap tajam yura,yang sedang memainkan cangkir kopinya.
brakkk! suara hentakan meja membuat yura dan orang disekitar cafe terkejut bukan main.
"ada apa denganmu manda! kau membuat mereka semua terkejut" *memegang lembut lengan manda.
mata manda yang sembari tajam melihat yura,menjadi sendu ingin menangis
"k..k..kenapa kau menangis!"
"kenapa! kau tidak mengatakan padaku jika,kau butuh uang yura,kenapa kau mau pekerjaan kotor itu.dan siapa bayi itu?apakah dia anakmu katakan yura! katakan!"
*melepaskan genggaman tangan manda dan mulai menangis* maafkan aku manda...aku tidak ingin membebani hidup mu..aku sudah berubah aku bukan yura yang manja lagi.
"tapi tetap dimataku! kau yuraku yang manja,aku sudah berjanji pada mamamu dulu jika kau susah aku akan membantumu.yura! aku bukan menganggap kau sebagai sahabatku,aku menganggap mu sebagai saudaraku" *mengelap air matanya dengan tangannya*
hanya ada keheningan dan seggukan tangisan diantara yura dan manda.
"manda..aku minta maaf padamu tapi percayalah itu bukan anakku" *memegang tangan manda*
manda mengubah posisi kepalanya setelah melihat dalam wajah yura sekitar 15 menit menjadi menunduk.
"jadi itu anak siapa" *tanyanya dalam keadaan memelas dan masih tetap menundukan kepalanya*
__ADS_1
"manda...itu anaknya temanku,mungkin kau masih ingat dengan temanku yang bernama eliza.itu anaknya dia"
manda menaikan kepalanya dan melihat mata yura,sehingga dia berpikir bahwa apa yang dikatakan yuta itu benar,tetapi hatinya juga masih bertanya tanya untuk apa dia mengurus anak orang.
"untuk apa kau mau mengurus anak orang hah!"
"dia sedang bekerja di jepang,aku dan dia membuat persepakatan,aku akan mengurus anaknya dan dia mencari kak Hans"
"Kak Hans,kenapa denganya?"
"dia menghilang,setelah 1 hari kepergian mama,papaku bilang dia sudah meninggal karena kecelakaan,tapi aku tidak percaya dengan kata katanya"
sembari raut wajah manda yang tadi bercampur marah emosi plus sedih berubah menjadi sedih karena kejadian yang ditimpa oleh sahabatnya sendiri.
*memghela nafas* yura sebaikanya kamu pulang sekarang,kamu juga besok harus bekerja dan harus menghapalkan pertaturan yang dibuat namjoon kan?.
"bodoh,untuk apa aku membencimu,aku akui aku marah karena kau berani menyembunyikan hal besar seperti ini dariku,tapi aku tidak membencimu"*mengelus pipi yura*
yura mengangguk patuh,dia meninggalkan manda sendirian di cafe,manda tahu yura punya satu kesalahan yang masih dia sembunyikan dari manda.
"kau sungguh bodoh yura,kau tetap berdiri meskipun kau ditinggal dengan orang yang kau sayangi dan ditinggal oleh tunanganmu"*melihat yura berjalan ke parkiran kantor.
ya yura pernah bertunangan dan gagal,itu sebabnya dia tidak mau mengenal dekat laki laki.sebenarnya banyak laki laki didalam hidupnya tetapi hanya tahu menyakitinya.
yura berjalan ke parkiran kantor,dengan pikiran kosong dan mata sembab sambil memegangi tali tasnya.
__ADS_1
brukk!...
"ya!! kenapa kau tidak memakai matamu ketika berjalan!!,lihat! laporan karyawanku berserakan"*mengutip kertas kertas laporan*
yura terjatuh dalam keadaan terduduk dan menunduk
"maafkan aku.......aku tidak melihatmu tadi"*menunduk*
"maaf!(memegang tangan yura dan memaksakanya untuk berdiri) yura! apa yang kau lakukan hah! belum menjadi seketarisku kau sudah membuat masalah!"
"maafkan aku pak namjoon,aku tidak sengaja menabrakmu..."
"apa kau tidak melihatku yang begitu tinggi disini!!(mempererat pegangannya kepada yura),sekarang lihat! kau sudah membuat hasil laporan ini rusak,ini tugas pertamamu tulis kembali hasil laporan ini dan bawa kerumahku nanti malam kau mengerti hah!"
"saya mengerti pak,tolong lepaskan tangan saya..sakit"
"cih! untuk apa aku memegangi tanganmu,ingat malam ini,kalau tidak aku akan berbuat sesuatu yang mungkin jahat sehingga kamu tidak bisa melupakanya"
__ADS_1