
Jarum panjang sudah menunjuk di
angka 07 : 00 tepat tapi agrel belum berangkat juga, dia masih sarapan , itu karena dia bangun terlambat tadi.
"Sayang kenapa, kok kamu ga biasanya bangun kesiangan, kamu kan paling disiplin kalua soal waktu" tanya mama agrel.
"Iya maa aku juga ga tau kenapa bisa kesiangan gini, mungkin karena kecapean jadi tidurnya enak ma! " jawab agrel.
Makannya kerja itu jangan terlalu diforsir sayang, nanti kamu kecapean, truss sakit nanti kan kerjaan kamu malah lebih menumpuk jaga
" Iya ma tenang saja ya, agrel langsung berangkat ya ma dah siang ini " sambil mencium pipi mamanya, bay ma.
Bay sayang hati hati ya!
"Yok gan kebut dah siang nih " ucap agrel.
"siap bos " ucap agam sambil melajukan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi .
Suasana kota di jam segini sudah pasti macet.
"Hadeh rel macet lagi ini gimana nih" tanya regan ?
"Ya mau gimana lagi sudah wayah nya kota jakarta jam segini pasti macet, kita tunggu aja! " ucap agrel.
Tapi nanti sampai kantor bisa telat , mana kerjaan juga lagi numpuk !
"Trust emang kamu mau apa mau terbang, lari" jawab agrel kesal karena regan yang terus ngoceh.
Ga gitu juga, maksud gue tuh besok besok kita jangan berangkat siang lagi biar ga kejebak macet gini.
Ga usah basa basi pake nyindir halus gitu lagi langsung aja ngomong rel besok jangan bangun siang ya, mau ngomong gitu kan lo!
" hehehehe Peka juga lo rel" kata regan sambil tertawa kecil.
.
.
.
Sedangkan di alam lain.
"Sudah jam segini kok tumben ya pak bos belum datang juga, apa dia libur ya,, eh tapi kan dia ga ada ngomong apa apa, mana kerjaan lagi numpuk begini " gumam mira.
Tab.. tab.. tab.. tab... tab.. suara sepatu yang begitu nyaring terdengar.
Ah panjang umur, baru juga diomongin udah datang!
"Pagi menjelang siang pak " sapa mira .
Agrel yang tadi berjalan langsung menghentikan langkahnya.
Sambil memicingkan matanya "apa maksud nya pagi menjelang siang itu, nyindir saya kamu " kata agrel.
"Tidak pak saya tidak sedang menyindir tapi memang kenyataan pak, coba bapak liat jam itu " tunjuk mira pada jam yang menempel didinding .
Bagai terhipnotis mata agrel dan Regan mengekor mengikuti arah jari telunjuk mira.
"Jam sembilan lewat 10 menit" jawab agrel !
__ADS_1
"Ya itu kan sudah menjelang siang pak" kata mira terkikik kecil.
Ah sudah lah mau jam berapa juga suka suka saya , ini kantor saya, saya bosnya disini mau apa kamu !
"Iya Pak maaf" kata mira.
Mira pun mengekor ikut masuk kedalam ruangan agrel.
" Baik Pak hari ini saya akan pergi berkunjung ke perusahaan mahatama untuk mengantarkan dokumen yang sudah bapak tanda tangani kemaren" jelas mira.
Ya baiklah apakah kamu pergi sendiri atau dengan yang lain?
"Mmm saya sepertinya cuma sendiri pak" "
kata mira.
Baiklah kalau begitu kamu pergi dengan asisten saya saja!
"Baik Pak, permisi! "
Didalam mobil, hanya ada regan dan mira, hening tanpa ada suara apapun .
"Hmm kamu tidak perlu canggung dengan
saya, saya tidak akan menyakiti orang
yang baik, dan setia kepada perusahaan Pranaja, tapi jika dia berkhianat atau berani macam-macam, jangan harap bisa lolos
dari gemgaman saya! " regan memecahkan keheningan dengan kata-kata yang bisa dibilang peringatan!
"Maksudnya apa ya pak regan ngomong kayak gitu, saya tidak mengerti? sela mira.
"Baik Pak" kembali hening.
perusahaan mahatama masih jauh ya pak?
"Tidak, cuma memakan waktu 1 jam saja, kalau tidak macet " jawab regan.
Oh ya btw saya bisa Tanya-tanya ga!
Bisa pak selagi pertanyaan tidak aneh - aneh saya akan jawab sebisa saya.
"Oke saya mau tanya kamu bekerja di perusahaan Pranaja tujuan utama kamu apa?
"Oh itu tujuan utama saya yang pasti itu untuk bisa menafkahi keluarga saya, supaya kami bisa melanjutkan kehidupan kami, dan tidak mati kelaparan, supaya saya bisa membiayai sekolah adik adik saya, dan paling utama ya mengurangi beban mama saya.
Regan mendengar semua penjelasan mira sambil fokus menyetir.
"Kenapa kamu yang mencari nafkah memangnya ayah kamu kemana?" tanya regan lagi.
Oh papa, dia sudah pergi sejak saya masih kelas 3 SMP!
Memicingkan sebelah alisnya" pergi kemana" ? tanya regan lagi semakin penasaran.
Sambil menarik nafas huuhh, "Ya pergi selama lamanya, papa saya sudah meninggal karena penyakit yang dideritanya " jawab mira dengan raut wajah yang tidak terbaca!
Saya minta maaf, saya tidak bermaksud untuk mengungkit masa lalu kamu, apalagi hal seperti itu, maaf .
Iya tidak apa-apa pak!
__ADS_1
Ciitttt, regan memarkirkan mobilnya di depan gedung mahatama .
Sudah sampai ayok kita masuk!
"baik Pak" turun dari mobil .
"Permisi ruangan Pak dion dimana ya," tanya mira pada seorang wanita, yang mungkin itu adalah asisten nya pak dion.
"Apa anda ibu mira , yang sendang mengantarkan berkas berkas dari perusahaan Pranaja ?" tanya wanita itu.
Iya bener mba, saya kesini untuk mengantarkan berkas berkas kerjasama sama, yang direncanakan kemaren .
Baiklah mari ikut saya pak dion sudah menunggu di ruangannya!
"Ini bu ruangan pak dion silahkan masuk , saya permisi dulu " meninggalkan mira.
"Baik bu terima kasih "
"Selamat siang Pak dion, saya mira dari perusahaan Pranaja untuk mengantarkan berkas kerjasama kita kemaren "ucap mira sopan.
"Siang juga , iya saya sudah kenal dengan kamu " kata dion sambil tersenyum.
Baik Pak langsung saja ini berkasnya! "menyerahkan dokumen ".
Menerima, membuka dan mengecek isinya.
"Baiklah untuk kelanjutannya nanti akan saya kabari lagi" ucap dion.
" Baik Pak kalau begitu saya langsung pamit undur diri pak, selamat siang " pamit mira.
Kenapa Buru buru, apa tidak sebaiknya kita makan Siang dulu !
"Maaf Pak terima kasih atas tawarannya, tapi saya masih banyak pekerjaan di kantor, dan kebetulan saya kesini bersama asisten pribadinya pak agrel, jadi sekali lagi terima kasih permisi pak " menundukkan badannya.
"Baiklah tidak apa-apa, bisa lain kali bukan" jawab dion, dan hati hati sampaikan salam saya kepada Pak agrel!.
Baik Pak!
Apakah sudah beres semuanya?
Tanya regan yang melihat mira sudah keluar dari dalam gedung itu.
"Sudah pak" jawban mira.
Baiklah mari kita kembali ke kantor!
"Mari pak, masuk ke dalam mobil".
"Sesampai di kantor".
"Bagaimana pertemuan kalian, apa ada kendala? "tanya agrel"
"Semuanya lancar pak, dan pak dion juga tadi menitipkan salam pada bapak, untuk kelanjutannya nanti akan dikabari lagi kata pak dion.
"Baiklah kalau begitu , sebentar lagi sudah jam makan siang, tolong kamu pesan makanan untuk saya dari restoran Xxxx" perintah agrel.
Baik pak nanti akan saya pesan sesuai keinginan bapak, kalau begitu saya permisi dulu pak melanjutkan sedikit pekerjaan saya.
"Ya Terimakasih" kata agrel.
__ADS_1
Bersambung.....