Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin

Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin
Obrolan


__ADS_3

"iya nggak apa-apa kok,ucap ziva


"Ngomong -ngomong sebentar om sama Tante mau balik ke Amerika ya, Zahra sedih kenapa om dan tante mau balik lagi ke sana"ucap Zahra sedih pasalnya ia tak ingin kalau Tante dan Om nya pergi.


"Zahra sayang, Tante sama om ke sana mau mengurus bisnis di Amerika karena di sana belum ada orang kepercayaan yang Tante percaya dan meninggalkan bisnisnya di sana dan setelah mendapat orang kepercayaan Tante dan Om akan kembali lagi ke Indonesia dan kumpul lagi bareng-bareng"ucap mama Devan pada Zahra menjelaskan agar keponakannya tidak bersedih


"Kamu mau oleh-oleh apa?jadi kalau om dan Tante Balik bawain apa yang kamu pengen" "ucap papa Devan menenangkan Zahra


"Zahra mau minta di beliin sepatu terbaru di Amerika keluaran terbaru"jawab Zahra karena memang ia suka mengoleksi sepatu padahal sepatunya sudah penuh di lemari nya di rumah


Mama dan papa Zahra sangat menyayangi putrinya ini hingga apa yang diminta sang putri pasti diberikan,jadi mama Zahra sama mama devan kakak beradik.


Setelah mereka berbincang-bincang dan mama Devan pun mengajak mereka sarapan karena mereka belum sarapan dari tadi karena obrolan mereka.


"Ayo,kita semua makan bareng, sebelum mama dan papa berangkat pukul 10 nanti"ucap mama Devan


"Siap Tante cantik"jawab Zahra senang


Devan pun hanya tersenyum melihat tingkah sepupunya itu yang selalu tidak berubah dengan tingkahnya.

__ADS_1


"Ayo, Ziva"panggil Devan


"Iya,"jawab ziva


Mereka pun menuju meja makan dan sarapan pagi, setelah sarapan pagi mereka pun memutuskan untuk menghabiskan waktu mereka untuk mengobrol sebelum keberangkatan mama dan papa Devan.


"Gimana kuliah kamu Devan"tanya mama


"Baik ma,"jawab Devan


"Mama dengar dari papa kamu udah susun skripsi nya yang tinggal tunggu ujian aja kan"tanya mama lagi


"Iya ma,Devan udah selesai skripsinya tinggal ujian skripsi nya aja "ucap Devan


"Iya ma, Devan akan kerja di perusahaan papa"jawab Devan


Mereka pun mengobrol dan saling bertanya tentang perkuliahan mereka.


"Kalau Ziva kamu gimana kuliah nya sama Zahra"tanya mama Devan

__ADS_1


"Kami baik juga kok, kuliah nya"ucap Ziva


"Zahra kok kamu bisa akrab banget sama Ziva "tanya mama Devan


"Ya karena aku sahabatan sama Ziva Tante, Tante tahu nggak Zahra sama Ziva itu satu jurusan loh"jelas Zahra


"oow ya, bagus kalau gitu"ucap mama Devan


"Dan Tante tahu nggak...ucap Zahra


"Nggak tahu"potong mama devan


"Kan Zahra belum ngomong,"ucap Zahra


"Iya kenapa"ucap mama Devan


"Aku udah sahabat sama Ziva lama dan aku tidak tahu kalau kak Devan itu tunangannya sama Ziva,pas Zahra tahu Zahra langsung sok Tante"ucap Zahra berdrama


"Iya kan perjodohan juga cepat jadi nggak sempat untuk ngomong sama Zahra,aku minta maaf ya Zahra"ucap Ziva karena mereka bersalah karena tidak memberitahu tentang perjodohan itu dan sebenarnya Devan itu sepupunya Zahra.

__ADS_1


"Hmm ya udah,aku maafin tapi kamu harus temani aku jalan-jalan dan harus diijinkan oleh kak Devan "ucap Zahra tersenyum


"Iya,ya udah aku setuju "ucap Ziva dan melihat ke arah Devan meminta menyetujui dan Devan pun tersenyum


__ADS_2