FRIENDZON VS CINTA BEDA AGAMA

FRIENDZON VS CINTA BEDA AGAMA
MELUPAKAN


__ADS_3

Sudah lebih dari belasan menit alex menunggu Chrislen bahkan dia rela bolos jam pelajaran hanya untuk menjaga Chrislen.


Mata gadis itu bergerak. Mengerjapkan nya beberapa kali. Dia melirik ke arah lelaki yang tertidur pulas dengan memegang tangan nya. Alex. Lelaki itu tidur di saat dia tengah menjaga Chrislen


Chrislen meniup angin di mulutnya ke arah wajah tampan alex. Bukan maksud untuk membangunkan dia hanya bercanda saja. Tapi, alex begitu peka dia malah langsung bangun.


"Eh, Chrislen udah bangun? Kapan?" Tanya alex.


"Barusan" jawab Chrislen


Seketika wajah alex terlihat begitu muram membuat Chrislen bingung. Lelaki itu menunduk. Namun, Chrislen memegang dagunya dan mengangkat kepalanya untuk melihat wajah Chrislen.


"Ada apa?" Tanya Chrislen khawatir.


"Kamu ada masalah ya? Kenapa gak cerita?" Spontan Chrislen kaget. Dia tak berfikir jika alex akan menanyai hal ini padahal kan dia melakukan ini karena rencana nya saja untuk menjauhkan alex dari alma


"Emmm e-enggak ada a-apa apa kok" ucap nya gugup.


"Jangan bohong"


Lah, tidak mungkin Chrislen jujur jika dia seperti ini karena cemburu. Chrislen hanya menggeleng kan kepalanya


"Kamu gak masuk kelas?" Tanya Chrislen anggap saja dia kini tengah mengalihkan topik agar alex tak curiga


"Kalo gue masuk kelas, siapa yang jagain lo" Chrislen kembali di kejutkan dengan ucapan alex dia kira alex akan bicara memakai aku-kamu selamanya seperti kepada alma tapi, ternyata salah.


"Makasih"...


**


"Alma!"


Alma menghentikan langkahnya. Menoleh ke belakang mencari asal suara barusan. Aldo. Lelaki itu menghampiri alma yang berjalan sendiri di koridor


"Ada apa?" Tanya alma


"Pulang bareng"


Alma hanya mengangguk kemudian melanjutkan langkah nya. Dia sebenarnya sudah tak ingin terus terusan bertemu aldo. Toh, kenapa waktu mereka pacaran aldo bahkan tak pernah mengajak nya ke tempat yang indah atau hal hal romantis gitu.


Tapi, ketika mereka belum pacaran aldo malah lebih romantis. Kata kata gombalan yang keluar dari mulutnya selalu membuat jantung alma berdisko hebat.


"Besok, mau ke sekolah gak? Katanya ada pelatihan pramuka seperti biasa gabungan dengan sekolah sebelah" kata aldo. Di pertengahan jalan nya

__ADS_1


Alma melirik ke arah aldo sekilas. Aldo pasti akan menanyakan hal itu. Dia tahu alma menyukai latihan ke pramukaan. Si sekolah nya memang jarang mengadakan hal itu. Sekali nya mengadakan pasti selalu dengan sekolah sebelah. Selalu di gabungkan


"Mau,. Kenapa?"


"Enggak, soalnya sekolah kita aku yang mimpin. Nanti juga sebelum ulangan akhir semester ini kita akan ngadain camping, bareng juga sama sekolah sebelah" Alma hanya mengangguk paham


"Kamu... gak ada niatan buat balikan?" Pertanyaan itu membuat alma terkejut. Gadis itu menghentikan langkahnya menoleh ke arah aldo


1% cinta untuk aldo mungkin masih ada. Siapa si yang gak mau sama aldo. Udah ganteng, pinter, mantan ketua osis pokoknya the best. Tapi, kalo dia malah nyakitin buat apa coba.


"Kamu gak inget semua tentang kita. Dulu aku pernah ajak kamu ke fun fair setiap akhir pekan. Aku selalu jemput dan antar kamu pulang. Aku selalu nemenin kamu ketika melodi sama linda gak sekolah. Kita selalu belajar bersama di rumah aku. Semua kesenangan kita. Kamu masih inget?"


"Itu dulu, semua kenangan indah itu cuma terjadi saat awal awal kita jadian dan saat saat masih pendekatan. Setelah itu kamu gak ada lagi buat aku, nemenin aku, pergi ke fun fair, ajarin aku belajar. Semuanya gak ada"


"Maaf"


"Aku gak mau inget itu lagi, sekarang hubungan kita cuma sebatas teman"


***


Alex sibuk dengan no android di tangan nya. Sementara Chrislen kini tengah rebahan di paha alex yang ia jadikan bantalan. Sambil memakai camilan dan menonton TV.


Alma (calon pacar)


^^^Besok ada latihan gabungan pramuka. Kamu ikut gak? ^^^


|ikut, kenapa?


^^^Enggak nanya aja, aku juga akan ikut^^^


|oh gitu, kamu suka pramuka, yah?


^^^Iya, nanti kita bakal latihan bareng. Semangat buat besok^^^


|ok, makasih


Read


Chrislen mendongak. Melihat alex yang senyum senyum sendiri. Rasa penasaran nya membuat Chrislen merenggut ponsel yang sedari tadi asik di genggaman alex


"Eh, Chrislen!" Wajah alex panik. Sementara Chrislen hanya berlari menjauh sedikit dari alex dengan tawanya.


"Gue cuma mau liat, siapa yang udah bikin lo senyam senyum sendiri kek orang gila!"

__ADS_1


Chrislen perlahan membuka hp android milik alex, untung saja dia tau password hp dan pin Whatsupp milik alex.


Senyuman di Wajah nya seketika pudar ketika melihat isi room chat alex dengan alma. Bahkan kontak milik alma saja di sematkan dan berada paling atas yang sebelumnya adalah Chrislen


Marah? Tentu saja Chrislen marah. Seharusnya Chrislen lah yang menduduki tempat paling atas di kontak WA milik alex. Kenapa secepat itu? Sekarang yang membuatnya terkejut lagi adalah alex mengubah nama Chrislen di kontak nya, yang asalnya 'ratu nya alex<3' kini berubah menjadi 'ilen♡' walaupun emang nama sebelumnya Chrislen yang buat.


Tapi, dia sudah meminta alex untuk tidak mengubahnya. Lagi lagi alex menentang apa yang dia inginkan


'Kenapa lo berubah secepat ini?' Batin Chrislen


"Lo kenapa?" Tanya alex yang datang menghampiri chrislen. Gadis itu mencoba kembali tersenyum walaupun senyuman itu hanyalah paksaan


"Ini" Chrislen mengasongkan layar hp alex ke wajah alex. "Kenapa lo ubah nama kontak gue!?" Eittsss bukan karena itu saja yang membuat Chrislen marah. Tapi, karena kontak alma yang paling atas itu.


"Emang nya kenapa? Suka suka gue dong, udah ah, sini!" Alex merebut kembali hp nya.


"Dari pada lo ributin hp gue, lebih baik lo tidur sana. Besok lo juga mau ikut kan ke latihan gabungan pramuka" Chrislen mengangguk.


"Gue mau tidur, tapi, temenin dulu. Sampe mamah gue pulang"


"Iyaaa! Udah ayok."


Mereka pun pergi ke lantai dua menuju kejar Chrislen. Alex terbaring di ranjang sebelah kiri dan Chrislen sebelah kanan. Alex terkadang memang sering menidurkan Chrislen ketika mamah Chrislen pulang larut malam dan sentiasa menemani gadis itu


Alex memiringkan tubuh nya sementara Chrislen memeluk nya dan membiarkan kepala gadis itu berada di dada nya.


****


"Alex"


Panggilan lembut itu membuat alex menghentikan aktivitasnya yang mengelus lembut rambut Chrislen. Alex langsung menoleh ke arah pintu. Cewek berdiri disana dengan senyuman Cantik nya


Alex langsung bangun dan menghampiri dewi. "Chrislen sudah tidur tante" ucap alex sekilas melihat ke arah Chrislen


Dewi mengangguk. "Makasih, ya. Udah jagain Chrislen"


"Sama sama tante. Kalo gitu alex pamit"


"Tante antar"


Dewi menghantar alex sampai di depan pintu. "Sekali lagi makasih ya"


Alex mengangguk. "Iya tante, alex duluan"

__ADS_1


__ADS_2