
Pagi harinya mereka bangun kesiangan,
Nenek Sonya sengaja tidak membangunkan putri yang tidur terlelap di kamarnya.
Mereka sangat kelelahan tadi malam karena hampir semua permainan mereka coba di pasar malam. Dan perut merekapun kekenyangan karena semua jajan nan mereka coba juga,
Putri bangun dan terdiam sejenak, putri belum sadar kalo dirinya di kamar neneknya.
Putri tersenyum tipis karena senang ,
Tiba-tiba nenek Sonya masuk
" Kamu sudah bangun nak ? Nenek Sonya menghampiri putri dan mengusap rambut cucu nya.
(Putri hanya tersenyum pada neneknya)
A y o k c e p a t t u r u n !!!! D i a sudah menunggu di meja makan, menunggumu sarapan.!
Putri hanya menganggukan kepalanya.
Dan nenek pergi meninggalkan putri.
Putri mengernyitkan dahinya karena aga bingung dengan sebutan "D i a " sesaat putri terdiam.
Tak lama langsung membulatkan matanya teringat bahwa dirinya tidur di kamar nenek dan kamarnya di pake Willy.
" Kok aku bisa lupa gini ya, untung nenek sudah keluar jadi tak melihat wajahku yang blo*on.
Padahal neneknya masih berdiri di pintu mengintip tingkah putri.nenek putri tertawa kecil melihat tingkah lucu cucunya .
putri merapihkan rambutnya dan mengikat asal.
Putri berjalan membuka pintu dan menuju kamarnya, untuk mandi dan ganti baju.
Putri melihat sekilas lalu Willy memang sudah duduk di ruang makan, membantu nenek Sonya menyiapkan sarapan.
" Nak Willy duduklah di sana biar nenek dan bik sari yang menyiapkan " nenek Sonya menunjuk kursi meja makan.
" Baiklah buk, , ,saya mau ke kamar dulu mengambil ponsel saya,
Yang tertinggal di kamar putri.
Nenek Sonya menganggukan kepala, dan Willy pergi menuju kamar putri.
Willy tak tau kalo putri sudah ada di kamar.
C e k r e k, , ,
__ADS_1
Terdengar suara pintu terbuka,
Putri masih berada di kamar mandi,sedang memakai handuk kimono lalu putri keluar dan mengeringkan rambut dengan handuk kecil, , ,
Willy bengong melihat putri yang baru keluar dari kamar mandi dan menggibaskan rambutnya ke kanan ,kiri ,dan depan.
Putri tak sadar kalo Willy sedang berdiri di depan ranjang kamarnya. putri berjalan dan , , , ,
B r u g, , , , , , ! ! ! ! ! ! !
Putri akan terjatuh karena kakinya tersandung alas kaki yang berada di depan pintu kamar mandi.
" Dengan sigap Willy menangkap putri agar tidak terjatuh ke lantai,
Sekarang putri berada di pelukan Willy,
Matta putri terbelalak kaget,
Jantung Willy dan putri sama-sama berdetak sangat cepat.
Willy dan putri sama-sama malu mereka salah tingkah ,
Willy mengambil ponselnya yang terlempar karena menolong putri,
" A - a - aku keluar dulu, ucap Willy terbata bata
" Putri kamu sangat c e r o b o h !!! Putri memukul-mukul mukul kepalanya ringan karena kesal pada diri sendiri.
Putri bergegas berganti pakaian dan keluar menuju ruang makan.
Ternyata Willy sudah duduk di sana dengan nenek Sonya. , , Mereka berbincang-bincang dan nampak Willy dan nenek tertawa kecil.
Putri berjalan menghampiri mereka,
" Serruu bangett si??? . . .
Lagi ngomongin apa hayo. . ????
Pasti lagi ngomongin aku ya, , ,
Ucap putri yang nyerocos kaya petasan itu, yang di barengi dengan menarik kursi untuk ia duduk.
Sontak nenek Sonya dan Willy yang sedang ketawa kecil melemahkan suaranya dan tersenyum, , , ,
" Ayok cepat kita makan cacing kita sudah berontak dari tadi karena terlalu lama menunggumu, , ucap Willy Dengan senyum menggoda,
Nenek Sonya hanya tersenyum melihat putri yang manyun karena di goda Willy, , ,
__ADS_1
" Putri cepat ambilkan nasi untuk nakk Willy , perintah nenek Sonya padanya
" Kan bisa ambil sendiri nek!!!!!
,masih dengan wajah kesal putri, tapi willy malah gemas melihat ekspresi putri yang seperti itu,
" Nasinya lebih dekat denganmu nak, jadi cepat ambilkan untuk nya. Ucap neneknya
Akhirnya putri pasrah dan mengambilkan satu entong nasi untuk Willy,
Saat putri hendak duduk neneknya kembali bicara,
" Sayur dan lauknya juga donk nak, ,
Putri mengurungkan niatnya yang akan kembali duduk.
Willy hanya tersenyum manis melihat itu semua.
Mereka makan bersama dengan khidmat.
Setelah selesai makan Willy berpamitan untuk pulang, ,
" Ibu Sonya terimakasih banyak untuk semuanya, ,
" Sama-sama nak, ,
" Saya permisi pulang dulu Buu
" putri Anatar nak Willy sampai keluar, , ,
Ya a m p u n nenek aku kenapa si dari tadi nyuruh-nyuruh terus ," gerutu putri dalam hati
Karena malas berdebat akhirnya putri mengantar Willy sampai di depan pintu,
Ternyata Boby sudah ada di depan rumah putri yang tadi di telefon Willy untuk segera menjemputnya.
" Aku pulang dulu bisik Willy di telinga putri.
Willy berlalu meninggalkan putri.
Putri masih terdiam dan melihat Willy yang berjalan di depannya dan masuk ke dalam mobilnya.
" Bos naikan gajih saya 2 x lipat ya karena bos sudah menyuruhku kerja di hari libur, ucap Boby Dengan wajah kesal
" Iya , , , cepat jalan antar aku ke bengkel .
Boby dan Willy pergi meninggalkan rumah putri, , ,
__ADS_1