
Setelah mereka bersiap Ziva dan Devan pun paginya sudah pulang ke rumah mama dan papa Devan karena sebentar pukul 9 pagi mereka akan berangkat ke luar negeri untuk melihat bisnis nya di sana karena memang telah merencanakan setelah pernikahan putra semata wayangnya mereka akan balik lagi ke Amerika.
Setelah perjalanan yang menempuh jarak yang sangat jauh memakan waktu setengah jam untuk sampai di rumah kediaman mama dan papanya Devan.
Sesampainya di sana mereka pun mengucapkan salam dan di sambut langsung oleh mama dan papa
"Selamat datang"sambut mama dan papanya ketika mereka tiba didepan pintu rumah
Ziva pun tersenyum dan memeluk sang mama mertua dengan hangat, Devan pun demikian memeluk sang papa.
"Gimana kabar kalian"ucap papa Yuda yang tak lain papanya Devan
"Alhamdulillah baik pa"ucap Devan
Setelah mereka berpelukan melepas rindu mama devan pun mengajak mereka untuk masuk kedalam.
"Kalian pasti cape ya, perjalanan jauh"tanya mama Devan
"Nggak kok ma"ucap Devan dan Ziva bersamaan
__ADS_1
"Van,kamu jagain Ziva ya,awas kalau kamu sampai macam-macam dan buat Ziva menangis mama akan hukum kamu"ancam mama Devan pada putranya
"Iya ma, Devan akan jagain Ziva, dengan baik dan mama nggak usah khawatir"jawab Devan
"Iya mama percaya,dan pegang omongan kamu"ucap mama
"Ziva sayang,kalau Devan buat kamu sedih,dan buat masalah kamu bilang aja sama mama nanti mama kasih hukuman buat Devan"ucap mama Devan lagi
"Iya ma,"ucap Ziva menanggapi apa yang di sampaikan oleh mama mertuanya
"Ziva kalian baik-baik ya di sini, selama mama dan papa pergi"ucap mama devan
"Kalau ada masalah di selesaikan baik-baik, karena membangun sebuah rumah tangga itu, tidak selalu adem, tapi ada masa dimana kalian menghadapi permasalahan dan bisa menyelesaikan dengan baik"nasihat papa Devan
"Iya pa,kami akan ingat semua nasihat papa dan mama"jawab Ziva
Setelah obrolan mereka tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar
"Assalamualaikum "ucap orang dibalik pintu
__ADS_1
"Waalaikumsalam, siapa ya pagi"gini sudah bertamu"ucap mama Devan
"Mama bukain pintu dulu ya,"ucap mama Devan Sambil menuju pintu utama untuk membukakan pintu
Mama Devan membukakan pintu dan orang yang dibalik pintu tersenyum dan memeluk mama Devan
"Hallo Tante cantik nya Zahra"ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Zahra sepupunya Devan ponakannya Tante Lia mama devan
"Hai juga, Zahra ponakannya Tante yang paling bawel,"ucap mama Devan menjawab sambil tersenyum hangat pada ponakannya.karena mama Devan tidak mempunyai anak perempuan hingga ponakannya itu sangat di sayangi seperti anaknya sendiri seperti Devan.
Setelah bersapa ria dengan Tante nya.Zahra pun memasuki rumah dengan berteriak...
"Hai om Zahra yang paling ganteng,kakak ipar yang cantik,dan kakak Devan yang ganteng"ucap Zahra menyapa semuanya
"Hai juga Zahra ponakannya om yang cantik,"ucap papa Devan
Papa dan mama Devan sangat menyayangi keponakannya itu seperti anak kandung mereka karena sang istri tidak bisa hamil lagi karena ada penyakit yang dideritanya dulu hingga di angkat rahimnya jadi tidak bisa memiliki anak lagi.
"Hai Zahra, gimana kabar kamu"ucap Ziva
__ADS_1
"Aku baik kok,maaaf ya kemarin tidak sempat mengucapkan selamat kepada kalian jadi pagi"aku udah kesini"ucap Zahra