Evil Boss

Evil Boss
part 14


__ADS_3

"yura...bangun dong kamu,tega ngelihat aku nangis begini"*mengelus rambut yura*



"manda aku minta maaf aku tahu aku salah"



"tidak namjoon aku juga salah karena tidak memberi tahu siapa dia,dan aku juga takut kalau dia bangun dan sangat membencimu"



manda.....



"yura,iya aku disini kenapa,apa yang sakit"



"leherku sakit,dimana aku"



yura yang sedikit membuka matanya karena sinar lampu,manda yang khawatir apa yang di katakanya tentang namjoon,sedangkan jimin memegangi namjoon yang terlihat khawatir.



"kau di rumah sakit sayang"ucap manda.



"matikan lampunya mataku sakit dan pergilah dari sini"*membalikan tubuhnya*



"yura kenapa kau membalikan tubuhmu,lihat aku,aku masih mau berbicara sesuatu padamu"



"yura dengarkan manda dia sangat menyayangimu"



"ku mohon kalian pergilah!! bawa pria itu dari sini pergi!!!"



namjoon menghampiri yura yang sedang menangis terisak.



"yura..aku minta maaf,aku tidak tahu tentang dirimu"



"sekarang kau sudah tahu semuanya kan,manda sudah menceritakan semuanya bukan!!! lalu apa yang mau kau perbuat lagi menjatuhkan harga diriku lagi atau menyakitiku!!"



"yura dengarkan perkataan namjoon,dia minta maaf kepadamu kenapa kau menjadi egois begini hah!"



"*berdiri*egois,egois katamu!!,aku bertahan bekerja dengan dia*menunjuk namjoon*demi orang yang kusayangi dirumah,aku selalu berdoa pada tuhan agar tuhan mengubah sifatnya,tapi kau malah mengatakanku egois sahabat macam apa kau!"



manda hanya terdiam menahan tangisnya sedangkan yura mencabut infus ditangannya dan langsung mengambil tasnya di atas meja dan langsung keluar.



"jika kalian tidak mau keluar dari sini,aku saja yang keluar"*mencabut infusnya*



"yura,apa yang kau lakukan kau belum sembuh total"



"untuk apa kalian semua perduli padaku,bahkan aku kecewa dengan orang yang selama ini aku percaya"*menatap manda*



"yura kami semua sayang padamu,namjoon hanya ingin tahu latar belakangmu"



"kalau kau memang ingin tahu latar belakangku,kau tinggal berbicara baik kepadaku jangan menyakiti aku!,sudah hampir 5 tahun aku menanggung beban sendirian.aku harap tidak bertemu lagi dengan kalian,oh ya kalian tidak perlu membayar administrasiku biar aku yang bayar"


*mengambil tasnya dan pergi*


__ADS_1


yura keluar dari ruangan periksa dan menuju meja resepsionis,ketika sampai di parkiran tangisanya pecah.sebenarnya dia tidak rela membentak sahabatnya sendiri.



"maafkan aku manda,aku terpaksa "



yura masuk kedalam mobil miliknya,dan dia melajukan mobilnya,hingga dia berhenti di suatu jembatan,jembatan itu banyak menggenang masalalu yura yang baik atau buruk,jembatan itu adalah tempat dimana dia melihat kakaknya untuk terakhir kalinya.



"kau tahu aku merindukanmu"*menatap ke bawah*



"tidak ada orang yang mengerti perasaanku kecuali kau,aku tidak akan menyerah untuk mencarimu walau itu sangat membahayakan diriku"



dia menatap air sungai itu dari jembatan selama 1 jam sesekali dia mengingat wajah keluarganya.



yura menggengam erat besi jembatan dan mulai menangis,disana hanya ada dia seseorang tidak ada yang lain.



lalu dia masuk kedalam mobilnya untuk melanjutkan perjalanan kerumahnya.



sampai dirumah...



yura melihat bi nila yang sedang menggendong dan memberi makan kio di teras rumahnya,dia berfikir hanya dua orang itu yang bisa membuatnya bahagia.



langakah kaki yura mulai masuk ke halaman rumahnya.



"aku pulang"



"yura..kenapa cepat sekali pulangnya,dan kenapa lehermu"




"kamu itu kalau kerja harus hati hati,ayo kita masuk kamu harus makan banyak lihat kamu tambah kurus"*menarik tangan yura untuk masuk ke dalam*



"bibi berikan kio padaku,aku sungguh rindu padanya"



"eh ada apa kenapa tiba tiba"



"tidak ada aku hanya rindu saja"



yura menggendong kio dengan tersenyum,seakan akan dia melupakan kejadian tadi.



"yura kamu sudah makan,bibi masak makanan kesukaanmu.tapi mandilah dahulu baru makan"



"ya bi"



yura meletakan kio di kereta bayinya,dia langsung menuju kamarnya untuk mandi,setelah mandi kaki mungilnya menuruni tangga dan langsung menuju ruangan makan.



drtt...drttt...


handphone yura berbunyi ketika dia sedang makan.



"eh eliza,tumben dia nelphon aku"*mengangkat panggilan*

__ADS_1



in the call



•iya el ada apa tumben nelphone aku.


-aku mau kasih tahu kamu tentang kak hans.


•apa kau menemukannya!?


-sekarang aku berada di anyang,dan aku melihat orang persis banget seperti dia.


•apa kau serius!


-apa aku pernah berbohong kepadamu hah,aku akan tinggal di anyang selama 2,5 tahun apa kau mau kesini.


•oke oke nanti aku pikirkan



tutt...yura mengakhiri panggilanya dengan eliza.



yura bergegas meletakan piringnya di wastafel,dan langsung berlari ke teras untuk mengabari bi nila.



"bibi!!"*memeluknya sambil menangis*



"ada apa kenapa kau menangis hah,kau sudah besar"



"itu...eliza,eliza"



"kenapa dengan dia?"



"dia menemukan kak hans"



"serius dimana dia menemukannya"



"di kota anyang,aku harus menjumpai eliza"



"tapi bagaimana pekerjaanmu,kau baru 3bulan berkerja"



"itu masalah gampang"



"ya sudah kalau begitu,aku akan menyiapkan pakaianmu ajaklah kio pasti eliza rindu dengan dia"



"bibi tidak ikut denganku?"



"tidak biar bibi disini menjaga rumah,jangan bersedih yura tapi bibi lebih suka disini lagi pula rumah ini amanah dari mamamu kan"



"baiklah kalau bibi tidak mau ikut"



"ayo kita masuk hari sudah mulai gelap"






__ADS_1




__ADS_2