Gadis Tangguh Dan Ceo Muda

Gadis Tangguh Dan Ceo Muda
Menjenguk


__ADS_3

Tak terasa ternyata jam kerja sudah selesai,


karyawan sudah sibuk untuk persiapan pulang. Hanya beberapa yang masih setia menunggu lift


longgar dulu, maklum saja kalau jam kantor


selesai pasti banyak yang berlomba-lomba untuk bisa masuk kedalam lift terlebih dahulu begitu lah setiap hari suasana perkantoran.


"Eh Dani kita jadikan mampir ke rumah Mira


buat jenguk mamanya kan!?" tanya Lina meminta persetujuan.


Iya jadilah, tapi kan kita belum tau dimana rumahnya Mira, apa kita minta bareng aja pulang nya sama Mira, tapi dia naik apa gw kan bawa motor yang udah pasti lo nebeng kan sama gw!" jawab Dani ".


Hehehe iyalah gw bareng lo, tapi iya juga gimana ya, kita belum tau rumah Mira.


Seperti orang yang sedang berfikir, x


"gimana kalau kita suruh Mira kirim lokasi nya aja!" usul Lina.


Ide bagus tuh, tapi mana tuh anak kok belum keluar juga, apa dia lembur ya, tapi ga mungkin sih kan mamanya masih sakit.


"Nah itu di" tunjuk Dani yang melihat Mira


keluar dari lift husus bareng Agrel dan Regan.


"Eh tapi dia bareng bos gimana nih" ucap Lina yang ketakutan.


Lo giliran ada bos takut, dibelakang lo muji-muji dasar aneh.


"Setelah keluar dari lift Mira melihat Dani dan


Lina yang berdiri menatap ke arahnya. Eh Dani Lina kalian belum pulang ya?"sapa Mira.


"Sore Pak Agrel, pak Regan" sapa Lina dan Dani.


"Hm ya sore"hanya itu balasan Agrel.


Ada apa Lin kenapa belum pulang juga ?


"Emmm kan tadi kita dah janji Mir mau jenguk mama kamu, nah makanya kita nungguin


karena kita kan belum tau alamat rumah kamu dimana" Jawab Lina.


Memang belum ada orang kantor yang mengetahui alamat rumah Mira kecuali Agrel dan Regan, termasuk Lina dan Dani.


"Kalian serius ternyata mau ke rumah, aku kirain tadi siang kalian becanda" ucap Mira terkekeh.


Ya ampun Mira, ya ga mungkin lah kami becanda, serius lah.


Ehm "Agrel berdehem" eh pak Maaf jadi ngobrol, kalau bapak mau pulang silahkan saya bareng temen saya aja pak" ucap Mira tidak enak.


Ga ada buruan jalan sekarang juga" ucap Agrel sambil berjalan diikuti oleh Regan ".


"Eh dan, lin maaf ya ga bisa pulang bareng kalian, gini aja kalau kalian mau datang alamat nanti aku kirim ya kalian hati-hati ya dijalan sampai jumpa bay!!" ucap Mira sambil berlari mengejar bos nya yang tidak bisa dibantah itu.


"huh Pak bos dingin banget sih, nyeremin lagi"


ucap Lina sedikit bergidik.


"Mana nih yang selalu muji bosnya, katanya ganteng, cool, keren lah apalah segala macam" sindir Dani.


Ganteng sih ya banget! lah liat aja tadi, cuma itu aja dingin, sambil nyengir.

__ADS_1


ya udah yok!, udah g ada orang kita juga masih harus cari sesuatu lah masa datang dengan tangan kosong sih kan ga keren banget.


Iya sih beli buah aja ,simpel kan bagus tuh


buat orang yang baru sembuh.


"Nah oke tuh cuss" sambil berjalan keluar dari kantor menuju parkiran ".


.


.


"Mau beli buah apa nih banyak banget bingung milih nya bantuin dong, jangan diam di motor aja" panggil Lina karena bingung yang melihat banyak banget varian buah.


"Astaga ni anak ya! urusin itu aja ga bisa, masa


gw juga yang harus turun tangan" tapi tetap turun dari atas motor untuk menghampiri Lina.


"Pilihin bingung" ucap Lina merengut.


Haduh lin lo kan cewe, masa milih buah aja mesti ditemenin.


"Pak buah yang bagus untuk orang yang baru sembuh apa" tanya Dani tanpa basa basi.


"Oh jeruk, apel, pir bagus mas, tinggal pilih aja semuanya masih fresh" jawab penjual menawarkan dagangannya.


Ya udah pak tolong dibungkus dengan rapi dan cantik ya 3 jenis buah tadi.


"Baik mas tunggu sebentar ya!".


"Ini mas udah beres" menyerahkan bingkisan buah yang sudah dibungkus sedemikian rapi.


Jadi berapa pak semuanya?


Terimakasih pak, kami permisi dulu.


"Nih bawain beres kan, itu aja ribet" sambil menyerahkan pada Lina yang hanya berdiam diri.


Hehehe oke, yuk keburu sore nanti.


menuju tujuan utama, rumah Mira.


.


.


.


"Ini kan rumahnya" tanya Dani setelah berhenti disebuah halaman, yang mereka yakini alamat yang tadi Mira berikan.


Iya deh kayaknya, bener kok alamatnya sama


kayak yang Mira kasih tadi.


Ya udah langsung masuk aja kalau gitu.


'Mira udah nyampe belum ya di rumah " tanya Lina.


"Ya pasti udah lah tadi aja dia pulangnya lebih awal dari kita, terus kita juga tadi masih beli buah, ya pasti udah lah" jawab Dani.


Iya juga ya, oke deh yuk.


Tok... tok.. tokk. assalamu'alaikum Mira!.

__ADS_1


Ckleek "pintu terbuka".


"Eh maaf ini bener kan rumahnya Mira" tanya Lina karena yang membukakan pintu bukanlah Mira melainkan adiknya Monic.


"Iya kak bener, mari masuk kak tadi kak Mira bilang temennya mau datang pasti temanya


kaka berdua kan?" ucap Monic balik bertanya.


Iya benar emang Mira nya kemana?


Itu kak Mira tadi langsung mandi, sebentar lagi juga kelar kok, ya udah kak masuk dulu.


"Mereka mengikuti langkah Monic masuk kedalam rumah Mira".


"Maaf kak keadaan rumah kami cuma kayak begini jadi maaf kalau kurang nyaman" ucap Monic merendah.


"Iya tak papa adik cantik, btw nama kamu siapa, kamu adiknya Mira ya?" tanya Dani.


"Ih iya" sambil menyalami kedua sahabat kknya " nama aku Monic kak adek keduanya kak Mira.


"Oke Monic, ini kami ada bawa sesuatu maaf cuma bisa bawa ini" Dani menyerahkan bingkisan tadi.


Ya ampun kak repot² segala, makasih ya kak! .


"Kalau begitu aku kebelakang sebentar ya kk" pamit Monic.


" Iya cantik!"


Setelah monic pergi, Lina langsung mencubit


perut Dani dengan keras "Dasar cowok genit ngapain manggil adek nya mira cantik cantik begitu hah? mau godain".


"Aww.. awww..aw sakit Lin, lo kenapa sih emang kenyataan dia cantik kok lo cemburu ya! hayo ngaku aja" ucap Dani malah meledek Lina.


Idih, apaan lo cemburu asal aja kalau ngomong , gw ga cemburu sama sekali ya!, gw cuma takut nanti yang ada adiknya mira takut sama lo.


Ganteng-ganteng gini ga mungkin dia takut.


"Tiba-tiba Mira muncul".


"Asik banget ngobrolin apa sih, maaf ya abis mandi tadi jadi nunggu deh kalian" ucap Mira tak enak.


Ga bahas apa-apa kok, iy gapapa kok Mir!


santai aja lah, btw mama lo mana kita datang


kan mau jenguk" ucap Lina.


"Ini kak minum dulu, cemilannya juga diamkan ya, maaf cuma ada ini" ucap Monic yang tiba-tiba datang dari dapur membawa sebuah nampan.


"Wih si cantik rajin juga ternyata, calon istri yang baik terimakasih cantik" goda Dani lagi dan lagi.


Hehehe kakak bisa aja, ya udah aku pamit !.


"Ma keluar yuk ada temen Mira tuh yang datang buat jenguk mama katanya." ucap Mira lembut .


"Loh kenapa ga bilang dari tadi, ya udah mama


juga bosan dikamar terus" sambil berjalan ke ruang tamu.


"Halo tante, perkenalkan saya Dani teman kerjanya Mira "ucap Dani memperkenalkan diri sambil mencium tangan dengan sopan.


Saya Lina tante, tante gimana sekarang keadaannya?

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2