
Mira sudah memesan makan siang untuk agrel melalui online, sembari menunggu pesanan datang mira sambilan mengcek-cek kembali pekerjaannya.
"Kring... kring..... " bunyi dari telepon yang ada dimeja mira.
"Halo dengan perusahaan Pranaja ada yang bisa kami bantu! " jawab mira.
" Maaf kami dari restoran xxx sedang mengantarkan makanan atas nama
buk mira " ucap driver.
Oh iya, baiklah tunggu sebentar saya akan ambi ke depan!
"baik buk".
Berjalan ke depan.
"Ini buk pesanannya" menyerahkan.
"Menerima" Baik pak, terima kasih ini tipsnya untuk bapak".
"Wah terima kasih banyak buk, saya permisi dulu" ucap driver tersebut.
Tersenyum ramah " Iya sama sama pak".
Tok.. Tok... Tok... Tok..
"Iya silakan masuk " terdengar suara agrel mempersilahkan untuk masuk.
Ini pak pesanan bapak sudah sampai sesuai keinginan bapak tadi!
"Tolong kamu pindahkan ke wadah makan saya, dan taro dimeja " Perintah agrel .
Baik Pak!
Ke pantries untuk mengambil tempat makan khusus milik agrel dan memindahkan nya.
Pak itu makanannya sudah selesai saya pamit keluar, mau makan siang juga!
Ya, memang kamu makan dimana?
"Saya sudah bawa bekal sendiri pak, jadi saya akan makan di kantin kantor saja! " jawab mira.
"Hm baiklah ".
Keluar ruangan "huh kirain mau nawarin makan atau mau gimana, eh taunya cuma nanyain doang, tapi mustahil juga sih bos nawarin anak buah nya.
Yasudah deh aku langsung ke kantin aja, dah lapar juga "mengambil bakal nya dan membawa nya ke kantin".
Semuanya kursi sudah terisi penuh, ya wajar sih karena pasti semua karyawan kantor akan makan disitu semuanya.
"Aku melihat ada satu kursi kosong, tapi di sana sudah ada dua orang yang sedang duduk, karena memang aku belum mempunyai teman di kantor ini, makanya aku seperti orang kebingungan, akhirnya aku memberanikan diri untuk menyapa kedua orang itu".
" Hai permisi bisa bisa gabung tidak! "
Kedua orang yang sedang asik mengobrol tadi, langsung melihat kearah ku.
__ADS_1
Hai juga silahkan saja!
Aku pun duduk ,sedikit canggung sih karena sudah mengganggu mereka berdua.
Kenalin nama aku miracle bisanya dipanggil mira" Sambil menjulurkan tangan ku mengajak untuk salaman "
Dia pun menyambut uluran tanganku.
"Kenalin juga nama aku Lina, dan aku Dani".
"Maaf ya, sudah mengganggu waktu kalian berdua itu karena semua kursi sudah terisi penuh dan hanya tersisa kursi ini saja k
Jadinya aku kesin deh!" ucap mira.
"Santai aja kali kami bukan pacaran kok kamu cuma teman jadi tidak terasa terganggu" Jawab Lina tertawa kecil.
Eh bukan toh, tadi saya kira kalian pasangan!
"Bukan santai aja" ucap lina lagi.
Pesanan Lina dan Dani pun sudah datang .
"Ah sudah datang, makan yok laper banget nih " ucap lina.
"Yok, eh lo ga mesan makanan tanya " Dani pada mira.
Eh tidak saya udah bawa bekal, jadi saya makan itu aja udah!
"Owh oke, yasudah , selamat makan" ucap dani.
Sambil makan mereka tetap mengobrol kecil.
Iya saya baru bekerja 3 hari ini, saya bekerja sebagai sekretaris pak agrel .
Uhuk.. Uhuk.. Uhuk.. Tiba - tiba keduanya terbatuk barengan.
"Eh kalian kenapa, minum dulu pelan pelan makanya!" ucap mira panik.
"Kamu beneran sekretaris nya pak agrel?" Tanya mereka lagi!
"Iya saya sekretarisnya pak agrel, emang ada apa, ada yang salah ya dengan pekerjaan saya?" ucap mira kebingungan.
"Ah tidak.. Tidak.. Kami cuma kaget aja, kamu bisa menjadi sekertaris nya pak agrel yang ganteng, gimana rasanya tuh deket dekat sama pak agrel aaaa ga kebayang kalau gue yang ada diposisi lo " Kata Lina dengan eksperi girang .
"Biasa aja sih ga ada yang wah banget ganteng juga idola aku, orang bos nya aja dingin kayak gitu" ucap mira cuek.
Yeeee pak agrel itu udah ganteng muda, gagah, pinter ah perfect deh siapa yang ga senang dekat sama dia!
"Hadeh kalian malah ngomongin si bos sih, nanti ada yang nguping terus dilaporkan,tau tau rasa kalian " sela Dani.
"Iya iya, , , iri kan lo" Ucap lina lagi!
"Idih siapa juga yang iri, saya sendiri juga ga kalah ganteng" sambil bergaya membenarkan kerah kemejanya.
"Ganteng dari mana nya jangan geer lo" Sewot Lina.
__ADS_1
"Sudah kenapa kalian malah ribut, cepet habiskan makan kalian sebentar lagi jam istirahat sudah habis!" ucap mira yang melihat perdebatan itu.
"Iya nih, eh mir lo belum ada teman kan, anggap aja kami berdua ini teman kamu, kami bukan orang jahat kok santai aja, jadi tiap hari kamu ga akan sendiri lagi kita bisa makan siang bareng terus!" ucap dani.
"Iya aku percaya kalian orang baik, terimakasih sudah mau berteman dengan saya" kata mira sambil tersenyum haru.
Sama-sama dan kita bisa tukar kontak kan, biar makin akrab gitu!
"Oh bisa dong " ucap mira.
Dan mereka bertiga akhirnya saling bertukar no handphone.
"Ah jam makan siang sudah habis, saya permisi duluan ya takut nanti pak agrel nyariin saya" ucap mira.
"Iya, kami juga udah selesai kok bentar lagi mau balik kerja juga " Kata Dani .
"Oke daa...sampai jumpa besok," kata mira.
"Daaa mira... " Jawab Lina dan dani bersamaan.
Sambil berjalan ke ruangannya "ah senang banget bisa dapet teman baru, baik lagi sekarang ga sendirian deh" batin mira.
Mira tidak langsung kembali kemeja kerjanya, tapi tujuan utama nya adalah ruangan agrel.
"Permisi pak , apa makan siang nya sudah selesai?" tanya Mira.
Mira Melihat ke meja, "loh pak kenapa belum dimakan juga makannya, sudah dingin dong pak " ucap Mira sedikit kesal.
Agrel yang masih sibuk dengan laptopnya, jarinya yang sejak tadi tidak berhenti bergoyang² di atas keyboard , tidak menghiraukan ucapan Mira
"Saya panas kan kembali ya pak, ini sudah dingin tidak enak lagi jika dimakan" ucap Mira.
"iya" hanya itu jawaban agrel !
Mira akhirnya membawa semua makanan agrel ke dapur kantor untuk dipanaskan kembali.
"huuh kenapa tidak dia makan sih tadi, nambah kerjaan aja" sambil memanaskan makanan agrel kedalam oven.
mana jawabannya cuma hm hm dan hm aja ga ada jawaban lain apa selain ham hem ny itu.
"Ah beres juga " membawa kembali makanan yang sudah dihangatkan tadi keruangan pak bos 🙄.
"Pak ini makannya sudah saya panaskan, langsung dimakan aja pak nanti dingin rasanya tidak enak lagi, dan juga ini sudah lewat jam makan siang " ucap mira.
"Hm ya" jawab agrel lagi, dan menghentikan pekerjaannya dan langsung bangkit dari kursi kesayangan itu berpindah ke sofa yang ada di ruangannya itu.
Mengambil makanan dan mulai
menikmatinya.
"Kalau begitu saya pamit keluar lagi pak, nanti kalau sudah selesai bapak tinggal panggil saya aja nanti membersihkan bekas makannya nanti! " ucap mira.
"Tidak perlu keluar, kamu tunggu saja saya sampai selesai makan, kamu duduk saja di situ" ucap agrel .
"Jadi maksudnya saya disini lihatin bapak makan saja begitu?" tanya mira.
__ADS_1
Kenapa kamu ga mau, mau bantah saya, apa kamu mau juga makanan saya?.
Bersambung...