GADIS kecil Ku

GADIS kecil Ku
menjemput siska


__ADS_3

Di bandara Rian mengarahkan pandanganya mencari sosok yang ia tunggu yang baru turun dari pesawat setelah pulang liburan dari luar negri .


mata Rian tertuju pada gadis yang mengenakan pakaian hitam ,celana jeans memakai kacamata hitam dan rambut yang di ikat asal namun tidak mengurangi kecantikan gadis itu,


Rian melambaikan tangannya ke arah gadis itu saat dia mengarahkan pandanganya ke arah Rian.


lalu gadis itu tersenyum dan berjalan menghampirinya.


" apa sudah menunggu lama? tanyanya dan Rian menggeleng, , ,


" ayok ajaknya, ,


sini biar aku yang bawa kopernya, Rian meraih koper yang ada bawa gadis itu,


Siska tersenyum dan mengucapkan " terimakasih" lalu di balas senyuman manis oleh Rian .


mereka berjalan beriringan menuju mobil Rian , sebelum kembali Rian sudah mengetahui jika Siska kembali ke tanah air hari ini karena sebelumnya mereka sering komunikasi.


meskipun mereka sering bertengkar namun jika berjauhan ada rasa rindu yang sulit di jelaskan oleh kata-kata.


awalnya Rian enggan dan gengsi untuk memulai dulu mengirim pesan namun lama-kelamaan di tahan rasa penasaran ingin mengetahui kabar tentang Siska mengalahkan egonya.


dan akhirnya Rian duluan lah yang mengirim pesan untuk Siska.


awalnya Siska kaget mendapat pesan dari Rian , tumben fikirnya"


dan lama kelamaan Rian seperti menunjukan perhatian kepada Siska saat berjauhan .


awalnya Siska terbawa perasaan apa mungkin dia, ,


akhh sudahlah mungkin hanya perasaanku saja, setahuku Rian kan menyukai dokter sindy.fikirnya.

__ADS_1


Rian sering menanyakan hal-hal sepele sebenarnya namun hampir setiap hari seperti


apa kabar?


sudah makan atau belum?


sedang apa?


makan sama apa?


dan masih banyak pesan dan perhatian Rian padanya.


awalnya Siska hanya menjawab saja seputar pesan yang di tanyakan Rian.


seiring berjalanya waktu tanpa terasa mereka saling balas menyapa dan menanyakan kondisi satu sama lain.


Siska hanya menganggap sebagai teman yang menanyakan kabar temanya .


namun berbeda dengan Rian ,


saat berjalan beriringan jiwa iseng Rian muncul untuk menjahili Siska karena dari tadi Siska hanya diam dan tersenyum dan menjawab semua adanya saja saat di tanya Rian


" ekhem, , ,


Rian berdehem untuk mencairkan suasana


cape ya sis kok diem aja apa 2 bulan di laut negeri buat loe lupa bahasa tanah air?


tanya nya dan hanya senyum yang di tunjukan Siska pada Rian


wah wah wah, , , , kayaknya beneran kamu lupa bahasa Indonesia "tanya Rian smabil menggeleng-gelengkan kepalanya seakan heran akan perubahan Siska.

__ADS_1


" Siska berdecak kesal dan memutar bola mata jengah akan sikap Rian.


udah deh yang jangan mulay aku lelah sedang tidak ingin berdebat Dangan mu.


kalo kamu masih ga bisa diam aku pulang naik taksi saja.ucaonya lalu ingin meraih koper yang ada di tangan Rian.


dengan segera Rian menarik kembali koper yang dia pegang sebelum tergapai oleh tangan Siska.


" oke oke oke aku diam tuan putri hamba bersalah izinkan saya mengantar nona sampai ke tujuan , ucapnya sambil menundukan kepalanya seolah menjadi ajudan yang sedang mengantar tuanya.


Siska Banyan tersenyum dan kembali melanjutkan jalanya menghampiri mobil ,


Rian yang sadar akan kepergian sidak langsung berlari kecil mengejar Siska yang sudah berjanji duluan di depannya, ,


setelah sampai di samping mobil Rian dengan segera membuka pintu mobil dan berkata " silahkan masuk nona dan menundukan badanya seolah memberi hormat, , ,setelah Siska masuk Rian menutup pintu mobil dan berjalan ke belakang mobil untuk menyimpan koper Siska.


setelah itu Rian berlari kecil untuk masuk ke dalam mobil dan duduk di belakang kemudi


" maaf menunggu lama nona? ucapnya dengan wajah datar dan hormat


Siska yang melihat tingkah aneh dan menggemaskan Rian tersenyum kecil .


" sudah jangan berlebihan deh cepet jalan aku sudah sangat lelah ingin bersifat di rumah.ucapnya kepada Rian


" baiklah , .


apa tidak sebaiknya kita makan siang dulu ?


Rian bertanya


" apa kamu lapar? Siska bertanya dan mengarahkan pandanganya ke arah Rian?

__ADS_1


" sedikit , , ucapnya lalu menyunggingkan senyum


" baiklah kita mampir makan siang dulu ,aku takut nanti kamu pingsan karena menahan lapar kan tidak lucu, katanya lalu terkekeh menahan tawa .


__ADS_2