
Aku merasa ada yang sedang menggoyang - goyangkan bahuku.
"Hey.. heh..bangun dasar, tidur apa mati sih
susah amat bangunnya! " ucap agrel
Samar samar aku mendengar suaranya yang membangunkan ku ,dengan mode kesal.
"Eh pak sudah sampai kah?"
tanya Mira sedikit kaget , ya ternyata Mira sedang ketiduran sewaktu perjalanan didalam mobil, ditambah alunan musik dan semalam juga yang kurang tidur, akhirnya lebih cepat membawanya ke alam mimpi.
"Sampai ... sampai emang kamu pikir ke rumah kamu sampai secepat itu, ini waktunya makan siang! saya sudah lapar kamu malah enakan tidur, malah nyender lagi di bahu saya pegel ni tangan saya". Sambil merentang-rentangkan tangannya persis seperti orang yang habis mengangkat beban berat.
"Maaf Pak, saya semalam kurang tidur, dan badan saya juga capek makanya ga sadar tadi ketiduran" jelas mira
"Lagian Bapak kenapa ga bangunin saya jadi tidak, jadi ga enak pak sekali lagi maaf ya" sambil menundukkan kepalanya sedikit takut.
"Emang kamu pikir saya manusia tidak punya perasaan apa? bangunin orang yang lagi tidur,
lagian saya juga kuat kok" dengan gaya cool dan sombongnya sambil memamerkan otot-otot di tangannya.
"Tadi katanya pegel, yang bener mana sih dasar gengsian " batin mira.
Yasudah ayo turun , malah diam aja saya udah lapar ini kamu mau disini aja ga makan?
"Eh iya Pak baiklah, saya turun saya juga dah lapar Pak! " sambil nyengir.
"Yasudah ayo cepetan ".
Mereka akhirnya makan di restoran yang lumayan mewah, ya mereka masih ada di kawasan kota,makanya mereka masih mudah untuk menemukan restoran.
"Skip makan siang".
Setelah makan siang mereka melanjutkan kembali perjalanannya.
"Pak ini udah sore kok kita belum sampai- sampai juga ya emang tempatnya sejauh apa sih?" tanya mira
Ya mana saya tau, kok tanya saya
kita sama-sama belum pernah berkunjung ke sana, jadi jangan tanya saya dan diam
saja jangan banyak tanya paham.
lalu saya mau tanya siapa pak ...kalau bukan Bapak?.
Agrel langsung melotot .
Eh baik pak saya akan diam kok.
"Dari pada kamu banyak tanya lebih baik
kamu tidur lagi saja, tapi jangan menyender di bahu saya lagi, dan satu lagi, jangan ngorok!"
__ADS_1
ucap agrel.
"Astaga, maaf Pak lagian saya juga tidak pernah mengorok kalau lagi tidur" sela mira.
.
.
.
Tepat jam 11 malam akhirnya mereka sudah tiba di perkampungan yang mereka tuju.
"Pak kita sudah sampai, sekarang kita kemana pak?" tanya pak supir.
"Tolong carikan hotel aja pak, supaya bisa langsung istirahat "Jawab agrel.
"Tapi pak maaf, ini dikampung tidak ada hotel! sepertinya tempat penginapan pun tidak ada " jawab pak supir.
Agrel yang tadi setengah sadar, langsung melonjak kaget dengan kesadaran penuh.
Apa tidak ada hotel atau penginapan lain disini ?
Mira yang tadi sudah sampai di alam mimpi, terbangun karena mendengar suara agrel yang cukup keras.
"Ada apa pak kenapa teriak-teriak, kita sudah sampai ya? " tanya mira sambil melihat ke sekelilingnya.
"Ya udah sampai, dan masalahnya kita mau tidur dimana? disini tidak ada hotel, mana udah larut malam lagi huh kenapa ga kepikiran ke sana dari kemaren! kan bisa minta Regan untuk mempersiapkan semuanya"
"Yasudah pak, jangan marah-marah begitu
udah malam, lebih baik kita cari rumah warga aja, pasti ada yang baik hati pak! " usul mira.
"Ga mungkin lah rumah warga ini udah larut malam kamu mau ketuk satu-persatu pintu warga hah? yang masuk akal aja lah kalau kasih ususl" agrel yang udah capek plus ngantuk,membuat dia sedikit emosi.
"Iya sih pak " gumam mira.
"Eh itu ada warga pak, kayaknya itu warga yang lagi ronda deh, gimana kita tanya mereka aja " usul mira
Ah terserah saja, saya dah malas tanya aja sana.
"Malam bapak-bapak semua, maaf bisa tanya sedikit tidak? " sapa mira dengan sopan" .
"Malam juga mba!, mba nya mau tanya apa, dan mba nya dari mana sepertinya orang kota ya?" tanya seorang warga.
"Ah iya Pak, kami dari kota pak yang sedang meninjau pembangunan proyek rumah sakit itu pak " jawab mira .
"Wahh orang dari kota, mba nya mau bertanya apa?
"Jadi begini pak, kami bingung mau kemana, kami lupa mempersiapkan tempat untuk menginap kami selama disini nanti, dan ternyata disini tidak ada hotel, jadi kalau boleh tau ada rumah yang bisa kami tempati tidak pak untuk sementara ini? " ucap mira.
Warga pun tertawa geli, "hahahaha mba juga lawak amat, hotel dikampung ya mana ada mbaa, begini aja, biasanya kalau ada orang kota yang berkepentingan ke rumah pak RT
aja mba, rumah pak RT juga lumayan besar bisa tempat kalian untuk menginap" jawab pak budi salah satu warga di sana.
__ADS_1
"Kalau begitu boleh tau rumah pak Rt dimana pak?" tanya mira.
"Mba tinggal lurus aja nanti, belok kiri ada rumah yang paling besar! nah itu dia rumah pak RT " menjelaskan .
"Ah baiklah terimakasih banyak pak, kalau begitu kami permisi pak "mira pamit sambil menundukkan badannya.
"Masuk lagi ke dalam mobil".
"Gimana ada solusi ga?" tanya agrel.
"Jadi gini pak, kata warga disini
kita pergi ke rumah pak RT aja, biasanya orang yang berkepentingan bisa nginap di sana pak! " jawab mira.
"Nah dari tadi kek, yasudah langsung aja tunggu apa lagi jalan pak dah ngantuk saya, jalan sekarang" kata agrel .
"Baik pak" sambil melajukan mobilnya.
"Bener ini rumahnya?" tanya agrel .
Mereka yang berdiri didepan rumah yang cukup besar.
Iya Pak kata warga tadi rumah yang paling besar, ya ini kan berarti ga salah.
Yasudah ketuk pintunya tunggu apa lagi.
Iya iya Pak
"dari tadi nyuruh aja dasar mentang² bos main suruh seenaknya aja " batin mira.
"Tok.. Tok.. Tok..., permisi pak! "seru mira
"Cklekkk" pintu terbuka .
"Iya ada perlu aapa ya?" tanya seorang wanita setengah paru baya.
"Begini buk kami, kami dari kota yang sedang melakukan peninjauan pembangunan rumah sakit buk, tapi kami tidak punya tempat untuk beristirahat, dan kata warga kami lebih baik
kesini saja!" jelas mira dengan sopan.
"Ooo yang proyek itu ya, ayo ayo masuk dulu! ini udah larut, sebaiknya kalian bersih-bersih dulu baru istirahat," ucap buk RT dengan ramah .
Baik buk Terima kasih!
"Itu ada kamar kosong ini kuncinya," sambil menyerah masing-masing kunci kamar.
"Anggap saja rumah sendiri, kalau butuh sesuatu bilang saja ya tidak usah sungkan, maaf rumahnya sederhana begini" ucap buk RT merendah.
"Ah terimakasih banyak buk, ini sudah lebih dari cukup, kalau begitu kami langsung ke kamar dulu buk, mau bersih-bersih dulu" ucap Mira.
akhirnya mereka mendapatkan tempat untuk istirahat dan bisa tidur dengan nyenyak malam ini.
Bersambung...
__ADS_1