
Bos motor putri sudah selesai di tambal, tadi orang bengkel menelfon saya. "Ucap Boby
" Biar saya saja yang mengambil dan mengantarkannya. " Jawab Willy yang masih menatap layar laptop miliknya sambil bekerja.
Boby kembali ke ruangannya.
Waktu menunjukan jam 3 sore, semua karyawan bersiap-siap untuk pulang , begitupun dengan Boby karena saat itu pekerjaannya sedang tidak banyak.
Tapi tidak dengan Willy,
Willy masih bekerja di ruangannya, , ,
" Bos ayok pulang ajak Boby, , dari depan pintu ruangan willy,
" Kamu duluan saya masih ada pekerjaan.
" Oke saya duluan.
Willy masih anteng dengan posisinya,
Willy melirik ke arah jam tangannya sudah menunjukan jam 5 Willy bergegas pulang dan merapihkan pekerjaannya.
Sesampainya di bengkel , Willy langsung menanyakan motor putri, , ,
Kebetulan pas waktu itu Boby membawa motor putri bukan ke bengkel resmi ,
Melainkan tukang tambal ban yang Deket jalan yang buka sampai tengah malam.
" Bang saya mau mengambil motor ini, Willy menunjukan ke arah motor putri,
Berapa bang ?
" 15.000,
" Willy mengeluarkan uang 100.000 kembaliannya untuk Abang aja tapi saya nitip mobil ya bang.
" Ok aman bos, , , ,
Mereka saling tersenyum layaknya pelanggan dan customer, , ,
Willy langsung mengendarai motor putri dan menuju rumahnya.
Gerbangnya terbuka, Willy langsung membelokan motor putri dan masuk ke halaman rumah putri,
Putri kaget dengan kedatangan Willy,
Lalu berdiri .
Kebetulan putri saat itu sedang ada di halaman rumah nya sendirian sambil menatap bintang di langit.
Willy tersenyum ke arah putri , putri pun membalas senyuman Willy.
" Siapa yang datang put ?
__ADS_1
Tanya nenek Sonya dari dalam rumah.
" Pak Willy nek,
" Suruh masuk put, , ,
" Iya nek, , ,
" Mari pak masuk, , ,(putri mengajak Willy untuk masuk rumah.)
" Sepertinya lebih nyaman di sini, ,
Willy duduk di sebelah putri tadi duduk.
Putri gelisah bingung dan malu mau apa, putri malu dengan kejadian kemarin, , , saat putri memeluk Willy, dan tidur di mobilnya.
Di tambah lagi saat tau bagai mana Willy menggendongnya sampai ke tempat tidur.
" Kenapa kamu tidak duduk menemaniku.
Tanya Willy pada putri, , ,
Putri masih termenung,
" Lalu Willy menari tangan putri untuk duduk di sampingnya, , ,
Putri kaget !!!!!
" Pak terimakasih sudah menolongku kemarin malam,, , ,
" Putri kaget dengan perkataan Willy,
Iya pak, ! Egghh maksud saya mas
Willy tersenyum,
" Bik sari membawakan teh hangat untuk Willy.
" Terimakasih bik, , ,
" Sama-sama den, , silahkan di minum.
Willy tersenyum ,dan bik sari kembali masuk ke dalam rumah, , ,
" Apa kamu baik-baik saja
"Ya saya baik.
" Pak Willy, , , (Willy menatap tak suka pada putri.)
Maksud saya mas Willy, , , ( Willy tersenyum saat di panggil mas)
" Ya, ,,
__ADS_1
"Terimakasih mas kemarin menolong saya,
"Saya minta imbalan untuk itu.
(sambil menyeruput teh yang di bikin oleh bik sari.
'" putri kaget mendengar perkataan Willy ,
ku pikir kamu tulus menolongku ,
Willy tersenyum tipis,,
" apa kamu sudah makan ?
" belum ( putri manyun )
" sekarang baru jam 7 .
sebagai imbalannya kamu harus temenin aku makan .Willy menggandeng tangan putri.
" t u n g g u , , , , !!!! aku ijin dulu sama nenek.
" iya boleh pergilah tapi ingat jangan pulang larut malam.
tiba-tiba nenek Sonya sudah ada di depan pintu dan mendengar percakapan mereka, sontak putri kaget dan menoleh ke arah nenek nya, sedangkan Willy tersenyum merasa dirinya menang !
" ayok kita jalan, , ,
" tunggu !!!! aku ganti pakean dulu
tapi kita mau makan di mana?
" caffeine dekat sini aja, , ,
" oke, , ,
tak butuh waktu lama putri keluar dari rumahnya, , ,
" ayok , , ,ucap putri
" pake motormu ya, , , ,
mobilku di bengkel, !!
" oohh oke, ,
bersambung , , ,
pergi ke toko naik kereta kuda,
kasih jempol dan komentar ya, , ,
luka itu perih jika terluka,
__ADS_1
terimakasih pembaca yang setia,