GADIS kecil Ku

GADIS kecil Ku
kedatangan rian


__ADS_3

sindy sudah kembali dengan membawa minum dan cemilan yang ada di atas nampan lalu melangkah ke ruang tamu , setelah sampai sindy tersenyum pada Rian dan Siska,


mereka memandang Sidndy, , ,


" silahkan di minum, , ,sindy mempersilahkan mereka untuk minum dan menikmati cemilan yang sindy bawa, , ,


" setelah selesai dengan urusanya Rian dan Siska berpamitan untuk pulang,


Rian memutuskan mengantar siska pulang.


namun Siska tidak mau, akhirnya Rian melajukan mobil Siska ke kampus lagi untuk mengambil mobil miliknya.


di perjalanan Siska tampak sangat gelisah karena menahan sakit.


setelah sampai di kampus,


Lo yakin mau pulang sendiri ???


Rian hendak turun , namun dirinya masih menghawatirkan kondisi Siska yang masih aga pucat, dan sesekali meringis menahan sakit.


" udah sana Lo turun, , Siska mendorong Rian agar cepat turun dari mobilnya, ,


Siska ingin sekali cepat sampai rumah dan istirahat.


" iya ,., , !!! iya, , , !!! sarkas Rian dengan wajah kesal.


Rian keluar mobil lalu melangkah pergi meninggalkan Siska,


Siska memindahkan badanya di kursi kemudi, ,


Siska menghela nafas panjang lewat hidung, lalu menghembuskan perlahan melalui mulut kemudian menyandarkan kepalanya sejenak ke kursi dan memejamkan mata.


tok tok tok


tiba-tiba ada yang mengetuk kaca mobil Siska,


Siska membuka mata dan duduk tegak lalu menurunkan kaca mobil.


" ada apa, , ,.?


" Rian membuka pintu , ,


c e p a t t u r u n !!!!


perintah rian pada siska, namun di abaikan. oleh Siska, Siska menarik pintu hendak menutupnya namun di tahan oleh Rian, ,


" aku lagi males berdebat sama Lo deh, , ,aku mau cepet pulang , , Siska berkata dengan. malas tangannya masih memegang pintu mobil dan menarik pintu namun masih di tahan Rian.


tanpa pikir panjang Siska di tarik keluar oleh Rian,


" awwwww, , Siska memekik kesakitan saat tangannya di tarik dengan paksa untuk keluar dari mobil,


lalu Rian mencabut kunci mobil tak lupa menaikan kaca pintu mobil putri kalau menutupnya dan mengunci.


Siska heran dengan tingkah rian.,


setelah itu Rian menarik tangan Siska untuk mengikutinlangkah nya.


Siska menurut saja, ,sebenarnya ingin sekali meronta tapi tak ada tenaga karena dia masih aga lemas.


m a s u k , , , perintah Rian yang sudah membuka pintu.


Siska berdecak kesal dan malas namun ia tetap masuk ke dalam mobil Rian.


dia menutup pintu lalu berputar dari depan untuk masuk ke dalam mobil.


" sepanjang perjalan pulang mereka hanya diam

__ADS_1


Siska menyandarkan tubuhnya ke kursi dan memejamkan mata.


"kenapa dengan sikapnya hari ini, tadi di rumah sindy dia sangat manis kepada sindy ,tapi kenapa dia hari ini sangat memperdulikanku.


gumam Siska dalam hatinya.


" **saat di rasa mobil sudah berhenti Siska membuka mata perlahan dan melihat ke arah samping jendela,


lalu menoleh ke arah Rian,


" terimakasih , ,ucap Siska, ,


namun Rian hanya diam


Siska membuka pintu mobil hendak turun namun niatnya terhenti**,


" besok pagi aku jemput ke kampus, Rian bicara


Siska menghembuskan nafasnya kasar lalu menoleh ke arah Rian menatanya penuh arti.


" ga usah , , !!!! ucap sinis Siska lalu langsung turun dari mobil.


Siska langsung masuk kedalam ruamh,


saat di rasa Siska sudah masuk kedalam Rian baru melajukan mobilnya kembali.


_______________________


keesokan harinya benar saja Rian sudah menunggu Siska di depan rumahnya menunggu Siska keluar rumah.


setengah jam Rian menunggu namun Siska tak kunjung keluar.


akhirnya Rian memutuskan untuk keluar.lali berjalan ke depan rumah Siska.


tok tok tok, , , !!!!!


maaf Siska ya ada, , Rian bertanya pada wanita paruh baya yang masih sangat sehat dan bugar,


" Aden siapa ya, , ?? tanya bik Iyem selaku asisten rumah tangga Siska.


saya temenya Siska , , jawab Rian sopan.


bik Iyem memandang wajah Rian lalu meneliti dari ujung kepala sampai ujung kaki,


Rian merasa risih di perhatikan seperti itu, lalu Rian menundukan kepala dan memperhatikan badanya agak heran.


" silahkan masuk den, , bik Iyem mempersilahkan Rian masuk, Rian masuk melewati bik Iyem,


Rian memandangi sekeliling isi rumah Siska,


rumahnya cukup besar ,batinya.


Rian terkejut saat bik Iyem datang dan mempersilahkan duduk.


" duduk dulu den, bik Iyem menunjuk kursi di ruang tamu ,


saya ke atas dulu panggil non Siska.


Rian mengangguk dan duduk di kursi ruang tamu, dan bik Iyem melangkah kan kakinya ke tangga hendak memberi tahu Siska.


tok tok tok, ,


tidak ada jawaban dari Siska


non , , ,non , , non, , ada temanya di bawah non,


samar- samar Siska mendengar ucapan bik Iyem dari luar pintu kamar, ,

__ADS_1


" suruh kesini aja bik, , Siska agak berteriak memberi tahu bik Iyem


Siska pikir yang datang adalah putri.


jadi dia menyuruh untuk naik ke atas.


bik Iyem turun dan memberi tahu Rian.


" den kata non Siska suruh naik keatas ,


sepertinya non Siska kurang enak badan den,


bik Iyem menjelaskan.


" Rian mengernyitkan dahinya heran, , ,


kamar non Siska yang ada di tengah den,


bik Iyem.menunjuk kamar Siska yang tampak dari bawah.


Rian mengangguk tanda dia mengerti.


Rian melangkah kakinya ke arah kamar Siska,


sesampainya di depan kamar Siska,


Rian mengetuk pintu, ,


tok tok tok, ,


masuk aja put , ,pintunya gak gue kunci terdengar suara Siska dari dalam kamar.


Rian agak terkejut saat mengira dirinya itu putri,


dengan ragu Rian membuka pintu lalu masuk kedalam,


Siska tidak menoleh ke pintu dia tidur meringkuk membelakangi pintu,


Rian menatap sekeliling kamar putri, besar dan.mewah tak banyak hiasan dinding yang menempel di kamar siska hanya foto dirinya dan kedua orang tuanya, lalu foto-foto keluarga besar Siska, jam dinding besar nampak mewah dan klasik di dalam ruangan Siska,


" kamu baik-baik saja


Rian mendekat ke ranjang Siska,


Siska terkejut dan reflek membalikan badannya ke arah suara,


tubuh Siska di balut selimut tebal yang hanya memperlihatkan keplanya saja


Siska sedang demam Siska hanya mengarahkan pandangan tajam ke arah Rian,


Siska memejamkan matanya sejenak lalu berusaha untuk duduk


wajah Siska sangat pucat saat ini.


Rian memandangi wajah dan badan Siska yang tampak tak bersemangat dan lemas,


" ada apa , ???


, Siska bertanya setelah duduk di atas ranjang dan menyandarkan tubuhnya ke belakang, , ,


.


.


.


.

__ADS_1


L A N J U T GAESSSS


__ADS_2