
"Jadwal bapak untuk pagi nanti! bapak ada pertemuan rapat dengan perusahaan Mahatama Group, dan nanti siang akan dilanjutkan makan siang bersama di restoran Dudes Brew & Que-Monroe"(restoran ini adalah salah satu restoran terbesar di kota itu) .
Dan nanti jam 2 sore tamu dari Eropa akan datang untuk bertemu dengan bapak langsung. Untuk membahas proyek pembangunan yang sedang dilakukan, sudah pak sisanya bapak hanya perlu menandatangani berkas-berkas yang ini pak" kata Mira dengan rinci dan jelas.
"Hm baiklah, kamu Siapkan semua keperluan saya untuk rapat nanti" jawab Agrel dengan singkat.
"Baik Pak" balas mira dengan lembut.
Agrel masih sibuk dengan laptopnya, sedangkan Mira sedang mempersiapkan berangkas² yang akan diperlukan untuk rapat nanti.
Pak waktu rapat telah tiba! pak Dion dan asisten nya sudah menunggu bapak diruang rapat.
"Baiklah kamu bawa laptop dan berkas saya jangan sampai ada yang tertinggal" perintah Agrel pada Mira.
Diruang rapat "Maaf pak Dion, apakah sudah menunggu lama?" tanya Agrel tak enak hati karena sudah terlambat beberapa menit dan membuat rekannya tersebut menunggu.
"Ah tidak pak Agrel! kami juga baru sempai disini" jawab pak Dion .
Dion Robertson adalah direkrut perusahaan Mahatama Group, umur nya juga tidak jauh beda dari Agrel, Dion juga seorang pengusaha muda sukses dan sekarang mereka sedang melakukan kerjasama dalam sebuah proyek pembangunan Rumah sakit.
__ADS_1
"Oh ya pak Dion, perkenalkan ini adalah sekertaris baru saya" Agrel mengenalkan Mira pada pak Dion.
"Miracle" ucapnya sambil berjabat tangan dengan Dion.
"Saya Dion Robertson kamu bisa panggil saya Dion" balas Dion dengan tersenyum manis sambil menatap Mira dengan rasa kagum.
"Ekehem" Agrel berdehem dengan keras dia risih melihat Mira dan Dion yang bersalaman sambil senyum-senyum malu.
"Apa rapatnya sudah bisa kita mulai sekarang?" tanya Agrel menyadarkan mereka .
"Maaf pak Agrel, sekertaris baru anda sangat cantik" ucap Dion tersenyum sambil mencuri-curi pandang pada Mira. sedangkan sedangkan Mira hanya tertunduk malu saja mendengar pujian dari rekan kerja bos galaknya itu.
Agrel tidak menanggapi apa yang dikatakan Dion.
"Jadi kita akan melakukan pembangunan Rumah sakit di desa yang jauh dari kota, supaya memudahkan warga desa jika ingin melakukan pengobatan. Jadi mereka tidak perlu jauh-jauh ke kota hanya untuk berobat, ini juga salah satu cara kita membantu masyarakat desa yang kekurangan dalam perekonomian .
Untuk lahan sendiri perusahaan kami sudah menemukan letak yang sangat strategis, tinggal pembelian bahan-bahan untuk bangunan, jika waktu pembangunan nya sudah dipastikan" Mira menjelaskan dengan detail dan baik.
"Sekian Terimakasih" ucap mira mengakhiri persentasi nya.
__ADS_1
Semuanya tercengang dan bertepuk tangan dengan penjelasan Mira yang sangat rinci.
Bahkan Agrel dan Dion pun tercengang dengan ide yang disampaikan tadi.
Dalam hati Agrel"cerdas juga dia saya pikir dia tidak tau apa-apa" sambil tersenyum tipis, sangat tipis sampai tidak ada yang tau bahwa Agrel sedang tersenyum.
"Ini ide yang sangat bagus, Dion memberi pendapat saya akan menanam saham sebesar 40℅, bagai mana pak Agrel?" tanya Dion
Baiklah itu sangat bagus pak, saya setuju dan untuk pembangunan nya, akan kita lakukan secepat mungkin, jika saya tidak ada kendala.
"Baiklah saya akan ikut baiknya saja, lebih cepat akan lebih baik juga bukan pak?" ucap Dion.
"Iya anda benar sekali" jawab Agrel lagi.
"Oke rapat hari ini kita akhiri sampai disini, dan sampai jumpa nanti siang di restoran" Agrel menyudahi pertemuan itu sambil berjabat tangan.
"Baik Pak terima kasih atas kerjasamanya kalau begitu kami pamit undur diri" Dion menjawab sambil membalas jabat tangan Agrel ".
"Mba Mira, kami pamit dulu sampai bertemu nanti! senang bertemu dengan anda" ucap Dion sambil tersenyum manis pada Mira.
__ADS_1
"Baik pak senang bertemu juga dengan anda" balas Mira tertunduk, karena takut ditatap tajam oleh Agrel.
Sampai disini dlu seperti biasa jangan lupa dukungannya ya🤗, like², komen, fv, Gomawoo ".Semoga suka ya, dengan cerita nya, walaupun tidak sesuai hayalan kalian 🙏.