
yura duduk dikasurnya bermain dengan kio sedangkan bi nila menyiapkan pakaian kio dan yura.
"yura pakaian mana yang akan kau bawa"
"terserah bibi saja"
"apa kau sudah memesan tiket pesawat"
"sudah"
"mengabari manda,kau juga harus selalu mengabarinya"
"iya bibi besok aku akan pergi ke kantor dan memberi tahunya sekalian mengurus pekerjaan terakhirku"
dalam hati yura sebenarnya dia sudah muak bertemu mereka,tapi karena hal ini dia terpaksa.
"aku sudah selesai menyiapkan bajumu sekarang tidurlah ini sudah larut,jangan banyak gerak kasian lehermu sakit"
*mengelus rambut yura*
"hmm iya bibi"
yura memejamkan matanya dengan keadaan kio di sampingnya,hingga pagi pun datang sinar matahari menusuk gorden putih miliknya dan langsung menusuk matanya.
"hoamm,aku harus ke kantor mengurus surat resignku"*beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi*
setelah mandi yura bermake up dia tidak memakai baju kerjanya karena habis ke kantor dia mau mengambil tiket pesawatnya dan belanja kebutuhan untuk kio.
dari kamarnya dia turun tangga menuju ruangan makan,dia hanya meminum teh karena dia tidak selera makan dengan leher terluka.
dia mengambil kunci mobilnya,yang berada di tempat khusus kunci dan menuju bagasi untuk mengambil mobilnya.sambil membawa surat surat untuk resignnya dan untuk persyarataan untuk mengambil tiket pesawat.
"bibi aku pergi dulu yah mungkin aku pulangnya sedikit terlambat karena harus membeli kebutuhan kio dan mengambil tiket pesawat"
"baiklah tidak apa apa"
yura masuk ke dalam mobilnya dan langsung melajukannya ke kantor namjoon.
sekitar 27 menitan dia sampai di kantor namjoon.kakinya mulai memasuki pintu utama kantor.
__ADS_1
semua mata tertuju pada yura.
"yuraa!"panggil salah satu karyawan kantor.
"iya"
"apa kau tidak apa apa,aku melihat semalam kau pingsan dan dibawa pak namjoon ke rumah sakit kau tidak apa apa kan"
"tidak,terimakasih telah mengkhawatirkanku"
"seharusnya kami yang berterima kasih padamu,karenamu pak namjoon tidak sering lagi memarahi atau memecat karyawannya"
"iya yura!!"jawab serentak semua karyawan.
"terimakasih,pak namjoon sudah datang kan?"
"sudah"
"aku,pergi ke ruangannya dulu ya"
krekk....yura membuka pintu ruangan namjoon,dia melihat namjoon duduk sambil memandang kota,matanya lesu seakan tidak berdaya.
"seperti inikah bos mafia lemah lesu"batinya.
dia berjalan mendekati meja namjoon.
"permisi,pak namjoon"
*membalikan kursinya*
"yura!,kau tidak apa apa kan"
"duduklah kau terlihat lemas pak,aku hanya mengantar surat ini"
"lehermu apa masih sakit,kalau masih sakit ayo kita pergi memeriksanya"
"tidak terimakasih"
__ADS_1
namjoon membaca surat yang di berikan yura dalam bungkusan map,sebenarnya dia sangat marah tapi dia tidak rela kalau harus begitu.
"kenapa kau ingin resign dari sini,bukannya aku sudah memberimu gaji yang cukup besar,dan tugasmu disini masih banyak"
"berikan semua tugasnya itu padaku,aku alan menyiapkannya.dan soal gajiku aku akan mengembalikannya padamu,berikan cepat aku tidak bisa lama lama karena aku juga harus mengurus yang lain"
namjoon memberikan beberapa tugas kepada yura.
drtt...drtt...suara handphone yura berbunyi dari kantongnya.
"tunggu pak namjoon"*mengambil handphonenya dari kantong*
•iya el ada apa?
-apa kau akan ke anyang.
•ya aku akan ke anyang bersama kio.
-baiklah aku sudah memesan satu apartemen untukmu di sebelahnya milikku dan aku sudah mencarikan perkerjaan yang mungkin cocok untukmu.
•benarkah kau sudab memesan apartemen dan mencarikan pekerjaan untukku.
-iya,dan pukul berapa kau tiba agar aku bisa menjemputmu.
•aku akan menaiki pesawat,mungkin pukul 14:00 aku tiba disana.
-oke.
tutt... eliza mematikan panggilannya dengan yura.
"jadi ini alasanmu ingin resign dari kantor"
"jika kau tahu kenapa,mesti bertanya"
"apa manda mengetahui kau akan pergi ke anyang"
"aku tidak perduli dia tahu atau tidak"*mengambil beberapa map dari meja namjoon dan pergi keruanganya*
__ADS_1