
Setelah mereka bertiga menyelesaikan makanan mereka.zahra ada ziva pun berpamitan duluan karena mereka ada kelas selanjutnya mereka berdua pun pergi dan meninggalkan kantin tersebut.
Tinggallah Devan sendiri yang merenungi tentang pernikahan yang akan diadakan acara besok di hari Jumat dan itu sangat menganggu pikiran seorang Devan karena ia tidak mungkin menolak pernikahan yang sudah ditetapkan besok, bisa-bisa ia akan membuat malu keluarganya kalau dia yang membatalkan pernikahannya besok.
Tetapi di satu sisi ia juga bingung dengan hubungan nya dengan kekasihnya Bella yang saat ini belum mengetahui kalau kekasihnya Devan sudah di jodohkan dan akan segera menikah besok.Devan bimbang kalau ia akan memberi tahu kekasihnya atau tidak tentang pernikahannya besok.
Setelah bergalut dengan pikirannya akhirnya Devan pun pergi meninggalkan kantin dan menuju ke tempat tongkrongan bisa teman"nya nongkrong di salah satu cafe terdekat di kampus tersebut.
Sesampainya di cafe Devan pun akhirnya bergabung dengan teman-teman nya yakni Aldi dan Angga yang sedang asik nongkrong sambil mengerjakan tugas skripsinya.
"Hai,Devan"sapa Aldi pada Devan
"Lo, kenapa kayak nggak ada semangat hidup Lo Dev"tanya Angga pada sahabatnya tersebut.
__ADS_1
"iya Lo kenapa sih"Aldi ikut menimpali
"Gue lagi stres,Bokap gue udah nyuruh gue nikahnya besok jadi gue lagi bingung apa gue kasih tau bella aja ya tentang pernikahan gue besok" tutur Devan
"Kalau menurut gue sih, sebaiknya Lo ketemu sama Bella trus Lo bicara baik-baik sama dia dan lo minta kalau hubungan kalian tidak bisa di teruskan"Ucap Angga
"Iya Devan sebaiknya Lo ikut aja saran dari sih Angga,kan dia kan diantara kita yang paling bijak"timbal Aldi memberikan saran juga
"Tapi gue nggak bisa ngelakuin itu pada Bella,gue nggak tega sama dia kan gue cinta sama dia"ucap Devan lesu
"Gue sih, kurang peduli toh kita kan hanya di jodohkan dan gue nggak cinta sama dia masa gue harus nikah sama dia sih,tetapi di satu sisi gue juga nggak mungkin batalin acara ini bisa-bisa Bokap dan nyokap bunuh gue lagi, kalau gue ngebagkam ucapan orang tua,"ucap Devan
"Kalau gitu Lo nikah aja, jalanin aja dulu nanti kalau nggak cocok tinggalin aja,kan beres"ucap Aldi
__ADS_1
"Ya, nggak bisa gitu loh,masa pernikahan di mainin sih,"jawab Angga membantah apa yang di ucapkan oleh Aldi
"Kalian ini mau kasih gue solusi atau mau berantem sih,gue kesini mau nenangin diri gue kenapa kalian Mala ribut, kalau gitu gue cabut lanjutkan aja perdebatan kalian " marah devan kepada dua sahabatnya itu.
"Lo sih,pake acara menyela ucapan gue segala "ucap Aldi
"Kan Lo yg kasih saran nggak masuk akal jadi Devan pergi lah "jawab Angga tidak mau kalah.
"Iya-iya gue salah deh,babang Angga "ucap Aldi dengan nada lebai
Akhirnya mereka berdua pun tertawa, Aldi memang tidak suka kalau lagi marahan sama Angga karena dia nggak punya teman ngobrol dan adu mulut kalau tidak dengan angga jadi ia akan memutuskan untuk mengalah duluan akhirnya mereka berdua pun baikan.
Dan untuk masalah Devan yang lagi ngambek Nnti mereka berdua yang akan urus semuanya.
__ADS_1
setibanya di rumah devan pun merebahkan tubuhnya di sofa dan ketiduran karena kelamaan berfikir untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.