Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin

Gadis Bercadar Dan Cowok Dingin
Belajar menerima


__ADS_3

Pukul 17:00 Ziva dan Zahra baru selesai menyelesaikan kelas mereka dan akhirnya mereka pun pulang kesoreaan karena banyaknya mata kuliah di hari ini.


"Ziva kamu gimana pulang nya di jemput Abi kamu atau kamu naik taksi"?tanya Zahra


"Aku pulang nya naik taksi aja, soalnya Abi belum bisa jemput karena pekerjaan di kantor Abi banyak"kata Ziva


"Ooh ya,udah gimana kalau pulang aku antarin ya"ucap Zahra


"Nggak usah, Zahra nanti ngerepotin kamu lagi, lagian rumah kita kan berlawanan arah"tolak Ziva halus pada Zahra takut ia tersinggung


"Nggak apa kok, sebentar lagi supir aku jemput jadi kamu nggak boleh nolak kan besok acara pernikahan kalian kan?jadi aku mau menghabiskan waktu bersama sahabat ku tersayang sebelum di larang pergi sama aku lagi kalau udah jadi istri kak Devan"ucap Zahra sedih dengan nada memohon pada Ziva


"Iya-iya, boleh Zahra sayang, kamu antarin aku pulang hari ini,jadi kamu jangan sedih lagi, nggak usah, bikin muka kamu kayak gitu dong,sambil mencubit pipi Zahra gemas"ucap ziva mengalah


"Oke let's go, kita pulang ayo ziva kita parkiran pasti mang ujan udah nungguin kita"ucap Zahra


"Ayo,kita kedepan"jawab Ziva


Mereka berdua pun melangkah menuju parkiran hingga terlihat mobil Zahra yang biasa menjemputnya sudah terlihat supir nya Zahra mang ujan duduk bersandar di mobil sambil tersenyum dan menyambut kami.


"Assalamualaikum,non Zahra,non Ziva "ucap mang ujan sopan


"Waalaikumsalam mang ujan," jawab kami berdua kompak sambil tersenyum hangat


"Mang ujan apa kabar?"tanya Ziva


"Alhamdulillah,baik kok non Ziva"jawab mang ujan


"ooh, syukur lah kalau begitu"jawab ziva lagi


"Yaudah kalau bgitu mang ujan antarin kita pulang yah,tapi sebelum pulang mang ujan harus antarin Zahra ke rumah Ziva dulu baru mang ujan pulang"ucap Zahra


"Hah, maksudnya non Zahra nggak pulang di rumah gitu"timbal mang ujan pada anak majikannya itu


"Iya mang ujan, Zahra malam ini mau nginep di rumahnya Ziva, Nnti selesai mang ujan antarin Zahra ke rumah Ziva, Zahra boleh minta tolong nggak?ucap Zahra


"Minta tolong apa non Zahra"jawab mang ujan

__ADS_1


"Zahra mau nyuruh mang hujan pulang ke rumah ambil baju Zahra,dan balik lagi kesini antarin ke rumah Ziva lagi, boleh nggak?dan satu lagi Zahra udah chat Bi Asi untuk menyiapkan keperluan Zahra dan Zahra udah beri tahu sama mami dan papi kalau Zahra nginep di rumah Ziva jadi mang ujan nggak usah bingung mau ngomong apa sama mami dan papi"jelas Zahra pada mang ujan panjang kali lebar 😇


"Iya non,"jawab mang ujan sambil tersenyum menanggapi apa yang di sampaikan anak majikannya itu yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri.


Setelah acara penjelasan dengan mang ujan selesai akhirnya mereka pun masuk ke mobil dan meninggalkan area parkiran kampus dan membelah jalanan kota di sore hari


****


Di tempat lain


Devan yang tertidur lama di sofa pun terbangun ketika mendengar salam dari papanya.


"Assalamualaikum"seru pak Yuda saat memasuki rumahnya


"Waalaikumsalam"jawab Devan


Devan yang tertidur pun bangun karena mendengar suara papanya karena jarak antara ruang tamu yang Devan tidur hanya bersebelahan dengan pintu utama, hingga Devan pun terbangun.


"Devan kamu ngapain tidurnya di sofa gitu?"tanya pak Yuda papanya Devan


"Gimana kuliah kamu udah selesai belum skripsinya"tanya papa


"iya udah kok pa,tadi juga Devan udah serahkan skripsinya pada dosen Devan"jawab devan


"Bagus kalau gitu, sebentar lagi mama mu datang dari luar negeri jadi kamu pasti belum mandi kan?kamu mandi dan bersiap-siap dan kita jemput mama di bandara"ucap papa


Akhirnya papa dan anaknya pun yang tak lain adalah Devan mengangguk dan mengiyakan ucapan papanya dan pergi ke kamar dan begitu pun dengan papanya juga bersiap-siap karena baru pulang dari kantor nya.


****


Di sisi lain


Zahra dan Ziva pun sudah dari tadi sampai dirumahnya Ziva dan memutuskan untuk istirahat di kamar setelah pulang dari kampus yang sangat melelahkan karena aktivitas yang padat belum lagi tugas praktikum dll jadi mereka sangat kelelahan dan akhirnya ketiduran.


Jadi Zahra dan Ziva sampai dirumahnya itu pada pukul 18:00 jadi setelah sampai mereka akhirnya memutuskan untuk tidur sejenak merebahkan tubuh mereka yang sangat kelelahan seharian beraktivitas.


Dan Pukul 18:30 menjelang waktu magrib Ziva pun terbangun dan membangunkan Zahra untuk shalat magrib ke buru nanti waktunya habis

__ADS_1


"Zahra ayo bangun"ucap ziva di telinga Zahra


"hmmm,"hanya suara khas baru bangun tidur yang didengar Ziva


"Ayo Zahra kita sholat dulu abis itu kamu boleh tidur lagi kok"ucap ziva pada Zahra


Sang empunya pun menoleh dan menatap Ziva yang sedang memperhatikan nya sedari tadi


"Tapi bangunin dulu" ucap Zahra nada manja dan menyuruh Ziva untuk menarik tangannya agar ia terbangun


Akhirnya mereka berdua pun mengerjakan sholat magrib dan membaca Alquran setelah beribadah mereka pun merasa kalau mereka sudah lapar akhirnya Zahra dan Ziva pun menuruni tangga dan pergi kemeja makan.


Sampai di meja makan mereka di kagetkan karena Abi dari Ziva udah pulang dan duduk di sofa sambil membaca koran yang berhadapan langsung dengan meja makan jadi mereka bisa melihat ke arah Tersebut.


"Assalamualaikum Abi,ucap Ziva pada Abi nya


"Waalaikumsalam sayang"jawab Abi


"kamu udah pulang dari tadi ya sayang,kamu sama nak Zahra, sambil menoleh dan tersenyum melihat sahabat dari anaknya di samping mereka"tanya Abi


"Iya, Abi tadi kami pulang udah sore jam enam sore tadi Abi dan langsung ke kamar karena kecapean dan ketiduran deh"jawab ziva pada Abi nya


"Oow ya udah,kita pergi ke meja makan kita makan dulu pasti kalian berdua udah lapar kan?"tanya Abi Sambil tersenyum


"Iya,"jawab ziva dan Zahra bersamaan sambil tersenyum hangat pada Abi


Mereka pun makan malam dengan tenang,hanya bunyi sendok yang terdengar karena saking laparnya hingga mereka pun makan dan lahap.


Setelah acara makan malam itu Abi mengajak Ziva dan Zahra untuk duduk dan ngobrol-ngobrol dengan kami.


"Ziva,kamu udah siap kan? besok acara pernikahan kamu sama nak Devan di gelar,jadi besok pagi kamu siap"dan kita pergi acara pernikahan kamu digelar"ucap Abi


"Iya Abi,Ziva tahu...(sambil tersenyum dan memeluk Abi nya


"Ziva kalau kamu sudah menjadi istri Devan kamu harus menghormati dia ya,sayang karena ketika ijab kabul di ucapkan semua tanggung jawab Abi sudah di serahkan kepada suaminya jadi kamu harus mematuhi perintah dari suamimu dan jangan membentaknya atau menolak apa yang di perintahkan" ucap Abi lembut sambil tersenyum dan memeluk Ziva erat


Zahra yang melihat kedekatan Abi dan Ziva pun tersenyum bahagia melihat keduanya berpelukan hangat.dan Abi pun melihat Zahra pun langsung menarik ia dan mereka pun berpelukan bersama dan tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2