Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin

Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin
Hari menyenangkan


__ADS_3

Setelah menelfon Devan pun memasuki kamarnya dan melihat ziva sedang rebahan di sofa.Beberapa menit kemudian terdengar ketukan pintu dari arah luar yang menandakan makanan yang di pesan sudah di antarkan oleh sang pelayan.


Devan yang sedari tadi membaringkan dirinya di kasur sambil main game sementara Ziva yang rebahan di sofa sambil membaca buku tentang basicnya yaitu kedokteran mendengar suara orang mengetuk pintu ingin bangun dan membuka pintunya tetapi Devan mencegahnya.


"Zi,biar aku aja yang buka pintunya"ucap Devan


"Ooh ya udah,kalau kamu yang bukain pintu"jawab Ziva sambil memperhatikan Devan yang akan membukakan pintunya


Devan pun membuka pintu dan menemukan pelayan yang membawakan makanan untuk mereka saat Devan membuka pintu


"Selamat siang, Pak" ucap pelayan dengan sopan


"Siang"jawab Devan sok cool


Pelayan pria itu pun meminta ijin kalau ia akan mengantarkan makanan nya kedalam kamar dan Devan pun melarangnya


"Tunggu,biar saya aja yang bawa ke dalam"ucap Devan


"iya,baik Pak"jawab pelayan tersebut


Devan pun memasuki kamarnya dan mengantarkan makanan tersebut kedalam kamar.


"Kok,kamu yang ambil makanan nya, emangnya pelayan nya nggak antarin masuk ya ke dalam"tanya Ziva karena ia melihat Devan yang membawa makanan ke dalam kamar


"Nggak "jawab devan sambil menyusun makanan yang di bawanya di meja kamar

__ADS_1


"ooh"jawab ziva sambil membaca buku kembali lagi


Saat Devan selesai menyiapkan makanan ia pun memanggil Ziva untuk makan


"Zi,Ayo kita makan,"Panggil Devan


"Hmm sambil bangkit dari sofa Ziva pun menuju ke meja makan minimalis di kamar mereka


"Silahkan tuan putri"ucap Devan


Sambil tersenyum dan memberikan makanan pada Ziva


Ziva pun hanya tersenyum menahan malu dan menunduk karena ia merasakan pipinya merona karena di gombal oleh Devan.Jujur Ziva ingin menghilang dari hadapan Devan sekarang karena ia sedari tadi belum memakai cadarnya saat ia memutuskan untuk melihatkan wajahnya pada Devan


"Kami ngapain nunduk"goda Devan pasalnya ia sudah tau kalau Ziva malu


"Ayo buruan kita makan ke buru makanannya Dingin lagi" ucap Devan kemudian


"Iya,"ucap Ziva


Saking laparnya Ziva pun menghabiskan makanan dengan lahap dan sambil berkeringat dan mulut nya pun belepotan,Devan yang sedari tadi memperhatikan Ziva makan pun mengambil tisu dan menggosok keringat nya Ziva dan mengambil tisu lagi untuk menggosok bibir Ziva.


Ziva pun sadar bahwa sekarang ia dan Devan berada pada posisi yang sangat dekat dan ia pun mengambil tisu dari tangan devan dan melap sendiri kotoran makanan yang ada pada bibirnya.


"Kamu jadi perempuan nggak jaim-jaim ya"ucap Devan jujur

__ADS_1


"Emangnya kenapa?aku kan lapar jadi buat apa jaim-jaim, apalagi sama kamu"ucap Ziva


"Kamu beda ya,sama cewek di luar sana yang ketika makan sama cowok pasti mereka makannya sangat hati-hati,"ucap Devan


"Iya aku kalau lapar ya makannya cepat,kamu mau aku makan pelan-pelan terus lama habisnya"jawab ziva


"Ya nggak gitu juga,aku suka cewek kayak kamu yang nggak neko-neko"ucap Devan


"Hmm"jawab ziva sambil melanjutkan makan nya yang tertunda karena obrolan mereka tadi


"Terus kamu ngapain nggak makan dari tadi kamu juga belum makan kan ayo makan, kenapa Mala lihatin aku makan sih"ucap Ziva


Karena Devan hanya memperhatikan nya makan jadi Ziva pun selera makannya jadi berkurang


"Iya aku makan kalau kamu yang suapin,kalau nggak aku nggak mau makan"ucap Devan penuh ancaman


"Manja banget sih,"ucap Ziva


"Kan manjanya sama istri sendiri", jawab Devan


Ziva pun mengalah dan mengambil sendok untuk menyuapi suaminya yang manja padanya,saat Ziva menyuapi makanan ke dalam mulutnya Devan,Devan mengunyah makanan sambil memperhatikan wajah cantik istrinya yang tidak terbungkus hijab dan cadar hingga Devan pun puas sekedar melihat wajah Ziva


"Devan kamu kenapa sih,natapin aku gitu?aku kan malu"ucap Ziva salting


"Seorang Ziva yang terkenal judes ini bisa salting juga", jawab Devan pada Ziva sambil tersenyum

__ADS_1


Jujur Ziva sangat malu dibuatnya karena Devan yang terkenal ngeselin dan dingin bagi orang yang tidak mengenalnya maka mereka mengatakan Devan cowok yang super dingin tapi ini Devan yang sekarang bukan Devan yang orang kenal sebagai seorang dingin tapi dimata Ziva sekarang,Devan adalah sosok yang manja


Hati siapa yang tidak terpana ketika sang cowok cool yang tiba-tiba tersenyum pada Ziva dengan senyuman yang sangat manis.


__ADS_2