
Sampai di rumah Willy langsung masuk tanpa mengetuk pintu.willy mengedarkan pandangannya mencari sosok yang ia rindukan,biasanya putri akan menunggu di sofa ruang tamu namun sosoknya tak ada, Willy masih berjalan dan mencari putri langkahnya terhenti saat sampai didapur,
Willy tersenyum saat manik matanya melihat sosok yang menunggu ia pulang,
Willy melepas jas dan meletakan tas kerjanya di kursi meja makan lalu ia melonggarkan dasi yang ia paki seraya mendudukkan tubuhnya di kursi sebelah putri yang sedang tertidur pulas di atas meja makan .
Willy mengusap dan membelai rambut putri,
sentuhan lembut Willy dirasakan oleh putri perlahan ia mengangkat kepalanya dan tersenyum saat melihat Willy yang sudah duduk di sampingnya dan tersenyum.
" kamu sudah pulang,maaf aku ketiduran! " jam berapa ini ? tanya putri
Willy tersenyum lalu mendekat ke wajah putri kalau mendaratkan kecupan dikepala putri.
putri memejamkan matanya lagi lalu tersenyum setelah kecupan itu berakhir.
" ayo makan, pasti kamu sudah lapar karena terlalu lama menungguku, " ajak Willy
tanpa menjawab putri segera menyiapkan makan malam untuk kekasihnya .
" sayang setelah ini kita ke rumah Siska ya?
aku sangat merindukannya," putri
" besok saja ya sayang ,hari ini aku sangat lelah, lagipula sudah terlalu malam," tawar Willy yang memenangkan sangat lelah dan ingin berduaan dengan putri.
putri melihat jam di dinding rumah Willy jam menunjukan 09.15 malam dan membulatkan matanya karena terkejut dengan angka jam yang ada di dinding.ternyata dia tertidur cukup lama.
setelah itu mengalihkan pandangannya ke Willy yang sedang fokus dengan makanannya.
" mas baru sampai atau menunggu hingga aku bangun.? tanyanya penuh selidik
" makanlah dulu, setelah itu nanti akan ku jelaskan."titahnya lalu kembali melanjutkan makan.
__ADS_1
" aku masih kenyang.
Willy hanya melirik ke arah putri yang sedang memperhatikanya makan.
Willy menyodorkan sendok ya ke arah mulut putri,
putri menggeleng tanda ia tak mau ,namun Willy masih saja menyodorkan sendok di depan mulut putri, tau akan maksud kekasihnya dengan cemberut putri membuka mulut dan menerima suapan dari Willy.
" aku tau kamu belum makan ",Willy
" tapi aku masih kenyang" putri
akhirnya mereka makan bersama dan putri makan di suapi Willy, sampai nambah 3 kali.
karena setelah mendapat suapan dari Willy cacing di perut putri langsung menjadi lapar.dan tanpa terasa mereka sampai nambah dan nambah.
Rumah Siska.
selesai makan malam yang Siska pesan melalui online karena di rumah Siska tak ada bahan makanan.
" terimakasih untuk hari ini, siska mengucapkan terimakasih sambil membereskan sisa bekas makan mereka di meja.
" tak masalah terimakasih kembali juga ,Rian tersenyum, dan Siska membalas senyumanya.
Siska beranjak dari tempat duduk dan mencuci piring yang selesai mereka gunakan.
Rian mengikuti dari belakang.
" sini biar ku bantu " tawar Rian dari samping Siska,
Siska agak terkejut akan itu karena ia tidak sadar di ikuti Rian dari belakang.dan merasa senang karena Rian nampak perhatian dan berbeda sekarang.
sekarang siska sudah ada di depan pintu mengantar Rian yang akan pulang .
__ADS_1
"sekali lagi terimakasih rian", ucap Siska sambil tersenyum dan mata mereka saling bertatapan karena tinggi mereka hampir sama, rainpun membalas senyuman Siska,
" hati-hati di rumah sendirian jika ada apa-apa cepat hubungi aku, maaf aku tak bisa menemanimu.
apa tak sebaiknya kamu menghububgi putri untuk menemanimu malam ini.
" astaga aku sampai lupa hari ini aku belum memberitahu putri,jika aku sudah sampai.
Siska panik dan buru-buru asuk kedalam rumah mencari ponselnya.
Rian yang masih berada di depan pintu hanya geleng-geleng, lalu kembali masuk ke dalam rumah mengikuti Siska,
Siska sedang sibuk menghubungi putri.
" sudah tak usah khawatir dia akan marah aku sudah memberitahunya tadi pagi sebelum menjemputmu.tadi siang juga aku sudah mengirin pesan padanya jika kamu sudah sampai" Rian
" Siska menatap Rian dan menurunkan ponselnya yang tadi menempel di telinga.
stelah itu terdengar panggilan terhubung dan
" hallo , , ,hallo, , , hallo,, ,
Siska kembali menempelkan ponselnya di telinga.
" maaf put gue baru memberi tahumu, aku sudah sampai dari tadi siang di rumah.
"ya aku sudah tahu, aku sangat khawatir tadinya, untung siang tadi Rian memberitahuku.
" maaf " lirihnya
" ya sudah lanjut besok ya aku mau pulang dulu.bye ! putri hendak mengakirj panggilanya tapi dia urungkan setelah mendengar .
" tunggu !!!!
__ADS_1