GADIS kecil Ku

GADIS kecil Ku
sambutan cucu tampan


__ADS_3

malam telah berlalu hari sudah berganti pagi sari sedang sibuk di dapur untuk menyiapkan sarapan bersama putri,


" ma sebenarnya ada apa dengan mama dan om Felix , mama dulu bercerita sangat membenci nya,dan sakit hati padanya, tapi putri lihat kemarin tidak seperti itu," putri bertanya pada sari


sari yang mendengar putri berbicara seperti itu sejenak menghentikan aktifitasnya yang sedang memotong sayuran" dulu memang mama sangat membencinya put mungkin sampai saat inipun mm masih membencinya, sejenak sari diam dan menatap putri yang sedang memperhatikannya,


" mama akan memberi kesempatan padanya ,sepertinya dia sudah berubah putri lihat sendiri kan mama baik-baik saja selama denganya malah dia sangat memperlakukan mama dengan baik kemarin. ujar sari lalu perlahan mengusap kepala putri, lalu melanjutkan lagu memotong sayuran


" tapi ma putri takut nanti dia menyakiti mama lagi, trus apa dia sudah tau jika dia punya anak dengan mama? tanya putri


sari sedikit tersentak akan perkataan putri, sari bingung harus berkata sebenarnya atau harus menyembunyikan kebenaranya.


dan pada akhirnya sari menghela nafas kasar dan membuangnya perlahan kalau menggelengkan kepalanya tanda bahwa Felix belum mengetahui kebenaranya tentang Luky.


" syukurlah " ujar putri lalu kembali melanjutkan mengupas bawang, dan sari tersenyum


" maafkan mama nak belum saatnya kamu tau tentang semua ini" gumam sari dalam hati.


hari sudah berlalu putri juga sudah menceritakan tentang kedatangan Luky kepada Willy dan Siska.


hari ini sari dan putri sedang berada di bandara menunggu kedatangan Luky ,


sebelumnya mereka telah berbagi pesan dan memberi tau putri dan sari jika Luky akan sampai di Indonesia hari ini,


setelah beberapa saat menunggu akhirnya seseorang yang mereka rindukan akhirnya datang juga,sari dan putri melambaikan tangan kepada Luky yang sedang mencari keberadaan mereka dengan mengarahkan pandangannya ke segala arah,


saat Luky mengetahui keberadaan sari dan putri ,Luki tersenyum dan berjalan menghampiri pria tampan tersebut.

__ADS_1


setelah sampai di depan mereka sari langsung memeluk putra nya dengan sangat erat dan cukup lama lalu menangkup wajah Luky dan memasang penuh kerinduan di sana Luky pun membalas tatapan rindu sang mama , tak terasa cairan bening menggenang di pelupuk mata sari dengan Luky menyadari jika ibunya akan menangis lalu kembali medakap sang ibu dan mengusap punggung ibu kandungnya.


putri yang menyaksikan pemandangan tersebut tak kuasa menahan air matanya lalu ia mengusap perlahan cairan itu dengan perlahan saat menyadari Luky memandangnya kalau tangan kanan Luky merentangkan menyambut pelukan putri dan tangan kirinya masih memeluk sang ibu,


mereka melepas rindu dengan memeluk sang mama, sari sangat bahagia.akhirnya bisa berkumpul dengan anak-anak nya.


saat menyadari banyak mata yang memandang dan mengabadikan momen mereka di bandara putri dan Luky melepas pelukan mereka terhadap ibu sari.


"ayok kita pulang kerumah pasti kamu sangat lelah nak" ajak sari lalu mengusap cairan bening yang menetes di pipi sang putra karena sedari tadi di tahan, bibir Luky mengatupkan dan bergetar karena menahan tangis lalu Luky kembali memeluk sang ibu,


pertama kali Luky menyentuh dan memeluk ibu kandungnya setelah dewasa, semenjak sari pergi meninggalkan Luky di keluarga lie Tan sari tak pernah bertemu secara langsung dengan Luky mereka hanya melakukan komunikasi melalui video call itu pun jarang sekali mereka lakukan karena kesibukan masing-masing.


Susana harus di bandara hampir membuat pengunjung ikut merasakan kebahagian haru mereka,


kebetulan salah satu pengunjung di situ ada yang mengetahui kisah mereka salah satunya adalah penumpang yang duduk bersama Luky ,


sepanjang perjalanan pulang mereka berbincang hangat, sari menanyakan kabar keluarga lie Tan ,dan Luky menanyakan tentang Indonesia pada ibunya,


Luky semakin mantap ingin melanjutkan pendidikannya di Indonesia setelah mendengar cerita dari ibunya,


yang menceritakan tentang budaya adat istiadat orang Indonesia.


" ibu Luky semakin yakin ingin melanjutkan pendidikan di sini dan Luky juga ingin sekali berkunjung ke tempat-tempat sejarah dan wisata di sini." ujar Luky


dan sari hanya tersenyum kalau mengusap kepala putranya yang sedang bergelayut manja di samping sari,


sungguh nyaman batin Luky berada sangat dekat dengan ibu yang melahirkanya.

__ADS_1


dan suatu saat nanti Luky ingin bertanya pada sari akan siapa ayah sesungguhnya.


cukup lama mereka berkendara di jalan akhirnya mereka sampai dirumah putri.


Luky di sambut sangat hangat oleh nenek Sonya,


Luky keluar dari mobil lalu menghampiri nenek Sonya yang sudah menunggu di depan ruamh,


Luki mencium tangan nenek Sonya lalu memeluk wanita paruh baya itu,


" ternyata nenek lebih cantik jika dilihat secara langsung" ujar Luky yang sudah melepas pelukannya dari nenek Sonya


Sonya memukul kaki Luky dengan tongkat bantu ia berjalan, " kau sangat nakal ternyata" ujar Sonya yang masih memukul-mukul kecil kaki Luky,


Luky mengaduh seolah kesakitan di pukuli oleh neneknya, yang sebenarnya tidaklah sakit,


sari yang melihat itu hanya menggeleng ternyata putranya sangatlah jahil, pertama kali bertemu neneknya malah menggodanya.


" ampun nek , , , ampun , , !!!!


keluh Luky sambil tertawa cekikikan .


" sudah-sudah ayo kita masuk, tegur sari yang sudah berada di depan mereka berdua."


" ibu tolong pura tampannya ini Bu, , " Luky meminta pertolongan pada ibunya dengan. bersembunyi di balik punggung sang ibu.


akhirnya mereka semua masuk dengan senang dan sekarang Luki sedang berjalan menuntun Sonya yang sudah susah untuk berjalan karena tubuhnya yang sudah tak muda lagi.

__ADS_1


__ADS_2