Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin

Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin
kampus


__ADS_3

Hari berganti hari kini Ziva pun beraktivitas seperti biasa yaitu pergi ke kampus.


"Assalamualaikum Abi"ucap Ziva.


"waalaikumsalam sayang"ucap abinya


Ziva pun duduk bersama abinya pun sarapan bersama setelah itu Ziva pun berpamitan ke abinya karena pagi ini ada MK pagi sehingga Ziva pun harus pergi ke kampus pagi-pagi sekali.


"Abi,Ziva berangkat dulu yaa soalnya ada MK pagi hari ini ada praktik soalnya"ucap Ziva sambil menjelaskan kegiatan kampus kepada abinya.


"iya sayang, belajar yang rajin ya"kata abinya


"Siap."ucap Ziva sambil memberi hormat


"Oke 👍 anak Abi yg paling cantik pergi sana nanti telat loh" kata Abi


"yaudah Ziva berangkat, assalamualaikum"ucap Ziva


"Waalaikumsalam"ucap abinya


****


Sedangkan di tempat lain seorang pria masih tertidur pulas hingga cahaya matahari masuk ke kamarnya dan dia pun bangun dan melihat jam dan baru menunjukkan pukul 7:15 pria itu adalah Devan.


Devan pun bergegas bangun karena hari ini Devan akan ke kampus untuk menyerahkan skripsinya ke dosen jadi dia akan pergi ke kampus jam 10 nanti.


Setelah selesai dengan ritual mandinya Devan pun menuruni anak tangga satu persatu dan menghampiri papanya yang sedang duduk di sofa sedang membaca koran.


"Papa belum ke new York?"tanya Devan


"Belum, setelah kamu menikah nanti baru papa mau balik" jawab papa Devan yakni pak Yuda.


"Oh,terus mama kapan balik ke sini?tanya Devan


" Mama kamu masih ada kerjaan jadi belum bisa balik sekarang"jawab pak Yuda


"Oh,iya pak hari ini Devan mau pergi ke kampus dulu soalnya mau serahkan skripsinya Devan ke dosen"jelas Devan


"iya"jawab pak Yuda


Akhirnya Devan pun bersiap-siap dan menuju ke ruang makan untuk sarapan dan menuju ke kampus.


Setelah sarapan Devan tak lupa berpamitan kepada papanya dan berangkat ke kampus mengendarai mobil sport nya.


Sesampainya di gerbang kampus para cewek -cewek yang ada di daerah kampus berteriak histeris memanggil nama Devan.

__ADS_1


"Ma, calon mantu mu lewat"ucap mahasiswi 1


"Devan makin hari makin tambah ganteng aja"ucap mahasiswi 2


Dan ada banyak teriakan yg sifatnya memuji Devan tetapi sang yang di puji tidak menghiraukan teriakan histeris tersebut.


Akhirnya Devan pun selamat dari gerombolan mahasiswi yang ada di parkiran itu.


Dan menyelusuri koridor kampus sambil melihat sekeliling nya karena Devan sudah lama tidak ke kampus karena menyusun skripsinya.


Saat berjalan menelusuri koridor kampus tiba-tiba ia menangkap sebuah sosok yg dia kenali siapa lagi kalau bukan Ziva.Devan pun melirik langsung pergi ke ruang dosen untuk menyerahkan skripsinya.


Jadi Devan dan Ziva itu sebenarnya satu kampus tetapi dari fakultas yg berbeda dimana Devan fakultas ekonomi sedangkan Ziva fakultas kedokteran.Mereka tidak saling mengetahui karena beda fakultas ya guys 😊🎉


Saat ini Ziva sedang duduk di koridor kampus dengan sahabat nya yaitu Zahra.Setelah selesai dengan MK pertama mereka pun memutuskan untuk membaca buku tetapi mereka tidak menyadari bahwa seseorang telah melihat mereka tadi dan pergi untuk menyelesaikan urusannya.


"Zahra, kita ke kantin yuk".ajak Ziva ke sahabat nya


"Yuk"jawab Zahra


Akhirnya mereka pun pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang mulai meneriaki makan 😁😂


**sesampainya di kantin


"Zi,kita duduknya di pojok sana aja ya, tunjuk Zahra ke bangku yg masih kosong"tanya Zahra


"Kalau gitu,kamu kesana nanti aku yg pesan makanan nya"ucap Zahra kepada Ziva dan ia pun pergi ke meja tersebut.


"zi...,!!!


"apalagi"tanya Ziva Kepada sahabat nya


"kamu mau pesan apa?"tanya Zahra


"Mie ayam sama minuman nya juice jeruk"ucap Ziva sambil meninggalkan Zahra dan menuju ke bangku kosong tersebut.


sesampainya di bangku tersebut Ziva pun duduk membaca buku sambil menunggu pesannya datang.


"Makanan udah datang, silahkan di makan tuan putri"ucap Zahra sambil ngelawak dan menaruh makanan ke meja.


Dan mereka pun memakan makanan tersebut karena saking laparnya hingga tidak tersisa makanan yang di miliki oleh Zahra.


"Zahra, makanannya pelan-pelan dong !" seru Ziva


"iya-iya, abisnya gue lapar Ziva sayang"ucap Zahra sambil memanyunkan bibirnya

__ADS_1


"Tapi biar kamu lapar tapi harus makanan pelan-pelan nanti tersedak Lo!! ucap Ziva menasihati


Suasana di kantin sangat riuh dan berisik karena kedatangan seorang pria yang tak lain tidak bukan yaitu Devan yang sebal karena setiap memasuki area kantin pasti suasana yang kurang Devan sukai di kelilingi ciwi-ciwi centil yg mengagumi Devan.


Akhirnya Devan pun berjalan dengan gaya cool nya dan sambil asik dengan handphone nya tanpa menghiraukan teriakan cewek"tersebut.


Akhirnya Devan pun pergi ke meja di samping dua gadis yang sedang duduk membelakangi Devan sambil asik memakan makanan mereka tanpa menghiraukan apa yang sedang terjadi di kantin tersebut.


Hingga salah satu dari mereka yg tak lain adalah Zahra sahabat dari Ziva pun pergi untuk memesan air.dan meninggalkan Ziva.


Hingga Zahra pun berbalik dan menangkap sosok yang sangat ia kenali.


"Kak Devan" kaget Zahra


Devan pun berbalik karena merasa namanya di panggil oleh seseorang yang tidak asing di pendengaran nya.


"Zahra" kamu ngapain di sini?tanya Devan


"Aku kuliah lah kak,masa nongkrong"canda Zahra kepada Devan


"Ooh,"jawab Devan


"Kak Devan kapan baliknya ke sini?"tanya Zahra


" kemarin" jawab Devan singkat.


" Ko nggak ngabari aku sih kak, ucap Ziva sambil memanyunkan bibirnya.


"Emangnya, apa urusannya sama loh"? tanya Devan


"kan Zahra mau jemput kak Devan," ucap Zahra


" nggak usah" jawab Devan.


Kak aku mau kenalan kakak sama teman aku selama aku kuliah di sini yuk.zahra pun menarik tangan Devan menuju meja yang tadi Zahra tempati.


sesampainya di meja tersebut Zahra pun mengenalkan Devan pada sahabat nya yaitu Ziva.


"Zi..!! panggil Zahra


"iya,kenapa?tanpa melihat sahabatnya yang manggilnya.Ziva asik membaca buku .


"kamu lihat ke sini dulu dong"ucap Zahra kesal karena pasalnya sahabat ini sangat cuek, kalau sudah membaca buku maka dia tidak akan menghiraukan kalau Zahra banyak cerita kepadanya.padahal kan Zahra mau memperkenalkan dua dengan seseorang.


Zahra pun mengambil buku yg di baca Ziva dan akhirnya Ziva pun menoleh kepada Zahra dengan kesal.manik mata Ziva menangkap sosok yang berada di samping Zahra tanpa berkedip.dan menyadari lalu menurunkan pandang nya.

__ADS_1


"Kamu"ucap Ziva kaget.dan merubah ekspresi wajah nya dan menundukkan pandangan nya.


__ADS_2